Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

Kedua manusia berlainan jenis itu memandanginya dengan mata tidak berkedip dari jarak yang cukup jauh. Letupan-letupan kecil terdengar, disertai percikan bunga api yang membumbung tinggi ke angkasa. Api terus berkobar semakin besar. Sebentar saja udara disekitar Lereng Bukit Bojong sebelah Barat itu jadi terasa panas menyengat. Asap hitam mengepul menghalangi cahaya matahari yang siang itu bersinar terik. “Selamat jalan, Eyang...,” desis Narita lirih.
1053.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as lanjutan api di bukit menoreh
Show Reviews (26)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Read All Reviews
Suamiku Bocil Tajir

Suamiku Bocil Tajir

"Berhenti minta maaf! Aku gak apa-apa. Sudah aku bilang, aku senang kita datang kesini. Lagipula tempat ini indah. Matahari terbenamnya indah. Bukit kecil di ujung sana juga cantik." "Pulau merah," koreksi Elang merujuk pada sebuah bukit menjulang yang berada di sisi kiri pantai. "Biasanya saat air surut, orang-orang bisa berjalan kaki bermain ke sana. Sayang kita tiba terlalu malam, besok kita coba saat air surut."
108.7K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Pesona Panas Tuan Idol

Pesona Panas Tuan Idol

Emosi dihatinya sudah hilang. Yamaguchi mengayun tangan lega. “Iya, pasti sudah banyak orang di bukit sekarang.” “Dimana kembang api yang kamu beli Tuan Kento?” tanya Asuki. Kento berdiri dan memeriksa ponsel. “Sudah disiapkan diatas bukit. Ayo,” ajaknya. Ketiganya melangkah bersama menuju bukit tempat Asuki membawa Kento tempo hari. Di atas sana banyak warga desa maupun turis yang berkumpul untuk memasang ataupun sekedar menonton kembang api.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
MR. D

MR. D

teriak Haji Kasturi dengan kobar pidatonya menandai berakhirnya rapat akbar di bukit Tunggorono. Dan bagaikan pesta kembang api warna-warni sinar dan kilatan ada pula api ada pula petir ada pula hewan gaib sebagai tunggangan ada pula angin menyebar ke seluruh penjuru. Haji Kasturi menatap para anggota T O H yang terus meninggalkan bukit Tunggorono menuju desa masing-masing.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Pendekar Golok Naga Biru

Pendekar Golok Naga Biru

Berjalan sejauh 20 tombak dari tampaklah tangga menurun yang semakin dia turun hawa panas semakin terasa. Cahaya kemerahan mulai terlihat ketika sudah turun 20 anak tangga. Mpu Baryana berhenti dan menyapu pandangan ruangan bawah tanah itu yang disudut ruangan yang kurang lebih berukuran 4 tombak persegi terdapat tungku perapian yang berasal bukan dari api biasa tapi dari lahar Gunung Bukit Tunggul.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

“Dia akhirnya menguasai jurus ini setelah bertahun-tahun.” Petani Ilahi dan Dewa Api adalah teman baik. Ketika mereka berdua tinggal dalam pengasingan di Gunung Buzhou, Dewa Api mencoba menguasai jurus tertentu bernama 'Api Padang Rumput', namun dia tidak berhasil setelah bertahun-tahun mencobanya. Saat melihat Dewa Api, Petani Ilahi langsung tahu bahwa dia telah menguasainya dengan baik dan sungguh-sungguh. Sebagai temannya, dia hanya berbahagia untuknya.
8.57.2M viewsCompletedAdded to Library 288.2K Times as lanjutan api di bukit menoreh
Show Reviews (2480)
Read
+Library
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Read All Reviews
Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

Di dinding lorong, rune api MERAH berkedip, memantulkan bayangan mereka dan bayangan ibu yang menunggu di puncak. Di setiap 100 meter, terdapat “Pijakan Api” batu api merah yang berkilat, yang menunjukkan “ingatan api” kilas balik 1 detik dari siapa yang pernah naik lorong ini dan apa yang mereka tinggalkan. Pijakan ke 100: kilas balik muncul: Dewi Surga muda menatap bayi Xue Feng, tersenyum, tapi mata berlinang air mata, seolah tahu apa yang akan terjadi.
934 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
BERUANG GUNUNG ALTAY

BERUANG GUNUNG ALTAY

Macan pulau tak bernama segera menuju sasaran, ganti. "Posko stand by." Percakapan berakhir. Mahargo dan kawan-kawan mendaki lereng bukit hijau yang cukup curam. Bukit itu terletak berseberangan dengan bukit karang tempat peristirahatan Raka dan teman-temannya. Kedua bukit itu dihubungkan oleh perkebunan bunga matahari yang sangat luas.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

tanya Bulan yang sesekali menguap. “Seharusnya tengah malam kalau lancar. Tapi Abang tak yakin. Kita masi harus bersembunyi lagi dan tidak bisa membawa truk ke sana. Medan di bukit jauh lebih berat daripada di pesisir.”
103.4K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
PEMBALASAN DEWA MAUT

PEMBALASAN DEWA MAUT

bisik pria tua itu Tangan pria itu menunjuk ke arah utara, ke sebuah bukit kecil yang menjulang seperti gundukan bumi yang dipenuhi batu. “Bukit Tengkorak dulunya adalah tempat pertapaan, tapi kini hanya dikenal sebagai sarang Bunggul Balung. Puncaknya... di sana mereka membangun benteng dari kayu dan batu. Tak ada yang berani mendekat lebih dari seratus tombak dari bukit itu.” Dewa Maut mengangguk. Dia meminum kopinya hingga tandas. Rasa pahit kopi itu kini terasa manis di lidahnya, karena dia telah menemukan tujuannya.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as lanjutan api di bukit menoreh
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status