My Possessive Sugar Daddy
Dia ingin merasakan sensasi hawa panas saat mempelai pria tidak bisa melepaskan sorot pandangnya dari si mempelai wanita.
“Jadi, maunya apa, Sayang? Mama khawatir ngeliat kamu gugup banget kayak gini.”
Chalondra menggeleng lagi. Dia pun tidak tau apa yang dia inginkan sekarang. Berkali-kali dia membuang napas, berharap rasa takutnya sedikit berkurang. Hahhh, dia sama sekali belum percaya kalau dia akan menikah. Di usia sembilan belas tahun! Mana Chalondra yang pernah bertekad menikah di usia tiga puluh? Ah iya, dia lupa, itu kalau dia bertemu dengan laki-laki normal. Bukan dengan seorang sugar daddy yang baru saja bercerai dan kebelet ingin menikah lagi.