Dokter Ajaib Primadona Desa
Setelah air di mulutnya sudah cukup banyak, Lilian pelan-pelan menyuap Tirta dengan perasaan gugup.
Lima menit kemudian, Tirta menghela napas dan berujar, "Wah, rasanya wangi dan manis! Bahkan lebih manis daripada ditambah madu. Lilian cantik, kita nggak usah buru-buru pergi. Kamu suap aku beberapa kali lagi, nanti kita baru pergi setelah aku minum sampai puas."
Lilian yang merasa tidak berdaya mengeluh, "Ha? Tapi Pak Tirta, mulutku sudah kebas dan lidahku agak sakit."
Bab Populer