Jangan Menolakku
Namun, Rara kini sadar, Allah masih sangat mencintainya, dengan mengirimkan seorang Evan walau di saat yang tidak mengenakkan.
"Apa yang membuatku malu saat menggunakan hijab, harusnya aku bangga. Sekarang! Aku mempunyai seorang suami yang taat beribadah, sabar, walau kegesrekannya kadang di luar nalar," desisnya dengan senyum yang menghiasi bibir. Tangan kanannya mengambil tisu dan dan segera menghapus air matanya.
"Alhamdulillah." serunya lagi, dengan percaya diri, dia mulai membuka laptopnya dan kembali melakukan aktifitasnya seperti biasa.
Hot Chapters