Menaklukkan Suami Jahat
“Tetap saja. Ruangan ini pernah menjadi ruangan favoritku, tempat aku menyimpan lukisan-lukisan yang kubeli. Tapi karena aku sering bepergian ke luar negeri dan menetap cukup lama di sana, lukisan-lukisan baru yang datang tidak sempat aku tata, ruangan ini jadi terbengkalai bersamaan dengan kesibukan-kesibukanku yang bertambah.”
Helenina menatap di mana lukisan-lukisan indah itu digantung dan memberi nyawa pada dinding-dinding yang suram. “Kenapa kau membeli semua ini, Arthur?” tanyanya, tanpa bisa dia tahan.
Sebelah bibir Arthur terangkat membentuk senyum miring. “Selain karena ketertarikanku pada seni? Dulu, saat aku masih di jalanan, aku kerap bepergian ke tempat-tempat di mana biasanya o
Hot Chapters