Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love in The Dream (Bahasa Indonesia)

Love in The Dream (Bahasa Indonesia)

Mengatur ketegangan sialan di pangkal pahanya, dan mengatur debaran jantungnya yang seakan ingin meledak. “Al... Aku tunggu di Balkon.” Bahkan suara Brandon kini nyaris serak karena di penuhi gairah yang menggebu. -TBC-
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Diratukan CEO Tampan

Dikhianati Tunangan, Diratukan CEO Tampan

Namun, menjelaskan semuanya dalam satu waktu terasa begitu sulit. "Aku ... aku nggak bisa ngomong di sini," kata Arsy dengan suara pelan, hampir seperti bisikan. Arkan yang sejak tadi memperhatikan akhirnya bangkit dari duduknya dan melangkah mendekat ke arah dua orang itu. "Kalian mau ngobrol dimana? Di ruang tamu atau taman belakang?" tanya Arkan memberikan pilihan. "Tapi, aku sarankan halaman belakang, karena suasana di sana lebih ...." Arkan menggantungkan ucapannya karena kepalanya sudah di tempeleng duluan oleh Agra.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
Cinta Sejati

Cinta Sejati

Bu Marta yang melihat adegan romantis anaknya itu hanya bisa berdecak kesal sambil memalingkan muka. "Sayang, bagaimana kalau malam ini kita dinner di luar?" ajak Adam sambil mengelus kepala Dhila, Dhila yang masih dalam pelukannya hanya memberikan respon dengan mengangguk kepala. "Hey! Setelah dari sini Dhila masih ada shooting untuk acara talk show," pekik Bu Marta dengan ekspresi kesal. "Mam, please!" rengek Dhila. "Kita sudah tanda tangan kontrak dan honornya pun sudah masuk rekening," ucap Bu Marta tegas dan menggelengkan kepalanya.
9.95.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
His Last Wish (Indonesian)

His Last Wish (Indonesian)

“Aku? Nggak. Aku lagi di ruang kerjaku. Di kafe. Yah, semua orang sudah pada pulang sih. Tinggal aku aja di sini. Ada apa?” Mendengar pria itu membicarakan apa yang sedang dilakukannya sedetail itu membuatnya tertawa. Padahal ia hanya berbasa-basi menanyakannya. “Nggak, nggak ada.” “O-oh. Oke.” Ia bisa membayangkan Edward yang tampak kikuk saat mengatakannya. “Lebih baik kamu tidur sekarang. Sudah larut malam,” ujar Edward. “Mm.”
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

Dia hanya menyaksikan tanpa suara seraya bibir kemerahan sang dara mengulang lagi, untuk kelima kalinya berturut-turut, kejadian sore itu di ruang seni. "Dia hanya mengikuti alur diskusi kami. Sebelum aku menyadarinya, ternyata aku sedang berada tepat di tengah-tengah pembicaraan yang sesungguhnya." Alisnya berkedut sebal, membuat pemuda memesona itu menyela dengan jengkel, "Ya, ya. Perbincangan nyata antara seorang seniman dan seorang pembeli. Ini sudah kelima kalinya kau membicarakannya, Maria. Sudahlah!"
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Ia mencoba menulis ulang: “Keseimbangan telah tercipta.” Kalimat itu menambahkan sendiri: “Tapi belum semua didengar.” Salma yang melihat itu berkata, “Kita bukan lagi penulis cerita. Kita adalah dialog dalam cerita yang sedang menulis kita.” 6. Perdebatan Para Kalimat Di malam kedua, mereka mendengar gemuruh dari ruang aula. Bukan manusia. Tapi suara-suara kalimat yang berselisih.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Di bawah koordinat itu, hanya ada satu baris dialog yang membuatnya merasakan hawa dingin menjalari pori-porinya, lebih dingin dari udara malam. “Pentas utamamu batal, Arjuna. Malam ini, mari kita saksikan Tarian Kematian, pentas perpisahanmu.” Raka menggeram. Provokasi berhasil. Seno telah menggigit umpannya dan memanggil Raka ke panggungnya. Ia menancapkan alamat itu ke navigasinya. Koordinat itu mengarah ke pinggiran Sleman Utara, ke sebuah kompleks gudang yang tidak terpakai, jauh dari hiruk pikuk kota.
935 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

"Artha, apa kamu di dalam?" Artha, yang sedang menyeka darah dengan tisu, mendengar suara Aulia dan menekan tombol flush untuk menghilangkan darah. Dengan suara gemetar, Artha pun menjawab, "Aku di sini." Saat Artha berbicara, Aulia sudah sampai di depan toilet. Tangannya yang ingin mengetuk pintu perlahan ditariknya kembali. "Sidang akan segera dimulai. Kenapa kamu lama sekali di dalam?"
9.5957.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.0K kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Tampilkan Ulasan (255)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Its me Chika
Endingnya sebenernya bukan sad ending di Jihan dan Wina.. mereka meninggal krn memang umur mereka sdh tua (meski umur mereka gak sampai Lansia). Jihan meninggal krn penyakitnya dan wina meninggal krn depresi krn jihan meninggal.. mereka bahagia dg rumah tangganya meski gak smpe kakek nenek umurnya.
Baca Semua Ulasan
Om Bule Kekasihku

Om Bule Kekasihku

Suara percakapan mengalir lembut bahasa Prancis, Inggris, dan beberapa bahasa lain bercampur menjadi satu, seperti latar yang tak terpisahkan dari dunia seni yang sedang berkumpul di sana. Di tengah ruang utama, lukisan besar milik Nadia masih menjadi pusat perhatian. Orang-orang datang, berhenti, menatap, lalu berdiskusi. Beberapa mencatat sesuatu. Beberapa hanya diam terlalu lama. Dan di dekat lukisan itu, Daniel Charter berdiri di samping Nadia, berbicara dengan seorang kurator dari Berlin. Posturnya tenang. Sikapnya elegan tanpa usaha.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

Sedangkan Mukti sibuk membaca naskah sambil bergumam dalam bahasa Betawi, yang justru menjadikan penonton terkekeh. "Bang Aswin, sekarang giliran Abang yang ngomong," tukas Mukti sembari mendekati orang yang dimaksud. "Aku lupa dialognya, Ti," jawab Aswin. "Cuma sebaris ini." Mukti menunjuk deretan kalimat dalam naskah. "Sebaris pala-mu? Itu 1 paragraf!" "Baca sekarang! Habis itu giliran Bang Galang!"
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai where does the dialogue take place artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status