Tergoda Pesona Ibu Mertua
Nayla sendiri sangat lemas tapi juga sangat puas, Pak Bambang memeluknya dan mereka tertidur beberapa saat.
Setengah jam kemudian, Pak Bambang kembali mengajak Nayla dan ronde kedua berlanjut. Begitu seterusnya, di ronde kedua ini lebih liar dan panas lagi hingga mereka bermain sampai tiga ronde.
Setelah tiga ronde selesai, kamar Pak Bambang masih dipenuhi aroma keringat dan napas tersengal. Kasur sempit itu berantakan, seprai kusut dan lembap, lampu meja kecil berpendar kuning redup di sudut. Pak Bambang, tubuhnya masih berkilau keringat, bangkit pelan dari ranjang.