Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

gumam Cempaka menahan gemuruh di dadanya. Seorang serdadu datang membuka ikatan jeruji kayu tempat Cempaka ditahan. Dengan sedikit paksaan, putri tertua gecik itu ikut berjalan menuju tempat Daalen dan wakilnya berdiri dengan menatap barisan bukit Gayo. Ia dipaksa untuk bertekuk lutut di depan dua serdadu Belanda berpangkat tinggi. “Negeri seribu bukit ini begitu subur, bahkan lebih subur dari tanah kelahiran kita. Jika kita berhasil menaklukkannya. Kita akan dapat hadiah besar dari Ratu, Meneer,” ujar wakil Daalen.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

bisik pria tua itu Tangan pria itu menunjuk ke arah utara, ke sebuah bukit kecil yang menjulang seperti gundukan bumi yang dipenuhi batu. “Bukit Tengkorak dulunya adalah tempat pertapaan, tapi kini hanya dikenal sebagai sarang Bunggul Balung. Puncaknya... di sana mereka membangun benteng dari kayu dan batu. Tak ada yang berani mendekat lebih dari seratus tombak dari bukit itu.” Dewa Maut mengangguk. Dia meminum kopinya hingga tandas. Rasa pahit kopi itu kini terasa manis di lidahnya, karena dia telah menemukan tujuannya.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
Ujung Koridor

Ujung Koridor

Buru-buru Airin bangkit dan mengambil ponsel miliknya yang terletak di meja belajar. WhatsApp Dion Agraha Rin, ntar malem lo latihan gak? Iyalah. Gue ikut yah, soalnya Alvin mau belajar Belajar apa? Ya tenis lah. Mana ada orang belajar matematika di lapangan tenis. Ah iya-iya.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 77 Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Citra sumringah mengira tujuan akhir sudah dekat. "Emang deket!" jawabku menyemangati, padahal itu adalah ujung bukit pertama dan di balik bukit akan ada enam bukit berikutnya yang masih melambai. Dari Pos 3 Padebalong, perjalanan ke camping ground dapat memakan waktu lebih dari tiga jam dengan kemiringan medan sekitar 60 derajat dan 70 derajat pada beberapa titik. "Selamat tinggal jalur landai, jalur menukik kami datang!" seru Citra bersemangat.
9.57.4K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

GRAWL~ Memegangi perut keroncongan dengan tangan yang kurus dan hanya tampak seperti tulang berbalut kulit saja, dia, orang yang berteduh di bawah gubuk sederhana dari besarnya guyuran hujan, … merenungkan kembali segala ingatannya. Kenangan di mana berakhirnya momen manis di masa kecilnya, menjadi kenyataan pahit di masa remaja. -“Sil Batala! Sil Batala!”-
104.3K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
Dendam Jendral Dewa Tertinggi

Dendam Jendral Dewa Tertinggi

Oleh sebab itu juga puncak bukit bisa juga disebut sebagai bukit tingkat enam. Segala adminitrasi dan kebutuhan ada di bukit yang disebut Bukit Pertengahan. Letaknya di antara bukit tingkat tiga dan bukit tingkat empat. Tempat strategis tersebutlah yang kini Bima Bayukana tuju.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

Terutama Sutajaya begitu semangat, seolah ingin segera bertemu seseorang. Kameswara dan Ayu Citra sampai terheran-heran melihatnya. *** Dua lelaki berumur mendekati tua, tapi masih terlihat gagah. Tampak berjalan santai menuju sebuah bukit yang apabila dilihat dari kejauhan mirip gajah sedang rebah tengkurap. Oleh karena itu bukit ini dinamakan bukit Gajah Depa. Bukit ini berada di sebuah kampung yang bernama Cibaringkeng.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 685 Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Melihat Sekar yang bingung mengenai Turnamen Dewa dan Turnamen Probo Lintang yang masih berlangsung, Gandi pun menceritakan kepada calon istrinya tersebut gambaran besar turnamen yang akan dia jalani nanti di Kerajaan Dewa Zeus, Olimpus sana. Sementara itu, Bara dan ketiga wanitanya telah sampai di bukit yang dimaksud oleh Gandi. Mereka mendarat di bawah bukit tersebut karena ternyata ada perisai yang melindungi bukit sehingga mereka tidak bisa langsung masuk ke dalam area Padepokan. Jalan satu-satunya untuk menuju ke atas bukit itu adalah tangga tak terlihat yang terhubung antara bukit dan tanah di bawahnya. Jarak bukit dan tanah tersebut kurang lebih adalah 500 tombak.
8.962.9K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

"Tidak, Bu, maaf, Kami melanjutkan perjalanan, tiba di kebun sudah disambut karyawan kami, karyawan itu senyum-senyum melihatku, ada apa ini? Kami melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menuju pinggir sungai, hingga akhirnya. "Lihat itu, Dek," kata Bang Parlin seraya menunjuk bukit kecil itu. Wah,bukit itu sudah cantik sekali sudah rimbun dengan pohon, ada tangga dari semen menuju bukit. Di puncak bukit itu ada pondok beratap ijuk. Mirip rumah gadang Minang. Lalu mana batu Rara? "Abang hancurkan batu itu?" tanyaku karena batu itu sangat besar, beratnya mungkin puluhan ton, tak mungkin bisa dihancurkan. Akan tetapi mana batu itu?
9.8583.1K viewsCompletedAdded to Library 22.7K Times as api di bukit menoreh 397
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Nikahi Aku atau Aku Mati

Nikahi Aku atau Aku Mati

Bahkan, demi menghindari tugas harian di rumah, toko atau kos, dia sengaja tidak pulang, tapi ke arah barisan Bukit Menoreh. Anggara memang lebih suka kesunyian bukit jika ingin mencari ketenangan. Kali ini, sebelum masuk ke jalanan berkelok penuh rimba, ia mampir ke sebuah warung untuk membeli dua bungkus kretek dan air minum dalam kemasan.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as api di bukit menoreh 397
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status