JANGAN HINA AKU MANDUL
batinku di hati
******************
Pov Arum.
Hari ini aku diterima disebuah kantor yang cukup besar di kota ini, sebuah perusahaan ekspor impor, aku lega lamaranku diterima. Dan hari ini aku ingin interview bersama pemilik perusahaan, aku sedikit nervous. Karena ini sudah sangat lama aku tidak berkerja lagi dikantor asing selain mengurus perusahaan kecil mas Tama, sedikit aku mencoba perbaiki rambut dan blezerku sebelum mempersiapkan mental untuk masuk.
"Selamat siang pak," ujarku saat membuka knop pintu, sontak saja mataku membulat terkejut. Bos perusahaan itu lebih terkejut lagi.