Here are 68 books like you 2 mate for you to read online. Readers who enjoyed you 2 mate may also like the following books featuring our, ours, thus. Start your reading from YOU at GoodNovel!
Matanya menggelap, rahang lelaki itu mengetat.
"Aku tidak akan mati." desis Sean tajam.
Dastan tak lagi berucap, dia sudah cukup puas dengan jawaban singkat lelaki itu. Tatapannya tertuju pada pintu yang sebentar lagi pasti akan terbuka lebar.
BRAKK..........!!!!!!!!!!
tantang Alpha Joy.
"Langkahi dulu mayatmu, Joy!" Edward mulai emosi tetapi dia juga berusaha meredam emosinya agar menguasai peperangan tanpa merasakan sakit.
Dalam otaknya terlintas pasangannya merasakan sakit yang teramat jika saja tubuhnya terluka oleh serangan lawan. Edward paham benar apapun yang dia rasakan pasti pasangannya yang jauh juga akan ikut merasakan hal itu.
Marsya mencubit lengan orang yang dimaksunya.
“Aww.” Bagas meringis sambil mengelus bekas cubitan sang adik. “Gue kan mau ngasih kejutan.”
Ya, Bagas dan Marsya adalah saudara kembar. Setiap ada Marsya pasti di situ juga ada Bagas.
“Aku maafin,” ujar Ica.
Pria itu heran dengan ucapan Ica. “Emang gue salah apa?”
“Banyak!” seru Ica dan Marsya bersamaan.
makasih kak thor untuk bab 260 nya. ini yg saya tunggu dari lama. ruang kaisar bersantai dengan ratu chun. biar terasa bucin nya kaisar :)
selalu selipkan d setiap bab keromantisan kaisar dan ratunya ya kak. :)
Emaknya Trejo
meskipun aku agak kemusuhan dengan dirimu thor tp i luv u pull lah,makasih ya udh bkn novel sebagus ini,,yah walaupun sebagian ada yg bilang bertele-tele tp bagiku ini salah satu novel terseru yg pernah aku baca!!sekali lg mksh ya author
“Pasangan?”
“Ya. Kita adalah pasangan. Dan kau tak bisa me-reject hubungan ini seperti kau melakukannya pada mate-mu yang asli?”
“Ba-bagaimana bisa?” Air mata Lunar lolos saat ia mengetahui fakta ini. Mate? Hubungan mate dari mana? Ia ingat dengan sadar jika mate-nya telah terbunuh. Itu berarti ia menjadi lonely-wolf, kan? Tapi, tunggu ....
Bibir tipisnya bergerak tanpa suara, “Kau kalah.”
Aku memang kalah.
Aku telah kalah dalam seluruh hidupku, itulah sebabnya sekarang aku tak ingin kalah lagi.
Beberapa saat kemudian, layar ponselku menyala.
Itu pesan dari Anto.
[Hari ini pasti membuatmu merasa tertekan, Elsa. Maaf.]
[Setelah semua ini berlalu, aku akan memberimu pesta pernikahan yang megah. Kita akan menikah lagi.]
Dengan tangan gemetar Ratih mengambil testpack yang tampak memiliki dua garis merah di tengahnya.
“Ka-Karin…” Ratih seolah tak mampu berkata-kata saat melihatnya.