DINODAI SUAMI SENDIRI
kenapa tiba-tiba aku sudah berada dalam gendongan Zein?
"Ish, Zein apaan sih. Turunin nggak? Norak tau!" protesku. Ya kali aku menjilat ludah sendiri. Jorok tau!
"Norak apanya, Yas? Ini romantis, kali."
"Romantis apaan? Zein alay!" cemoohku. Tapi, kok lama-lama asik juga sih. Duh, jadi beneran terasa romantis.
"Kenapa, Yas? Kamu nggak suka? Ya udah, aku turunin, ya?"