Cinta Abadi
"Mengenalmu sudah cukup lama. Kita bersama-sama tanpa status dan kepastian juga sudah cukup lama. Bahkan, sampai ada masalah menerpa kita. Jadi, hari ini aku memutuskan untuk menanyakan dan meminta kepastian kepadamu. Aku juga mau bilang kalau aku sangat menyayangi dan mencintaimu. Apakah kamu mau menjadi kekasih hatiku?"
Sivia tersenyum lebar mendengar semuanya. Seketika hatinya berubah bahagia, apa yang sudah ditunggunya sejak lama kini membuahkan hasil, Galang menembaknya. "Kakak serius mau jadikan aku kekasih, Kak Galang?"
Galang menganggukan kepalanya dan tersenyum. "Iya, Siv. Apa kamu mau menerima aku jadi kekasihmu?"
Bab Populer