Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Married with a Strange Man

Married with a Strange Man

"Gue nyimpennya di laci." "Gue udah nyari di semua laci, tapi nggak ada," ucap Darren, ia terlihat kalut. "Gue inget banget nyimpennya di mana. Gue simpan di laci itu," tunjuk Marcell. "Apa kalian ada yang rekam pake handphone ?" "Mana sempat Ren, kita sibuk menghias ruangan, lo lupa?" ucap Arfan.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai when marnie was there book
Baca
+Pustaka
Marinne's Wedding

Marinne's Wedding

Ia memang begitu; pria yang bisa ada dan tiada tanpa jejak. Dan tetap saja ia sempat mengusir istrinya dari kamar, padahal ia bahkan tak ada di rumah. “Brengsek,” gumam Marinne, lebih lirih daripada marah. Pagi datang seperti kabut — pelan, berat, dan tidak membawa kehangatan apa pun. Saat Marinne bangun, koper make-up-nya sudah ada di meja. Diletakkan rapi. Sangat rapi. Terlalu rapi.
680 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai when marnie was there book
Baca
+Pustaka
OBSESI MANTAN SUAMI

OBSESI MANTAN SUAMI

celetuk Marni yang mulai merasa kegerahan karena kipas angin yang hanya sebuah , tidak bisa mengurangi hawa panas di musim kemarau. "Iya, Bu. Saya ke dalam dulu, ya," tukas Sarah dengan sopan. Ia lantas meneruskan langkahnya menuju area dalam, dimana sang perawat menunggunya dengan sopan di depan gorden yang tertutup separuh. "Silakan, Bu. Buku pink nya Ibu bawa, bukan?" tanya sang perawat dengan sopan. "Iya, dibawa, Bu. Ada di dalam tas ini," ungkap Sarah sembari menyodorkan tas selempang yang ia kenakan. Dimana sebelumnya telah Marni serahkan buku tersebut, sesaat sebelum nama Satria dipanggil.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai when marnie was there book
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu sore Mardian bertemu Marni di taman kota. Dia sedang membaca. Mardian menghampirinya dan duduk di sampingnya. “Wah, Bung suka berjalan-jalan sore rupanya,” kata Marni sambil menutup bukunya. Mardian tersipu. “Aku suka dengan langit petang, keindahaannya seperti memberi tabik pada kejamanya malam,” jawabnya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai when marnie was there book
Baca
+Pustaka
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Ia mengetuk sekali. Pintu terbuka. Marni berdiri di ambang pintu, mengenakan tank top ketat dan celana pendek. Rambutnya acak-acakan, pipinya sudah merah. Di belakangnya terlihat tiga teman perempuannya — semuanya berusia awal 20-an, semuanya mengenakan pakaian tipis dan longgar, wajah mereka juga memerah karena sesuatu yang sudah lama menggelora. “Wandra…?” Marni mengerjap, lalu matanya langsung berkabut saat asap hitam dari liontin menyentuhnya. “Kamu… datang.”
936.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai when marnie was there book
Baca
+Pustaka
Lost In Yorkshire

Lost In Yorkshire

Kenapa ia harus dipindahkan ke penginapan kecil itu? Pertanyaan itu muncul begitu saja. Ia juga tidak melihat Steve. Lalu, Harold? Rasa-rasanya tidak ada ingatan tentang wanita setengah baya itu. Jemari Marvel mengambil buku kecil dari balik jaket dan memperhatikan kover buku tersebut. Hanya tulisan Lyana dan Margareth di ujung bawah kover. Nama Lyana dicoret beberapa kali, tetapi masih dapat dibaca dengan jelas.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai when marnie was there book
Baca
+Pustaka
Gadis Desa Milik Sang Miliarder

Gadis Desa Milik Sang Miliarder

" Kimmy pun menoleh dan terkejut melihat sahabatnya yang ada di sebelahnya. ''Aaaa ... hhh Marniii.'' Jerit Kimmy tak percaya. Sedangkan Marni yang mendengar Kimmy menjerit, langsung menutup kedua telinganya rapat-rapat. ''Oh ya ampun! selamatkan telingaku.'' ''Kenapa kau di sini?" tanya Kimmy. Marni tersenyum, "'Aku tidak mungkin meninggalkan sahabatku merantau sendirian, kita akan berjuang bersama ... lagian, Bibi aku di kota Jakarta memerlukan karyawan di tokonya." Ucap Marni.
9.984.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai when marnie was there book
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Seorang wanita berpakaian sampai sembilan berjalan ke arah mereka. Thea langsung mengernyit saat melihatnya. Dia bahkan tidak repot-repot menyembunyikan rasa jijik di wajahnya. Wanita itu bernama Marnie, putri tertua dalam Keluarga Castro, terkenal karena ucapannya yang menggigit.
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223.4K kali sebagai when marnie was there book
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
MADU CAP HALAL

MADU CAP HALAL

Marni mengunci kamar mandi itu dan tak ingin melihat kepergianku. "Marni!! Marni!!" teriakku saat aku sadar Marni sudah menghindariku. "Pergi Mas!! Jangan pikirkan aku!!" ucap MArni denagn suara begitu keras yang meyayat hatiku. Aku tahu, Marni sedang menangis lagi. Aku melihat jam di pergelangan tanganku. Benar seklai, waktunya tinggal setengah jam saja. Aku langsung berpamitan pada Marni. Namun Marni terdiam tak menyahut pamitanku.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai when marnie was there book
Baca
+Pustaka
HOT NIGHT

HOT NIGHT

Mara hanya tidak pernah mau menyepelekan keyakinan orang lain dan tetap akan menghargai siapapun yang perduli dan menyayangi mereka. Dengan iseng mara menarik laci di meja nakas karena dia juga tiba-tiba ingat pernah memberi Anelies buku untuk dia menulis dan bercerita jika kebetulan Mara sedang berada di Seattle. Mara langsung melihat buku bersampul pink pucat itu di tumpukan paling teratas, Mara langsung mengambilnya. Mara membawanya duduk di tepi ranjang kemudian mulai membukanya perlahan. Tadinya Mara pikir Anelies akan banyak menulis tentang dirinya, tapi ternyata tidak. Mara benar-benar syok begitu membaca tulisan tangan Anelies, tangan Mara seketika bergetar dan tidak sanggup hanya un
10872.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.3K kali sebagai when marnie was there book
Tampilkan Ulasan (72)
Baca
+Pustaka
Redmi Tri
sukak dgn KK Jemy Krn konsisten dgn ide cerita jd dr awal sampe ending gak ada yg rancu. biasanya kalo novel ongoing kan suka berubah di tengah2 cerita. tp kalo karya othor ini udh kayak novel cetak. d'best lah
Violetta
baru selese baca ulang lagi... si Dom ketemunya sama Jared pas Ane usia 2 thn ya... kan di cerita Dom pas ninggalin Amanda lagi hamil itu Dom belum tau siapa dia sebenernya... masih jadi Even ya jadi kan seharusnya Sisi umurnya sama kek Ane kok malah seumuran Jeny sihh??? aku bingung hwaaa
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status