Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

Bayu buru-buru mengejar wanita guriang itu. Perjalanan Bayu melewati sebuah bukit batu yang bentuknya aneh. Tidak ada pohon besar di sekitarnya. Hanya semak-semak dan rerumputan liar. Bentuk bukit ini seperti batok kura-kura. "Di balik bukit itu lembahnya!" tunjuk Nini Padma.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai watu putih bukit menoreh
Baca
+Pustaka
Assalamualaikum, Ex-Husband!

Assalamualaikum, Ex-Husband!

Termasuk bunga-bunga di liar dan tanaman-tanaman khas pegunungan. Van berkelok, dan mengikuti jalanan kecil sempit yang menanjak ke sebuah bukit. Ada villa putih berkilau di atas sana. Seperti Mutiara yang tersimbah sinar matahari. Indah sekali. "Itu rumah istirahat narsum kita, Bang?" seruku. Bang Napi mengangguk mantap, matanya segera awas. Sedikit menahan gugup, sementara van bergerak perlahan menuju villa. []
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 707 kali sebagai watu putih bukit menoreh
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang CEO

Istri Kontrak Sang CEO

Lalu dengan ramah wanita penjual susu itu pun menjawab, “Tentu saja. Ada banyak bukit di desa ini, nak. Bukit mana yang kau maksud?” Sontak Violet pun menjadi bingung. Pasalnya ia bahkan tidak tau apa nama bukit yang pernah diceritakan oleh Jhonatan padanya. Berusaha mengingat, Violet lalu mengatakan ciri-ciri bukit yang ia maksud. “Um...kurasa bukit yang berada di dekat hutan pinus,” kata Violet.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai watu putih bukit menoreh
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Nesa yakin, suatu hari sang calon suami pasti kembali. Sementara itu, Di atas ranjang di sebuah kamar di perumahan mewah di kaki bukit di perbatasan Jakarta dengan Bogor, hanya beberapa puluh kilo meter dari ibu kota, Raga tengah didera halusinasi parah. Bayangan Nesa dan Vita silih berganti hadir di hadapannya. Namun ia tak memiliki tenaga untuk bergerak. Hanya lenguhan-lenguhan lemah yang meluncur dari bibirnya yang kini kering kekurangan gizi.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai watu putih bukit menoreh
Baca
+Pustaka
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

William sudah berdiri di teras, mengenakan kemeja linen putih dan celana pendek, memandangi pemandangan dengan secangkir kopi di tangan. “Selamat pagi, Cintaku,” sapa Amelia sambil meregangkan badan. William menoleh dan tersenyum. “Selamat pagi, Sayang. Hari ini, kita akan melihat jantung Bora-Bora, yaitu Mount Otemanu.” Amelia bangkit, menghampirinya di teras. “Gunung yang sering kamu ceritakan itu?” “Ya. Gunung vulkanik yang menjulang tinggi dan menjadi ikon pulau ini. Percayalah, pemandangannya akan membuatmu tak bisa berhenti memotret.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai watu putih bukit menoreh
Baca
+Pustaka
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dengan gerakan secepat bayangan, kemben itu terpelas dan jatuh begitu saja di atas lantai kamar pas. Sepasang bukit kembar Menur yang berukuran lumayan besar dan juga penuh terpampang nyata di depannya. Ujung bukitnya berwarna cokelat muda. Warna yang sama seperti milik Lastri. Menur masih mencondongkan dadanya. Posenya itu membuat bokongnya terdorong ke belakang. Tangan Baskara langsung meremas bokong Menur.
1046.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai watu putih bukit menoreh
Baca
+Pustaka
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

"Pasak alam berwujud hewan suci... Kyai Putih." Otak jenius Kukuh langsung merangkai semua kepingan teka-teki itu menjadi satu kesimpulan yang masuk akal dan mencengangkan. Kyai Putih bukanlah nama seorang dukun sakti atau penguasa alam gaib, melainkan seekor Kebo Bule, kerbau albino keramat yang menjadi pusat penahan sekaligus wadah penyerap energi wabah mematikan itu di tanah Jawa.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 468 kali sebagai watu putih bukit menoreh
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Lintang menepuk keningnya sendiri. “Ayo semua ikut aku!” Lintang terbang keluar dari parit raksasa. Dia menuju puncak bukit terdekat yang di atasnya terdapat satu pohon besar berdaun sangat rimbun Asgar, Limo, Samhu, dan kedua kucing buntal mengejar Lintang di belakang sebelum kemudian mereka sama-sama mendarat dipermukaan bukit. Namun tidak lama, sesosok kuda tampan berwarna putih muncul mengagetkan Lintang dan rombongan.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 850 kali sebagai watu putih bukit menoreh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status