Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Membungkam Nyinyiran Mertua Dan Tetangga Dengan Kesuksesan

Membungkam Nyinyiran Mertua Dan Tetangga Dengan Kesuksesan

tanyaku balik, sambil saling pandang Aku pun segera berdiri dari duduk untuk membukakan pintu rumahku. Saat aku membukakan pintu, ternyata ada Marni di luar. Wajahnya merah padam, seperti singa betina yang akan menyerang mangsanya. "Ada apa, Marni? Ayo silahkan masuk!" Aku bertanya kepada Marni serta mempersilahkannya untuk masuk.
1051.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

Bahkan hanya untuk menyekap seorang tikus kecil yang telah menjadi hama perusak rumah tangganya. Dari kamar atas itu juga, Celine melihat perlahan Marni melangkah mendekati jendela kamar bekas gudang. Usai mengambil piring yang sudah kosong di jendela yang hanya terbuka sedikit, terlihat wanita baya itu berjalan menjauh setelah menutupnya kembali. ***
1044.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
Selingkuhan Suamiku

Selingkuhan Suamiku

tanya Mas Razan lalu dia mendekatiku menyelidik mataku yang terlihat basah. Aku baru ingat kalau tadi aku tidak sempat mencarinya ke depan teras. "Kamu nangis?" tanyanya lagi tanpa merasa berdosa. "Enggak kok, aku cuma kelilipan aja," jawabku berbohong, bisa-bisa dia menertawakan ku kalau aku berkata jujur. Terlihat Marni yang baru saja datang sambil merapikan rambut dan juga rok mininya dari arah dapur karena kamarnya cukup dekat dengan dapur.
7.819.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 763 Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
Menjadi Ratu Penjahat

Menjadi Ratu Penjahat

Dingin dan sepi. Sepulangnya sang ayah dan pergi meninggalkannya untuk terakhir kalinya, Mariane melanjutkan apa yang sedang ingin ia lakukan tadi. Yaitu menikmati coklat panas di langit New York yang sangat ramai penuh kemerlipan lampu-lampu jalanan. 'Hiduplah seperti tikus mati dan jangan menampakkan diri di depanku lagi! Kau adalah kecacatan satu-satunya dalam hidupku!'
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 175 Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Jikalau ada seorang gadis biasa yang baik hati, bisa menjinakkan monster ganas sepertinya dan menggetarkan hatinya hanya memakai sedikit percikan cinta? “Lalalala, si authornya udah update chapter terakhir nih, moga-moga endingnya enggak membagongkan.” Mariana membaca chapter terakhir novel itu dengan saksama. Kata demi kata ia telaah seserius mungkin. Kesenangan membingkai di wajahnya tatkala mengetahui apa yang telah terjadi kepada salah seorang karakter perempuan sampingan dalam novel itu, karakter yang sangat dibencinya.
1011.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 266 Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
Istri Super Jorok

Istri Super Jorok

Ah, semua telah terjadi, andaikan waktu bisa diputar kembali, akan tetapi penyesalan selalu datang belakangan. Satu jam kemudian, Marni muncul dengan wajahnya yang sudah segar. Rambutnya yang pendek masih basah. Dia tengah mengenakan dress bewarna biru muda dengan panjang selutut. Tak ada lagi daster bolong dan robek, dress yang begitu kontras dengan kulitnya yang putih dan bersih. Aku seperti tengah mengenal Marni yang baru, seperti orang asing yang belum pernah berjumpa sebelumya, mungkin karena pernikahan yang begitu cepat itu, aku lupa bahwa dia tetap Marni si jorok dulu.
1028.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 919 Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Aku tahu segalanya. Termasuk sepatu merah muda pelacurmu itu.” Mardian menahan napas, mencoba untuk tidak mengingat apa yang dulu pernah dia lakukan bersama Marni di pematang sawah. Sebagai gantinya dia berpikir tentang kunang-kunang yang berterbangan di atas rerumputan yang kering dan tinggi, angin yang berkesiur, bulan yang mengambang, malam yang bersih. Tapi Mardian menatap seluruh semesta menjelma perempuan. Marni. Tubuhnya adalah kunang-kunang yang memberi bulan cahayanya, pesonanya, keajaibannya. Rambutnya ialah rerumputan kering yang mengombak seirama angin berembus. Dan wajahnya bulan keemasan yang merekah hidup. Petir seakan menyambar dalam darah Mardian, lambungnya bergolak, tapi
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 142 Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

“Terima kasih Bu, sudah melayat ke sini.” Marianne masuk ke mobil mewahnya, menyuruh sopir untuk meninggalkan tempat itu. Ponselnya berdering. “Ma, aku dengar kabar Mbak Wati meninggal?” Itu suara Marco. “Ya, mama baru saja melayatnya. Mama juga ketemu dengan mantan cewekmu di situ.” jawab Marianne. “Maryam ada di rumah Mbak Wati?”
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 133 Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
Jeritan Dibalik Peti Mati Ayahku

Jeritan Dibalik Peti Mati Ayahku

Matanya yang beringas segera menemukan rumah Jaka dan mengendap-endap memasuki pekarangan rumah supir pengantar peti mati itu. Krek! Marni membuka pintu perlahan lalu melirik ke bagian dalam rumah yang saat dia datang sangat sepi. "Kemana dia?" gumamnya lalu melangkah masuk untuk lebih jelas melihat bagian dalam rumah. Kaki Marni lalu melangkah cepat menuju bagian tengah rumah tapi sekali lagi dia tidak menemukan Jaka di sana. Sial! Kesal Marni memuncak dan dia yang tadinya berjalan membungkuk akhirnya meluruskan tulang punggungnya untuk berjalan lebih tegap. "Aku harus menghabisinya sekarang!"
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
SUAMI KONTRAK AKU MENCINTAIMU

SUAMI KONTRAK AKU MENCINTAIMU

Sudah lebih dari dua puluh menit Marianne masih tetap berdiri menunggu Selena, beruntung Selena bergerak lebih cepat menahan piring sarapannya dari tangan Marianne yang merasa waktu sarapan sudah lewat lima menit. "Waktu Anda habis nona." Mariane melirik jam tangannya. Selena tetap mempertahankan piringnya. Guk! Suara itu mengejutkan Selena, seekor anjing kecil yang juga berdiri di samping kaki Marianne. Saat melirik ke meja ternyata sepotong sandwichnya sudah tidak ada di sana. "Baiklah nona Ginn, setelah ini kita harus ke perpustakaan." Mariane menarik Selena tanpa peduli wanita itu meronta.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 51 Beses bilang when marnie was there novel
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status