THE KOLONI
Sembari membulatkan tekad, kakiku bertautan membawa perlahan langkah mendekat ke arah mama, papa & El berada.
"Ma, Pa! Ene mau bicara sesuatu". Ucapku pelan. Ketika ku rasa semua perhatian mereka sudah tertuju padaku, aku menceritakan mengenai Mate-ku yang ku temui di kampus bernama Arrone Maagsolf Koloni Redmoon yang adalah seorang calon Alpa. Awalnya aku berekspektasi mereka akan lebih menanggapi. Tapi kenyataan yang ku terima sangat berbeda. Tidak ada tanggapan maupun sanggahan dari orang tuaku, mereka hanya terdiam sambil menatapku dengan sorot mata yang sulit ku jelaskan.
"Apakah ini bukan waktu yang tepat untuk berbicara" - aku membatin dalam hati bergutat dengan pikiranku.
Hot Chapters