Please Marry Me
"Enggak apa-apa, kok, Kak Farrel. Tapi, apa mungkin Kak Farrel belum pernah pergi kencan buta sebelumnya?"
Farrel hampir saja memuntahkan eskrim dalam mulutnya. Dia menghadap ke arah lain dan segera menelan eskrim tersebut. Setelah dirinya tenang, Farrel menoleh pada Kania. Ya, tebakan Kania memang benar, lelaki ini tak pernah pergi ke kencan buta. Dia lebih senang berkencan dengan pekerjaannya. Meski begitu, nyatanya Farrel dapat diandalkan dalam urusan memberikan saran dalam hubungan orang lain.
Hot Chapters