Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

ucap Sifa. Kota Tarim yang terletak di Yaman ini mendapat julukan "Kota Seribu Wali". Kota Tarim terletak di Wadi Hadramaut, Yaman. Sejarawan mengatakan bahwa Tarim berdiri pada abad ke-4 SM. Nama Tarim berasal dari nama rajanya yang bernama Tarim bin Hadramaut bin Saba' Al-Asghir. Tarim adalah surga Allah yang ada di muka bumi ini. Tarim memiliki tiga keberkahan, yaitu keberkahan pada setiap masjidnya, keberkahan pada setiap tanahnya, dan keberkahan pada setiap pegunungannya. Kota Tarim terdapat banyak para ulama dan wali Allah, serta menjadi tempat tinggal para alawiyyin keturunan Rasulullah SAW.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Wanita Yaman khususnya wanita di kota Tarim adalah para wanita yang sangat menjaga auratnya dan besar rasa malunya tapi memiliki pemahaman agama yang baik dan wawasan yang luas. Wanita Tarim itu adalah pada para wanita yang pendiam tapi banyak dzikir nya, banyak bersholawat baik, baik lisannya ataupun dengan hatinya. Wanita yang senantiasa bercadar dan berjubah hitam untuk meneladani ummina Fatimah az-zahra, mereka senantiasa menjaga kesucian diri dengan menjaga wudhu. Mereka selalu mendirikan salat sunnah dan wudhu itulah yang membuat mereka amat dicintai penduduk bumi dan dicemburui para bidadari Surga. Bahkan Gendis kaget ketika berada di sini karena pakaiannya sangat aneh menurutnya pert
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Baca
+Pustaka
HUMAIRA

HUMAIRA

Ucap Wati. Lintang sangat bahagia dapat kunjungan dari Humaira. Lintang sangat berharap Humaira bisa sembuh. *****
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Baca
+Pustaka
Asmara di Atas Ranjang

Asmara di Atas Ranjang

Sapa tiba-tiba si tamu. Daphne terkesima dengan kecantikan wanita yang berdiri di hadapannya. Kulitnya eksotik dengan rambut legam mengkilat nan halus. Tubuhnya ramping, walaupun terlihat mungil karena ia tidak lebih tinggi dari Daphne. Ia mengenakan dress ketat berwarna hitam dengan mantel bulu berwarna coklat. Usianya mungkin lebih tua tiga atau lima tahun darinya dan dari segi wajah, sepertinya ia orang Asia Tenggara. Philipine, mungkin? Tapi, wanita itu benar-benar terlihat anggun dan seksi. "Anda sendiri siapa? Kenapa ingin menemui Beau?"
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Baca
+Pustaka
HAFALAN CINTAKU: HUMAIRA

HAFALAN CINTAKU: HUMAIRA

kata Syarifah. “Noted,” ucap Arhab, menyetujui rencana tersebut. alasan lain arhab ingin ke Maroko karena ingin menemui seseorang, siapakah itu? --- Apakah Arhab dan Humaira akan bertemu di Maroko? Akankah perjalanan ini membawa kejutan lebih lanjut? Nantikan kelanjutannya di chapter berikutnya! Jangan lupa untuk mengikuti, memberi vote, atau komentar agar penulis semakin semangat. Terima kasih bagi yang sudah vote. Sampai jumpa!
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Baca
+Pustaka
Dara Ameera

Dara Ameera

Ia melirik ke arah suara, dan menemukan sosok Alby yang tengah menggendong seorang anak perempuan berusia kira-kira tiga tahunan, sedangkan di samping pria itu ada sosok wanita cantik dengan perut besar, Dara dapat menebak jika wanita itu tengah hamil. "Dara! Kau mengingatku?" tanya sosok wanita tersebut. Dara mengerutkan keningnya, ia merasa sedikit familier dengan sosok wanita yang tengah hamil besar itu. Tapi, siapa? "Sayang, apa kau mengenalnya?" tanya Alby pada sang istri. Istrinya mengangguk antusias. "Kau lupa, dia Dara Ameera," ucap sang istri.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

sahut Davira cepat menyela ucapan Haikal. Davira memutar kenop pintu itu, begitu pintu kamar terbuka matanya langsung menemukan sosok wanita yang tadi bercinta dengan Haikal. Davira menatap penampilan wanita itu dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas secara berulang kali. Apa wanita ini menguping? batin Davira mendengkus kesal. "Namanya, Tivanka. Wanita yang beberapa waktu terakhir ini Om kencani." ucap Haikal yang berdiri di belakang Davira.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Baca
+Pustaka
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

******** Tak terasa setelah dua hari perbaikan pesawat dan mempersiapkan barang bawaan, hari ini Zahra dan Ridwan akan bertolak ke Tarim. Berencana menginap dua hari di Tarim dan menjemput Fatih untuk ikut ke Indonesia. "Sudah siap, Sayang?" tanya Ridwan setelah membuka pintu. Ridwan baru saja selesai memasukkan koper ke bagasi mobil. Zahra tersenyum penuh binar kebahagiaan, "Iya, Mas!" Ridwan kemudian mendekat dan menurunkan tubuhnya bertumpu pada dengkul
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 885 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Baca
+Pustaka
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Mau tidak percaya tapi susah rasanya karena Ia tahu sepak terjang wanita paruh baya di hadapannya ini. “Bohong!” Ashyana menolak fakta itu. Ia tahu seberapa sayang ibunya, jadi tidak mungkin ia dijual seperti ini. “Tapi itulah faktanya, mulai sekarang kamu akan tinggal disini, mungkin dalam beberapa tahun kedepan karena aku butuh cucu dari rahimmu itu.” Madam Soraya tidak berekspresi apapun ketika mengatakan itu. “Cukup persiapkan dirimu Nona Abraha,” bisik Madam Soraya. “Jaga gadis itu jangan sampai dia kabur!” titah Madam Soraya dengan tegas dan langsung meninggalkan kamar itu. Sementara Ashyana menatap kosong lantai yang ia pijak.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai wanita tarim hadramaut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status