Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Desa Pulo Majeti

Desa Pulo Majeti

Bahkan cengkeramannya pada Syifa dan Sela semakin menguat. “Baiknya kita berdoa supaya hujan badai ini cepet berhenti, Nak,” kata Bu Lastri. Pandangannya terarah ke jendela yang telah ditutup dan terlihat seolah akan terbuka lagi saking kencangnya angin di luar. “Ibu merasa ada sesuatu yang sedang terjadi di luar sana. Biasanya badai seperti ini datang karena ada pertarungan ghoib.”
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Kau Khianati, Kunikahi Pamanmu
Baca
+Pustaka
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

Sasa bingung tapi ia mengikuti apa yang Badai lakukan dengan begitu polosnya. "Kamu ngapain?" tanya Badai geli. "Ngikutin Mas merasakan udara Luzern." "Lucu banget sih!" gemas Badai mengacak rambut panjang Sasa pelan. "Mas! Belom dijawab akunya," kata Sasa mengejar langkah Badai yang jelas lebih lebar dari dirinya. "Mas pernah ke sini?" "Belom, aku belom pernah ke sini," jawab Badai jujur. "Aku sengaja nyiapin dan baca banyak literatur biar bisa bikin kamu nyaman selama masa bulan madu kita," urainya.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Ada satu kalimat di mana dia bilang, dia nggak ingin jadi orang yang menghalangi kebahagiaanku. “Di situ aku sadar, aku nggak seharusnya menjadikan kepergian dia sebagai alasan untuk aku mengurung diri di dalam kenangan kami.” Badai kembali terdiam dan kali ini lebih lama, membuat Padma mulai khawatir karena desau angin terdengar lebih keras dari sebelumnya. “Badai.” “Aku di sini,” balas Badai. “Jangan berpikir terlalu keras, B. Kamu cuma perlu belajar melepaskan dan menghadapi satu per satu ketakutan kamu.” “Tapi—” “Pulang, ke aku,” sela Padma dengan lembut. “Nanti kita hadapin sama-sama. Kayak kamu yang selalu setia nemenin aku, aku nggak akan ninggalin kamu saat kamu ngalamin mimpi buruk
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Cahaya terang sesaat menerangi seluruh langit sebelum cepat memudar menjadi asap tipis. Sangat indah. Olivia memandangi cahaya-cahaya gemerlap yang hanya bertahan sesaat itu, tetapi penglihatannya makin kabur. Suara acara tahun baru di televisi, suara Juan di ujung telepon yang terus bercerita tentang perjalanan mereka, tentang kondisi Bobo yang sempat mengkhawatirkan lalu membaik lagi, tentang jajanan enak di kota sebelah yang nanti ingin dibelikan untuknya.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Badboy yang Harus Aku Taklukan

Badboy yang Harus Aku Taklukan

Pasti Kakak mendapatkan banyak pengalaman dan bertemu dengan orang baru setiap harinya. Kalau hari-hariku dikampus tidak terlalu buruk. Aku punya beberapa teman sekarang. Jadi, kau tidak perlu khawatir lagi soal aku. Dan tolong berhentilah berpikir buruk! Vinson kurasa sudah tobat sekarang, dia tidak lagi menggangguku seperti dulu. Berita apa pun yang sampai padamu tentang mereka itu bohong.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Awan hitam tidak sanggup menampung air lebih lama lagi. Dia memuntahkannya dengan deras, diselingi petir yang menyambar dahsyat. Pohon-pohon bergoyang menahan badai angin, kolam ikan Same sebentar lagi meluap dan ikannya berlompatan ke lapangan. Same memperhatikannya sejak tadi dari jendela. Badak bercula naik ke teras rumah, dia bersedekap di sana. Aku tidak tahu dia kedinginan atau tidak. Kulitnya kan tebal.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Rubah Tampan

Menjadi Tawanan Rubah Tampan

"Tunggu aku. Aku akan membawamu pulang, meski aku harus meratakan seluruh lembah ini." Badai baru sedang berkumpul di ufuk timur, bukan badai alam, melainkan badai kecemburuan dan obsesi seorang raja yang kehilangan jiwanya. Dan di tengah lembah yang damai, Satta dan Jhonatan tidak menyadari bahwa waktu tenang mereka sedang berdetak menuju akhir yang menentukan.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai novel badai pasti berlalu
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
ida sari
seru banget nih ceritanya,bikin penasaran knp bisa seorang kaisar memiliki putra yg berbeda dengan manusia biasa dan knp juga dia sangat menginginkan putra nya lenyap dr hidup nya.. wajib baca nih yg pada penasaran.
C. Widyawati Kurni
ceritanya bikin deg-deg aku, sedih senang dengan membaca kata-kata dan banyak kalimat yang menari-nari di otak seperti melihat aselinya... bravo buat penulis cerita ini... walaupun harus sabar setelah kelar 2 bab ...
Baca Semua Ulasan
Obsessed

Obsessed

Dan justru itu yang membuat semuanya terasa lebih rapuh. Karena badai yang paling berbahaya bukan yang datang dengan petir dan suara keras. Melainkan yang bergerak pelan, tenang, nyaris tidak terlihat— sampai akhirnya semuanya sudah terlanjur berubah.
939 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Bad Guy Mulai garang, ya. Zeeya mengalami mood swing tercepat sepanjang sejarah. Jika tadi dia galau berat dan uring-uringan sendiri. Kini gadis itu sudah bisa tersenyum meski tidak terlalu lebar. Balasan Allendra sungguh menggelikan tapi anehnya itu membuatnya senang. Bu Guru Orang sepertinya memang pantas dihukum. Sembarangan melanggar privasiku. Apa-apaan, dia bisa kena pidana kalau aku perkarakan dan—
9.829.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai novel badai pasti berlalu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status