Sang Villainess Yang Disayang
Sepasang mata merah darah sang elang hitam membelalak sempurna, sementara rahangnya mengeras menahan hantaman harga diri yang hancur berkeping-keping di depan seluruh pasukannya.
Di tengah keheningan yang mencekam itu, Scarlett dengan gerakan anggun memanfaatkan kelengahan Valerian untuk melepaskan pergelangan tangannya dari cekalan tangan kekar pria itu.
Scarlett membalikkan tubuhnya, menatap ke arah perwira tampan yang masih meronta di bawah kungkungan pelindungnya.
"Killain, lepaskan saja dia."
"Baik, Tuanku," jawab Killain patuh, langsung menyentak tubuh sang perwira ke depan hingga pria itu terhuyung sebelum akhirnya melepaskan dekapannya.