Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

"Udahlah. Orang dirawat dengan penuh cinta." ••••• Aksara tiba di sebuah ruko di mana terdapat shop sign branding berukuran besar bertuliskan muay thai. Aksara lalu menoleh pada ruko di seberang.Terlihat ruko bercat biru laut itu sudah dibanjiri banyak anak-anak muda yang kecanduan komik. Aksara tersenyum menikmati pemandangan di kafe komik itu. Si Pemilik Kafe, Rimbu, tenggelam di meja kasir, menyisakan setengah poni rambutnya dari kejauhan.
9.83.0K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as urakan komik
Read
+Library
Kejutan Suami Lugu

Kejutan Suami Lugu

Tika menunjuk satu nama yang dia buat berdecak. “Oh, komika. Emang komika artis?” tanyaku tak acuh. “Komik itu bukannya obat batuk, ya?” tanya Ibu polos. Uhuk! Uhuk! Uhuk! Tika sontak tersedak. Lalu dia menepuk paha Ibu sambil tergelak. “Ya Allah, rupanya Arin mainnya kurang jauh itu, nurun dari Ibu.” “Hush! Gak sopan ama orang tua!” Aku mendelik ke arah Tika.
1044.5K viewsCompletedAdded to Library 934 Times as urakan komik
Read
+Library
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Dilamar Anak Kiai (end) Romantis komedi. 2. Istri Mudaku (end) Romantis komedi. 3. Istriku Kurus (end) Romantis komedi. 4. Naik Ranjang Ibuku. Adult romance. 5. Kakak Iparku.(free koin) Romantis komedi. 6. Ketikung Anak Kiai. Dan masih banyak lagi, monggo buka-buka profil author.😍😍😍
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 819 Times as urakan komik
Read
+Library
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Waktu begitu akurat. Berdua saja. Aku dan Agra sedang asyik membaca komik Sinchan berwarna. Agra membawanya sebagai selingan dari bacaan beratnya. Bukunya hanya satu, yang menyebabkan mau tidak mau kami membaca berdua. Agra memegang sisi buku. Aku membaca tanpa beban. Siapa yang tidak tahu serial Sinchan, anak kecil konyol dengan tingkah lakunya yang membuat siapapun yang melihatnya merasa kesal dan tergelak tawa. Komik kubaca dengan nada rendah, Agra mendengar dan memperhatikan. Kami berdua terkekeh-kekeh saat ada adegan lucu dalam komik yang kubaca.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as urakan komik
Read
+Library
Love in Kyoto

Love in Kyoto

“sepertinya mamaku punya, kalau tidak salah nama pengarangnya itu A … aaa … Akira Toriyama.” “Yap, ternyata kau ingat juga. Tapi sayang, kita hanya ditempatkan di universitas Kyoto saja, Nindy. Aku sangat menyayangkan hal itu.” Rafael menghela napas kecewa. Bola matanya menampakkan rasa sesal yang amat dalam, sebab menjadi seorang ilustrator seperti komikus Jepang adalah impian terbesarnya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as urakan komik
Read
+Library
Dibalik Dendam Sekretaris

Dibalik Dendam Sekretaris

Dan entah kenapa… Ravian mengikutinya. Bukan karena mau. Tapi karena ia terlalu bingung untuk menolak. Wahana pertama yang Aruna pilih bukan yang ekstrem. Bukan yang berteriak. Tapi komidi putar. Ravian menatap kuda kayu yang naik turun itu dengan ekspresi kosong. “Naik,” ucap Aruna singkat. “Aku bukan anak kecil.” “Tidak ada aturan umur untuk duduk diam, Pak.”
560 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as urakan komik
Read
+Library
Setelah Tiga Tahun Berpisah

Setelah Tiga Tahun Berpisah

tanya Raka. "Hemmm apa ya? Kartun ada?" tanya Celine penasaran. "Ada dong, ada film kartun lucu seperti Petualangan Si Gajah Pink, atau Misi Rahasia Si Kucing Berbulu,” jawab Raka sambil tersenyum, matanya melirik ke arah kaca spion untuk melihat reaksi Celine.
1027.1K viewsCompletedAdded to Library 894 Times as urakan komik
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Ira. “Pagi Huge, sedang mengerjakan apa?” tanya Ira menyapa Huge. “Ah ini aku hanya sedang membaca komik saja,” jawab Huge. “Ahh komik, komik apa? Apa aku boleh melihatnya?” kata Ira sambil berjalan mendekati Huge yang duduk diam membaca komik. Furkam pun mengikuti Ira dari belakang. “Boleh silahkan saja, aku tahu kamu suka baca komik, apa kamu mau pinjam komik ku?” tanya Huge.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 256 Times as urakan komik
Read
+Library
Ketua Geng itu Suamiku

Ketua Geng itu Suamiku

Tapi si Nunu malah ngakak, makin jadi anjir! Oh, gue tahu kelemahan dia! Dengan cepat, gue buka aplikasi W*****n di HP gue, cari komik horor Kemala, yang terkenal karena backsound seremnya, dan full-in volumenya sebelum gue deketin ke muka dia. "Nih, belah duren!" Gue gemes banget sama si Nunu. "Eh anjir, Yu, matiin!" Nunu langsung loncat dari bangku, panik parah. Bahkan dia buru-buru narik Hasan buat kabur.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as urakan komik
Read
+Library
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

“Sekarang... aku pengen dengar tawa kalian.” Raka mencoba tertawa. Dipaksa. Canggung. “Heh... heh... lucu ya... kita semua ke sini cuma buat ketemu kamu... yang kayak mirip anak tetangga gua... yang... suka nyuri sandal... heh... heh...” Anak itu memandang datar. Ucup mencoba ganti gaya. Ia mengangkat dua tangan, pura-pura jadi stand-up comedian.
926 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as urakan komik
Read
+Library
PREV
1234

Frequently Asked Questions

Saya langsung mengenal 'Urakan' sebagai karya khas dari penulis Jepang bernama Kei Ichinose. Komik ini memiliki gaya khas yang memadukan humor gelap dengan slice of life, dan Ichinose berhasil menciptakan karakter-karakter yang sangat memorable. Saya pertama kali menemukan komik ini saat menjelajahi rak-rak toko buku bekas di Akihabara, dan sejak itu menjadi penggemar setia karyanya. Ichinose juga dikenal lewat beberapa judul lain seperti 'Midnight Diner', yang juga memiliki nuansa serupa dengan 'Urakan'.

Yang membuat 'Urakan' istimewa adalah cara Ichinose menggambarkan dinamika kehidupan sehari-hari dengan sentuhan absurd namun tetap relatable. Karakter utamanya, seorang pria urakan yang sebenarnya baik hati, adalah salah satu tokoh favorit saya sepanjang waktu. Komik ini sempat diadaptasi menjadi drama live-action, meskipun versi aslinya tetap yang terbaik menurut saya.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status