Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Main Hati

Main Hati

Barbara masuk ke dalam mendekat ke meja kerja Athalia. "Bu, seorang pembeli datang dan meminta agar Bu Athalia yang melayaninya." Barbara memberitahu Athalia. Ia sudah mencoba menangani pembeli baru ini, tapi pembeli itu hanya ingin Athalia yang melayaninya. Athalia melepaskan pekerjaannya. "Aku akan keluar." Athalia tidak menolak pembeli mana pun yang ingin membeli lukisannya. "Selamat pagi, Tuan. Saya Athalia." Athalia memperkenalkan dirinya pada pria berumur sekitar empat puluhan di depannya.
1082.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Rita Sahara
luar biasa...endingnya sangat sangat memuaskan.super luar bisa.babnya gak kebanyalan,baru ceritanya sangat bagus.lanjutkan fhor,dng cerita yg lain yg sama modelnya dan sama pula endingnya.mantap sekali thor.
Baca Semua Ulasan
BENALU

BENALU

[Dapat, eh, dia ngelak nggak mau beli, makanya aku gerem tadi, kan dia sudah menerima tantangan nggak bisa dong batalin gitu aja,] jelasnya. [Yaudah nggak usah marah-marah ya, kalau rejeki nanti di datangkan pembeli lain,] aku mencoba menenagkan. Takut hatinya tak nyaman. [Iya, Mas, makasih, ya, udah perhatian,] jawabnya manja.
9.949.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

DIKIRA MISKIN SAAT REUNI

Aku hanya mendelik ke arah dua rekan kerja lawan shiftku itu meski tak membuat mereka diam. “Ih, kalian kok tega, sih?” Aku yang sebel memberengut. Namun, yang muncul malah suara Rita. Aidil keburu ada pembeli lainnya dan beralih fokus, begitupun dengan Tina. “Selamat datang di Mama Mart! Selamat berbelanja, Kakak!” Aidil tersenyum pada pembeli yang datang. Aku dan Rita menggeser karena menghalangi jalan.
10261.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
AKIBAT SUMPAH AL-QUR'AN

AKIBAT SUMPAH AL-QUR'AN

Allah tak membedakan siapapun untuk dijadikan perantara menolong hambaNya. Kami berbicara panjang, sesekali ucapan kami terhenti karena datangnya pembeli. Setelah adzan Zuhur terdengar, Tacik memintaku segera shalat. Tacik juga meminta untuk membeli air minum. Bahkan Ica kini terlihat akrab dengan Tacik. Beliau memang begitu ramah hingga anak kecil pun tak merasa takut padanya.
1054.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

"K-kakak tertua benar! Kami benar-benar memohon pengampunan dari anda tuan pembeli ...!" T-tuan pembeli? Astaga panggilan yg sungguh memalukan sekali! Mendengar itu Yuran hanya bisa menghela napasnya, sesekali ia menepuk jidatnya sedikit frustasi disana. Sejujurnya ia tidak bisa berkata-kata kembali. Apalagi sekedar untuk mencegah kedua mahluk ini untuk berhenti bersujud dibawah kakinya sekarang.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Meski dia perempuan sendiri, tapi sama sekali tak membuatnya takut karena mereka laki-laki yang baik. Sore ini, pembeli tidak begitu banyak, jadi mereka punya banyak waktu nganggur dan bersantai. Meskipun begitu, mereka tetap siaga ketika ada pembeli. “Aila, ada pembeli baru tuh,” ucap Anggara atau biasa disapa Gara. Dia ikut-ikutan Nazhan memanggil Aila. Bukan hanya dia saja, Ferdi pun sama. “Oke,” balas Azwa lantas berjalan menghampiri si pembeli baru yang tengah menunduk melihat-lihat menu yang tersedia.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

"Alhamdulilalh, rame Nduk! Emak juga gak nyangka, meskipun toko baru buka, pembeli sudah banyak." Alhamdulillah, aku sangat senang mendengar ucapan Emak. "Kamu tau Nduk, bahkan kita tadi punya pelanggan yang borong snack buat dia hajatan 200box." Kata Bapak yang membuat ku makin bahagia. "Waaah seriusan Pak, barakallah sekali! Semoga hasil hari ini berkah ya Pak!" Tak henti-hentinya aku mengucapkan syukur kepada Allah.
1066.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
DIKIRA DUDA MELARAT TERNYATA KONGLOMERAT

DIKIRA DUDA MELARAT TERNYATA KONGLOMERAT

"Belinya cuma satu, tapi maunya dilayani seperti Ratu. Dasar gak tau malu!" "Ya, benar. Rewel banget jadi pembeli. Daritadi aku lihat cuma coba-coba mulu tapi gak ada yang cocok di kakinya." "Bener tuh, usir saja pembeli gak punya aturan kayak gitu! Sok banget!" "Usir saja!"
1012.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
Hanya Karena Tak Berpendidikan Tinggi

Hanya Karena Tak Berpendidikan Tinggi

Dan kini aku pun segera keluar dari mobil lalu membiarkan mereka pergi ke tempat masing-masing. *** Sampai di halaman rumah. Aku sudah mendapati ibu yang sedang asyik berjualan. Ada beberapa pembeli yang masih duduk menunggu. "Assalamualaikum!" Segera kuulurkan tangan untuk takzim di punggung tangan wanita paroh baya yang selama ini membesarkanku. "Waalaikum salam." Ibu dan para pembeli menjawab salam yang baru saja kuucapkan.
1072.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
Petualangan di Dunia Mimpi

Petualangan di Dunia Mimpi

Maafkan dirinya yang terlalu percaya diri. "Susu nya mbak, mas. Ayo ibu-ibu, dibeli. Sayang anak, sayang anak" teriak Elyna kencang. Duh, ia ngomong apa sih tadi. Tenggorokannya sampai serak karena kebanyakan teriak menjajakan dagangan. Tapi apa, tidak ada satupun pembeli yang mampir, menoleh saja tidak. Huhuhu, bagaimana ini?
9.53.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai ya allah datangkanlah pembeli
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status