Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Beauty Lies in the Eyes

Beauty Lies in the Eyes

Seperti orang yang benar-benar bermetamorfosis. Dengan pakaian yang berwarna gelap dan rambut yang terikat rapi, Pangeran kesembilan menampilkan penampilan yang sangat berbeda karena sorot mata tajamnya memancarkan aura yang begitu kuat. Sorot mata yang tajam seperti elang ganas tersebut hanya dimiliki oleh Bocah Iblis—seorang petarung ulung dalam dunia persilatan. Meskipun Bocah Iblis selama ini selalu mengenakan topeng, Su Yan Li masih dapat mengenali sorotan mata dan aura pembunuh dari dalam dirinya sehingga dia sangat yakin bahwa Pangeran kesembilan yang berdiri di hadapannya adalah Bocah Iblis. Walau begitu, Su Yan Li masih merasa ragu karena sulit baginya untuk percaya bahwa Pangeran k
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai look me in the eye book
Baca
+Pustaka
From Your Eyes Only

From Your Eyes Only

Dengan perlahan , aku mulai menulis: Catatan Setelah Transplantasi Mata Melihat seorang wanita asing menangis di tepi kuburan. Melihat wanita yang sama kembali menangis di meja makan, menatap foto buram. Tidak bisa tidur siang, meski sebelumnya selalu mudah tertidur.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai look me in the eye book
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
marah kecewa pasti ada ini tapi aq yakin laras bukan tipe cewe pendendam dia dapt memutuskan sesuatu dengan kepala dingin & bukan dengan emosi sesaat. aq yakin sih laras akan memaafkanmu. ya ampun deg2an ini menanti julio berkata jujur pada laras
~•°Putri Nurril°•~
bener² dapat kejutan banget di bab minggu ini. dan setiap permasalahan yang ada pasti ada solusi. novel ini mengajarkan tentang kehidupan yang tak selamanya di atas/ di bawah. ceritanya pun ngeh banget di hati. thanks Ci Net, udah bikin cerita yang luar biasa
Baca Semua Ulasan
I Am Your Eyes

I Am Your Eyes

Welcome 🌷 ***** "Valencia!" Aku terperanjat ketika wajah Agatha tiba-tiba muncul tepat di hadapanku dan berjarak sangat dekat. Belum lagi Agatha juga memukul meja keras mengakibatkan tulisanku keluar dari garis buku. Aku menghela napas pelan sedangkan Agatha menggaruk belakang kepalanya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai look me in the eye book
Baca
+Pustaka
Wolf fair eyes

Wolf fair eyes

Cukup untuk memperlihatkan wajah Ananta yang tampak tenang seolah selalu tersenyum polos. "Kamu sedang mencari informasi apa? Kamu mahasiswa?" Tanya Ananta sembari meletakkan dua buku. Satu buku non-fiksi yang ia dapat dan satu lagi buku manusia serigala rawa demam. Ananta tersenyum hingga menciptakan lengkungan pipi yang kentara. "Bukan. Aku sedang mencari sesuatu." Ananta agak tercekat begitu Cara mengucapkan kalimat tersebut. Lirikan mata coklat cerah milik perempuan itu tampak mengkilapkan cahaya hijau sekilas.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai look me in the eye book
Baca
+Pustaka
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Mencoba mengusir rasa gundah dalam hati. Aku menarik laci dan mengeluarkan sebuah buku tebal. Mengambil pulpen dan mulai menulis. Bercerita tentang semua kejadian yang kuingat dengan sangat detail. Tertegun saat menyadari bahwa tulisan sebelumnya, mencantumkan tanggal yang hanya berbeda satu hari, dengan perkiraan kedatanganku di rumah Viana.
95.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai look me in the eye book
Baca
+Pustaka
Can You See Me?

Can You See Me?

Lelaki itu mendecak kesal kemudian mengambil satu persatu buku itu dan menyusunnya kembali ke dalam rak. Mata Henggar menyipit saat pandangannya menangkap sebuah buku seperti buku catatan karena ukurannya lebih kecil. Mengabaikan buku yang masih terserak di lantai, tangan Henggar terulur untuk mengambil buku catatan itu. Di sampul bukunya bertuliskan “Dilarang baca. Nggak usah ngeyel, Allah Maha Melihat.”
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai look me in the eye book
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
The Alchemist's Touch

The Alchemist's Touch

Lalu dengan sedikit berjinjit, ia mengambil sesuatu dari sana. Sebuah buku. Sampul cokelat yang keras. Usang. Dengan logam di sudut-sudutnya. Ia meletakkannya di atas meja, perlahan. “Aku melihatnya dari sini,” katanya ringan. Waktu terasa berhenti. Yorick tidak bergerak. Tapi matanya menancap pada buku itu seolah melihat sesuatu yang seharusnya tidak pernah disentuh orang lain.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai look me in the eye book
Baca
+Pustaka
Another Eye

Another Eye

Bersama senyum tipis yang terlihat begitu misterius, bibir itu kembali berucap, "biarkan aku membawamu sampai pada tujuan." -0- Ditengah ruangan hitam nan klasik, tuan muda itu tenggelam dalam buku. Berdiam diri diantara hawa menusuk yang mengelilingi, ia begitu tenang dan tetap menyamankan diri. Meski di balik gulita yang senyap ini, bisik suara bergema dari para sosok yang luput dari mata manusia biasa. Melantunkan kesedihan akan hidup mereka yang binasa.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai look me in the eye book
Baca
+Pustaka
Look At Me!

Look At Me!

Cowok di depan Clarissa itu tersenyum. Matanya yang sipit makin terlihat lebih kecil. Tangannya masih memegang buku yang juga dipegang Clarissa. Sedang sebelah tangan lagi menaikkan kacamata yang sedikit melorot. "Lepas," ucap Clarissa dengan tatapan tajam pada cowok itu. "Oke, lady first." Tangan cowok itu melepas pegangan dari buku yang juga dipegang Clarissa.
9.938.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 951 kali sebagai look me in the eye book
Baca
+Pustaka
Apple of My Eye

Apple of My Eye

Sekarang pupus gitu aja, bak semut dikasih insektisida. “Bunda, kayaknya kita salah omong deh,” bisik Ayah usil ketika aku beranjak berangkat kuliah bersama Om Paupau. Mengesalkan! --- “Don’t go look at me with that look in your eye. You really ain’t going away without a fight. You can’t be reasoned with I’m done being polite. I’ve told you 1, 2, 3, 4, 5, 6 thousand times. Haven’t I made it obvious? Haven’t made I it clear? Want me to spell it out for you? F-R-I-EN-D-S. F-R-I-EN-D-S.”
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai look me in the eye book
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status