Tukang Pijat Tampan
kata Adit memberi izin.
Jarwo segera pergi, mengambil tas, helm, lalu membawa motornya meninggalkan tempat itu. Ia tak peduli. Nanti ia hanya perlu menelefon tegar untuk tahu berita selanjutnya.
Setelah Jarwo pergi, setengah jam kemudian, Rudi datang bersama Kobra, nama panggilan dan dia merupakan ketua dari sebuah geng di wilayah itu, bawahan Pak Darmawan. Selain mereka berdua, ada belasan orang yan ikut datang. Mereka adalah anak buah Si Kobra yang akrab dipanggil dengan panggilan Bang Kobra; lelaki paruh baya berwajah sangar yang sudah bertahun-tahun menjadi bajingan.