Kesempatan Kedua untuk Cinta
"Tidak, aku tidak mau, San. Kalau kamu memang benar-benar mencintaiku, seharusnya kamu tahu seperti apa bentuk cinta yang sesungguhnya. Seharusnya kamu bisa menerima keputusan orang yang sangat kamu cintai dengan lapang. Membiarkan dia bahagia dengan pilihannya sendiri. Aku jadi ragu perasaan seperti apa yang kamu taruh untukku. Apakah cinta atau hanya nafsu dan hasrat?!"
San langsung membelokan mobilnya ke sebuah jalan sepi dekat bangunan tua yang terbengkalai.
Dia langsung melakukan pengereman mendadak.
"Cinta, nafsu, dan hasrat! Semuanya Sepia! Aku menginginkanmu! Kalau kamu memang tidak mau menemaniku seumur hidup, maka kamu harus mau menemaniku semalam!"
Capítulos Populares