Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dimanjakan Lima Suami Binatang yang Menggoda

Dimanjakan Lima Suami Binatang yang Menggoda

Zen menatap mata ibunya dengan warna ungu yang mistis, seolah ia sedang berkomunikasi tanpa kata-kata. “Zen... kau sangat spesial,” bisik Lin Xiao. “Cintamu terasa seperti pengetahuan yang luas. Kau seolah mengerti segalanya sebelum aku mengatakannya.” Lu En mengangguk, duduk di sisi tempat tidur. “Dia anak yang cerdas, Xiao-Xiao. Dia adalah perpaduan dari rasa cintamu yang tak terbatas dan rasa hausku akan kebenaran dunia.”
104.6K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
Kesayangan Tuan Elian

Kesayangan Tuan Elian

"Aku membencimu, Zen. Sangat," bisik Sefa lirih. Zen yang masih berdiri di dekat sofa hanya menatap punggung rapuh itu dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia tidak terluka oleh ucapan Sefa. Baginya, kebencian Sefa adalah bumbu yang sewajarnya ada di dalam neraka yang ia ciptakan sendiri. "Aku sangat mencintaimu, My Angel," balas Zen serak.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
Sky and Earth

Sky and Earth

Zenon mengedikkan bahu dan menyesap kopinya, dia tersenyum menggoda, "Hanya memberi beberapa masukan." "Jangan terlalu menggodanya. Dia mungkin saja pingsan." "Kau pasti cemburu,kan? Mana ada orang yang akan pingsan hanya karena digoda. Yah, kalau kau yang menggoda itu mungkin saja terjadi. Tapi kalau aku sepertinya masih jauh dari level itu." "Kau tahu aku tidak punya perasaan semacam cemburu, apalagi padamu." "Kalau dengan yang itu?" Zenon memberi isyarat agar Zean mengikuti arah pandangannya. Di sana Amara tersenyum saat berbincang dengan Ryan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
Cinta Dalam Dendam

Cinta Dalam Dendam

ulang Ken dengan bangga sambil berdiri di samping Zeno, mengira ia baru saja membantu Zeno. Sebastian menyeringai pada Zeno dan diam-diam menunggu jawabannya. Zeno mengumpat Sebastian dalam hati sebelum menjawab, "Ya, sudah," suara Zeno terdengar begitu tenang dan terkoordinasi, tetapi, jauh di lubuk hatinya, ia ingin menusuk mata Sebastian dengan garpu. "Apa yang kau makan sampai kenyang, Zeno? Aku juga ingin makan," kata Ken, menarik celana Zeno.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Menyebrangi jalan utama ring road utara, di arah timur berjajar kendaraan menunggu lampu hijau menyala. Setiap kali melewati jalan ini, pasti akan terlintas tentang Senja. Namun, entah kenapa malam ini terasa begitu lain. Hatinya terasa panas, menjalar hingga kulit pipinya. "Aku seperti melihat Senja. Ataukah mungkin Senja mengingatku saat ini? Kenapa tiba-tiba aku merasa dia ada? Ya Allah, sebegitu terobsesikah aku padanya?" Darah memompa jantung Bening naik turun. Beristigfar, mengusir kegusaran yang begitu menyedot energi.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
Dikejar Cinta Mantan Suami

Dikejar Cinta Mantan Suami

Namun sesekali tampak mencuri-curi pandang pada Nayaka yang duduk semeja dengan Abi, Pak Dani dan Bayu. ​​Zelena menyandarkan kepalanya sejenak di bahu Jeandra saat lagu Back to You mencapai bagian chorus. Liriknya terasa begitu pas, seperti menceritakan perjalanan mereka yang sempat berputar-putar dalam rasa sakit, namun akhirnya selalu kembali ke titik yang sama. Ke pelukan satu sama lain. *
1058.4K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Zenar: “Bukan sekadar kekuasaan — kebebasan dari langit yang pengecut! Dengan inti mataharimu, aku akan menembus ranah surga, dan tidak ada dewa yang akan menghalangiku lagi!” (Zenar mencengkeram jantung ilahi Ye Nantian, cahaya emas perlahan berubah menjadi hitam. Langit di atas mereka bergetar, matahari di Domain Antares meredup.)
109.9K viewsCompletedAdded to Library 276 Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
7 Sumpah

7 Sumpah

Pertemuan Para Lelaki - 7 Sumpah - Senandung malam yang berbunyi Terdengar suara angin yang bernyanyi Mengisi hati teriak sepi Pada sebuah kisah cinta ini Aku hanya bisa menangis Mengingat wajahmu mendengar suaramu Rasakan cinta yang pernah kau berikan dulu Eren -- Senandung malam ---------------------- Dibawah tahta matahari yang memancarkan teriknya keseluruh penjuru bumi, membuat para keturunan Adam enggan untuk melakukan aktifitas diluar ruangan. Usai makan siang Zen pergi ke hotel Citycent, membawa serta laptop yang setia di dalam tasnya. Zen langsung menuju keruangan milik Vincent. Zen mengetuk pintu, dan seseorang dari dalam mempersilahkan Zen masuk. Saat Zen melangkahkan kakinya keda
9.96.0K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
Zee 'n Zeino

Zee 'n Zeino

Senja telah menelan semesta. Lenyap kuasa cahaya sang surya berganti sinar rembulan yang belum bulat sempurna. Ditemani setitik sinar yang berpijar tanpa jeda, sang bintang kejora. Zee dan Zeino beranjak dari Panorama. Keduanya kembali berkendara meninggalkan sepenggal percakapan yang masih diakhiri tanda koma. “Sudah gelap, kita cari makan dulu, ya.”
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 622 Times as zen zen zense lyrics
Show Reviews (25)
Read
+Library
lexiez
"Kalau kamu lelah istirahat duluan, kartu kunci aku yang pegang biar bisa nyusul," awokwokwowk... coba Zei bilang gitu... Talita mukanya kemana ya, ngintil mulu padahal udah disentil berkali-kali... "Papa mau bahas pembukaan Showroom Utara, eladalah malah melihat...dahlah nikah gih!" hiiyahiyaaa
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Rahim Terakhir di Sektor 7

Rahim Terakhir di Sektor 7

Zen mengembuskan napas pendek, lalu berdiri dengan gerakan lambat yang dibuat seolah ia tidak terpengaruh sama sekali. Namun, matanya sempat melirik ke arah luar jendela sejenak sebelum kembali menatap Dante. "Oke, oke. Sensitif sekali hari ini," gumam Zen sembari berjalan melewati samping tubuh Dante. Tepat saat bahu mereka sejajar, Zen menghentikan langkahnya tanpa menoleh ke belakang. "Ingat mimpimu, Aruna. Jangan sampai lupa."
101.0K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as zen zen zense lyrics
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status