Istri Buruk Rupa
ucap Evan, lalu Hesti mengangguk, dia harus tahu bahwa ada seseorang yang dengan luas hati berjalan bersamanya.
“Kamu tahu, ternyata selama itu aku tinggal bersamanya, bukan hidup bersamanya. Aku mengerjakan semua hal sendiri, berharap tidak merepotkannya, namun ternyata hal itu menjadi bumerang. Kita tidak memiliki visi dan misi yang sama tentang masa depan, tidak saling membutuhkan, tidak saling menghargai satu sama lain,” ucap Hesti yang kemudian melepaskan tangan Evan, meraih segelas air putih dan meneguknya.
“Apa berbeda? hidup bersama dan tinggal bersama?” tanya Evan.