BE WITH YOU
Vani Vevilaberjalan sendirianmengapa tidak boleh panik saat tersesataku takut kamu pergimama aku ingin pulang
“Aku baru tahu kalau kamu suka karakter ini.”
“Dari kecil aku anggap dia pelindung dan pembela kebenaran. Dan aku mau jadi pelindung dan pembela kebenaran buat kamu.”
“Kamu alay deh, Bay.” Aku menepuk bahunya kencang, merasa geli mendengar perkataannya yang sebenarnya menyentuh lubuk hatiku yang paling dalam.
“Kok malah dibilang alay? Aku serius tahu. Aku mau jadi super hero kamu mulai sekarang. Ya anggap aja satu tahun terakhir itu pelatihan. Ngerti, kan?”
Beliebte Kapitel