Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Real Successor

The Real Successor

"Kita lihat hasil tes urinmu begitu kita tiba di rumah sakit! Semua akan terbukti di sana!" Brengsek!!! Ini ulah Fenno! Tidak salah lagi! Dia sudah berpengalaman melakukan ini kepdaku! Tapi payahnya aku begitu bodoh harus terjebak lagi dengan semua ini! Ingin aku tembakkan pistol ke kepalaku sendiri rasanya! FENNO TUNGGU PEMBASANKU! *
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
I am The Real King

I am The Real King

“Mundur sekarang berarti kau mengajari mereka ketakutan. Bertahan terlalu lama berarti kau memberi mereka target.” Arion membuka mata. Tatapannya dingin dan jernih. “Kita menyesatkan.” Ia menekuk jari. Sebuah ilusi halus dilepas, bukan ledakan, bukan jejak besar, melainkan denyut palsu yang melompat ke arah barat, meniru residu Red Gloire yang lemah. Seon menyeringai. “Licik. Aku suka.” Di kejauhan, satu kilau putih membelok mengikuti umpan.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

And on and on from the moment I wake To the moment I sleep I'll be there by your side Just you try and stop me I'll be waiting in line Just to see if you can...
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
Pusaran Cinta Terlarang

Pusaran Cinta Terlarang

Kebenaran akhirnya harus terungkap. -------*-*-*------- [To Be Continued...]
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

dan masih banyak lagi alasannya. Dan yang terakir adalah tipe orang yang suka cari-cari barang yang tidak ada di toko. Ini juga menyebalkan. Sudah pilih-pilih. Nyuruh-nyuruh ambil ini ambil yang itu. Lihat-lihat stok warna yang ada. Dia malah pilih warna yang tidak ada. Udah cape-cape naik turun kursi untuk ngambil baju yang letaknya tinggi. Ujung-ujungnya bilang, "yah... padahal bagus. Sayang ngga ada warna merah nya yah." Akhirnya mereka tidak jadi beli.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
No One

No One

Because no one, no one gonna find me, I'm just gonna live here with my friends and wait for someone's help. -------- Halo semuaa!! gimana part ini? btw selamatt!! kalian udah sampai di part terakhir!! sebenarnya aku masih ada banyak ide dan alur untuk cerita ini, tapi aku masih kurang mampu mengekspresikan dan menumpahkan semua ideku dengan baik disini. Maafin aku yang baru pemula ini huhuhu TT
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
The First and Only One

The First and Only One

Kau pun harus punya satu untuk membantunya, aku akan membelikan ini untukmu juga. 'Aku akan mengungkapkan isi hatiku padanya, Van." 'Dia pergi. Aku belum mengatakan apa pun padanya.' 'Dia pergi, Van. Dia pergi.' 'Aku akan menyusulnya.' Brakk akkkhh 'Dimas!' "Dimas!"
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu

Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu

Dan badai yang sebenarnya…belum benar-benar datang. To be continued....
599 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Tunjukkan Pesonamu, Nina!

"Masalahnya gue ngerasa kayak.....kesannya hopeless gitu sampai harus ikutan audisi acara beginian. Kayak nggak laku banget gitu." "Heh, lo tuh bukannya nggak laku. Tapi lo tuh spesial. Banyak diluaran sana yang ngantre buat ikut acara ini. Makanya gue nyuruh lo tonton acaranya yang pertama. Biar lo tuh tahu orang macam apa yang jadi finalis acara ini. Bukan kaleng-kaleng, Nin."
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
KELUARGAKU ADA, TAPI TIDAK NYATA

KELUARGAKU ADA, TAPI TIDAK NYATA

“Hus!“ Keduanya berjalan cepat saat Alfio yang berada di depan rumah menoleh ke arah mereka. Saling mendorong dan melipir ke pinggir. Hingga sampai di ujung Desa. Tepat di depan ladang tebu yang cukup luas milik Haji Nazam. “Tapi … kau yakin, Mo, kalau Nina itu udah gak ada?“ tanya Jupri memulai pembicaraan. Mereka berdua hendak memanen tebu-tebu itu. Udin mengeluarkan parang dari sarungnya. “Ya, yakin gak yakin sih, Pri. Tapi mengingat dia sering gentayangan terus ngilang tiba-tiba kemungkinan sih, gitu.“
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai until the real one shows up
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status