Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Me

Me

Hatinya berdegup kencang melihat Nana yang hilang kontrol saat mengendari mobil. “ Sungguh?” balas Nana. Hatinya lega, Lea mengangguk dan sedikit kesal. Mereka mulai memasuki gapura komplek Elite Minna, dimana hanya beberapa orang yang memiliki izin dan kartu izin masuk saja yang boleh memasukinya. “ Tolong berhenti!” sahut penjaga komplek tersebut. Lea mengeluarkan pass card miliknya dan menyuruh Nana untuk menunjukkan pass card tersebut kepada penjaga komplek Minna.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as unless
Read
+Library
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Aku udah ngerasa banget kalo dia suka sama Ainsley. Meskipun awalnya mungkin dia cuma iseng, tapi iseng yang berlebihan juga bisa ngebuat kita ketagihan akhirnya pen jahilin terus dan terciptalah rasa kangen kalo ga jailin kan.
Read All Reviews
ONLY YOU

ONLY YOU

tanya Xiyi mencoba menghiraukan godaan Meng Qi. "Tidak, handphoneku tertinggal di ruangan VIP 002 Yiyi please," bujuknya sambil memeluk Xiyi dengan manja. "Hemm, baiklah kamu tunggu disini." Xiyi berjalan kearah ruangan tersebut tanpa mengetahui Wei. ia mencoba mengendap masuk namun ia bertemu dengan Jiasu. "Kenapa kamu disini? Ini kamar pribadi tolong keluar!" Jiasu yang tampak dingin menghalangi pintu tersebut.
92.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as unless
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

“Sialan! Kenapa sih bikin tangga? Nanti gue bangun lift di sini kayaknya.” Sarah mendumel sendiri saking kesalnya. Sarah berhasil mencapai undakan terakhir, berhenti sejenak guna menarik napas. Setelah itu Salah melangkahkan kakinya menuju kamar, hanya membuka pintu kamar setengahnya. Sarah melempar tas yang sedari tadi menjadi beban yang dibawanya. Sarah bertolak menuju rooftop yang berada tepat di samping kamarnya.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as unless
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Ia juga melihat titik kerlap-kerlip berwana merah di salah satu sisi permukaannya yang berlapis kaca. Albern mengalihkan pandangannya. Ia menatap Julian dengan gurat tanda tanya. "Apa ini...?" "Bom." Julian terkekeh. "Itu adalah bom yang bekerja berdasarkan denyut nadi. Aku telah memprogramnya sedemikian rupa agar aku dan Nayla tetap terhubung. Jika aku mati, maka mahakaryaku itu akan meledak seketika, begitu juga sebaliknya. Aku hanya memberikan toleransi lima detik bagi bom itu untuk tidak merasakan denyut nadi. Jadi, benar-benar tidak ada celah untuk melarikan diri. Bahkan Ussain Bolt pun tidak akan bisa menghindari ledakannya. Aku juga telah membuat toleransi jarak di antara kami hanya s
103.6K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as unless
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status