Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Revenge

Revenge

BUUUKK! PLAAAK! Sebuah tendangan jarak dekat dan pukulan jarak jauh mengenai tubuh Steven yang hendak melakukan aksi bejatnya ini. Tubuh Steven langsung terpental jauh dengan luka dalam yang parah. Steven langsung muntah darah dengan tubuh telanjangnya yang tidak bisa bergerak. Tendangan dan pukulan ini juga menotok jalan darahnya yang membuatnya terdiam tanpa bisa bergerak sama sekali tapi dengan luka dalam yang sangat parah.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as versus one
Read
+Library
Revenge

Revenge

Semua musuh sudah di depan kata, semua lawan tinggal dibinasakan, dengan sekali pukulan Kemudian dia meninggalkan meja kafe, menyelipkan selembar uang tips, berharap dosanya sedikit terampuni dengan berbagi rezeki. Ponselnya berdering, menunjukkan sebuah pesan bergambar. ꦱꦧꦫꦺꦴꦱꦲꦸꦤ꧀ꦠꦫ꧈ꦩꦸꦱꦸꦃꦮꦼꦱ꧀ꦲꦤꦤꦁꦠꦔꦤꦼꦢꦼꦮꦼ¹
104.9K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as versus one
Read
+Library
Choice

Choice

Siapa yang wajahnya masih bisa terlihat utuh di kamera, dialah pemenangnya. Tanpa disangka hasilnya Reihan dan Maya beradu di akhir game. Reihan merasa sungkan harus menghadapi Maya. Dia menolak untuk menyelesaikan game ini. Tapi Maya justru menantangnya. Mereka duduk bersebelahan. Mata mereka bertemu dan seulas senyum tersungging. “Kamu pasti kalah,” Ucap Maya yakin. Reihan menggeleng mantap.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as versus one
Read
+Library
YOU

YOU

Hal yang selalu Aluna sukai dari Xavier. “Dir, gue tinggal dulu ya.” “Hmm” Aluna dan Xavier berjalan berdampingan menuju meja barista, Aluna merasa seperti kurcaci yang berjalan bersisian dengan raksasa karena perbedaan tubuh mereka yang cukup kentara. Xavier memang lebih tinggi dari pada Aluna, tubuh laki-laki itu pun kekar dan berdada bidang ditambah kaos yang ia kenakan semakin memperlihatkan tubuh kekarnya dan otot-otot bisep di kedua lengannya, bisa dibilang body goals untuk ukuran laki-laki. Wajah Xavier pun terbilang tampan dengan kulit putih dan manik mata coklat tua yang semakin membuat para wanita menjerit dan terkesima melihat ketampanan Xavier. Sedangkan Aluna, gadis itu lebih pe
2.4K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as versus one
Read
+Library
Mars vs Venus

Mars vs Venus

Dia mengangkat badan Venus menuju tempat tidur. “Mars…ah!!!!” pekik Venus berusaha berontak. “Kamu lucu banget sih kalo ngambek,” tatap Mars yang menindih tubuh Venus. Venus menolak bertatapan dengan Mars. Mars mencium leher Venus untuk membuatnya kegelian, Venus mengigit bibirnya dan masih bersikeras merajuk. Bahkan dia mendorong bahu Mars keras tetapi tidak berefek apapun karena kekuatan Mars yang lebih besar.
9.910.8K viewsOngoingAdded to Library 387 Times as versus one
Read
+Library
Dilema

Dilema

Walau juga banyak memberikan perlawanan. "Lo sama ama Brayn, banci, mainnya keroyokan," ujar Dicky saat ia dan Levin saling berhadapan. "Gue bukan banci, tapi gue licik, gue juga gak bakal kalah dari lo, karena gue gak sama kayak Brayn yang lemah itu, dan ingat, gue udah berhasil ngebunuh adek lo,"
106.6K viewsOngoingAdded to Library 257 Times as versus one
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status