SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM
Dafa
"Gimana, Sar? Kamu mau bantu kan?" tanyaku.
Sarah tak mau menjawabku, ia sibuk dengan dirinya sendiri.
"Gimana mau bantu, buat kost-kostan aja aku masih kurang. Apalagi cuma sekedar buat tas yang nggak penting gitu. Kakakmu aneh, masa permintaan aneh gitu mau diturutin? Bilang sama kakakmu, Mas. Kalau beli apa-apa sesuai kemampuan. Kalau kita nggak mampu, ya jangan usaha buat beli, sampe mau pinjem segala." Ia tertawa puas.