Cinta Sang Duda
"Aku masih kasih dia maaf, tapi tiap kali aku mau sentuh dia. Aku nggak bisa lanjutin. Dia juga nggak ada kata maaf. Aku yang nggak bisa teruskan untuk lakukan itu. Aku ngebayangin gimana cowok itu sentuh dia. Bayangin dia istriku, tidur sama orang lain. Dan itu dibayar, Ay. Apa yang temanku bilang itu bener. Sampai dia minta maaf waktu aku udah nyerah. Mama tahu soal itu, nyuruh aku tinggalin dia. Tapi nggak aku tinggalin juga waktu itu. Karena aku sayang. Masih aku kasih kesempatan, perang dingin terjadi selama empat bulan. Aku nggak pernah sentuh dia sejak aku pergi waktu itu, terus itu udah pasti bukan anakku. Ah ya, dia aborsi, Ay. Karena takut ketahuan."
"Lo umur berapa waktu itu?"
"Du
Sikat na Kabanata