Konten Marriage
"Maaf, omonganku tidak peka. Dah jangan menangis, nanti make-up-mu luntur."
"Santai saja, ini cuma kelilipan, kok."
"Tidak usah sedih. Pakai Wali Hakim juga tidak salah." Mei berbisik, "Kan cuma kontrak."
Kalimat kontrak membuat Aira sadar jika pernikahan ini palsu, bukan pernikahan sakral. Dengan beranggapan begitu ia mencoba membuat tenang hati, mengusir risau yang semakin merebak.