Aku Menikahinya Karena Ingin Balas Dendam
“Ah, saya Nera, senang bertemu dengan anda.”
“Salam, saya Nathan, senang bertemu dengan anda juga Nera.” Sahut Nathan dengan nada yang berwibawa dan tatapan hangat serta senyum yang ramah.
“Oh iya Mama, kakak, Nathan, ini pacar gue, yah selama ini dia juga termasuk orang yang udah banyak membantu dalam peran gue sebagai mahasiswi, dia udah banyak banget ngebantu gue, dan sampai skripsi juga dia sampai bergadang berhari-hari Cuma untuk bantuin gue. Ehehehe. Dan untuk Nera, makasih banyak ya Lo udah jadi pacar yang baik sampai-sampai Lo sakit karena bantuin Skripsi gue. Pulang dari sini nanti kita makan ya, gue yang traktir. Ehehee” kata kezia sambil menahan tangis haru karena bahagia sebab o