Kutukan Perjaka Tua
Kalau tidak berdebat ya, tawar menawar kancing baju.
"Itu karena aku sayang kamu. Aku selalu ngerasa ingin dengar suara kamu, ingin membuat kamu tersenyum, tertawa, dan bahkan merengut," kata Bang Ayas. Sungguh gombal sekali.
Dan sekarang, di salah satu resort di Maldives, aku menghapus segala prasangka buruk tentang Bang Ayas. Rasanya tidak etis membawa bayang-bayang masa lalu dari orang yang tengah berjuang membahagiakan kita.