Forced to be Yours (Maid)

Forced to be Yours (Maid)

last updateLast Updated : 2026-10-02
By:  Kim SorayaOngoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel12goodnovel
Not enough ratings
55Chapters
296views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Peraturan dibuat untuk dilanggar, bukan? Hidup Nayara yang semula baik-baik saja, berubah drastis ketika dihadapkan dengan Arkana. Cowok bad boy dan ngeselin abis. Nayara yang biasanya hanya pasrah lama kelamaan mulai terbiasa dengan hadirnya sosok Arkana dalam hidupnya. Sementara Arkana yang terbiasa hidup dengan sikap angkuhnya, mulai mencari sosok Nayara setiap kali gadis itu tak berada di dekatnya. Hubungan mereka berkembang secara bertahap. Dan untuk mendapatkan cinta yang manis, tentu saja hubungan mereka tidak selalu berjalan mulus. Akankah mereka menemukan ending dari kisah cinta mereka?

View More

Chapter 1

Cowok Tengil

Wajahnya cantik. Bukan cantik yang berlebihan. Penampilannya sederhana. Rambutnya sering dibiarkan tergerai atau kadang diikat seadanya.

Wajahnya tenang, dingin, dan jarang senyum bila tidak perlu. Ia terbiasa mengenakan kaos, celana jeans, dan hoodie yang hampir menjadi seragam hidupnya.

Ia bukanlah tipe gadis yang hidupnya dikelilingi oleh hal-hal seperti pesta, nongkrong, atau kumpul-kumpul nggak penting yang biasanya dilakukan anak SMA seusianya.

Ia lebih suka duduk sendirian, dengerin lagu, dan melakukan hal-hal yang ia suka sendirian.

Namanya Nayara.

Dan hari itu, setelah bel pulang sekolah berbunyi, ketua kelas mereka berdiri dari kursi dan maju ke depan kelas untuk menyampaikan sebuah pengumuman.

"Besok malam ada undangan acara ulang tahun dari salah satu siswa kelas sebelah. Semua orang diundang."

Kelas mendadak jadi ramai dengan suara orang-orang yang membicarakan siswa yang dimaksud.

"Arkan ya?"

"Arkana Dewangga?"

"Yang ortunya tajir itu?"

"Iya, cowok populer itu, loh."

Nama siswa itu seketika menjadi topik obrolan seisi kelas. Cowok populer, tampan, dan kaya. Siapa yang tidak tertarik padanya?

Sementara, Nayara hanya bersandar malas di kursi. Alias, tidak terlihat tertarik sama sekali.

~~

Besok malamnya,

Ponsel Nayara kerap berdering. Ia sampai menghela napas berkali-kali sambil bersandar di ranjang kosannya.

Ia melihat banyaknya notifikasi di ponselnya yang datang dari group chat.

"Kalian harus pada ikut, ya."

"Jangan ada yang sok misterius."

"Minimal setor muka aja."

Nayara menghela napas pasrah. Baiklah, ia akan ikut asal tidak berhadapan dengan hal yang ribet. Termasuk pada pakaian yang ia kenakan.

Malam itu semua murid datang dengan gaun mewah, setelan jas, makeup sempurna, dan banyak hal-hal mencolok lainnya, ala pesta ulang tahun yang megah.

Dan di antara semuanya, Nayara datang dengan hanya mengenakan outfit andalannya. Yaitu kaos tipis dan hoodie big size.

Untungnya, tidak ada satupun yang memandangnya aneh karena memang mereka sudah terbiasa dengan penampilannya yang seadanya.

Rumah itu memang besar dan megah. Lampu gemerlap, musik berdentum di mana-mana, dan orang-orang sibuk lalu lalang.

Masalahnya, Nayara tidak menemukan satupun teman sekelasnya bahkan setelah hampir lima belas menit mengitari ruangan pesta di gedung tersebut.

Akhirnya setelah capek muter-muter, ia berhenti di aula yang menyediakan berbagai macam camilan. Tangannya reflek meraih satu cookies mungil yang terlihat enak.

Ia mengambil satu gigitan. Dan sesuai tampilannya, cookies itu juga memiliki aroma dan rasa yang lezat.

"Enak juga." Gumamnya.

"Lu tau nggak berapa harga cookies yang lu makan itu?" Suara seorang cowok datang dari samping. Suaranya tengil, pede, dan sombong kebangetan.

Nayara menoleh ke arah sumber suara. Cowok itu terlihat tampan, tinggi, dan memiliki aura seseorang yang terbiasa diidolakan.

"Seratus lima puluh ribu untuk satu cookiesnya." Tanpa diminta, cowok itu menjawab sendiri pertanyaan yang diajukannya.

Nayara berhenti mengunyah karena kaget. Tapi ekspresinya kembali datar saat ia menaruh cookies yang sudah setengah digigitnya itu kembali ke tempatnya.

Nayara menatap cowok itu tanpa gentar. "Lebih baik gue jadi pembantu, daripada harus makan kue dari orang sombong kayak lu." Ucapnya dingin.

Suasana hening seketika. Setelah beberapa detik, muncul bisik-bisik dari orang-orang yang berdiri di belakang cowok itu. Dan di situlah Nayara baru sadar bahwa cowok yang sedang berhadapan dengannya adalah si tuan rumah. Lebih tepatnya, orang yang berulang tahun.

Cowok pemilik pesta yang bernama Arkana tersebut hanya diam menatap Nayara. Terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu.

Sementara Nayara menarik napas panjang, sebelum membalikkan tubuh dan pergi dari sana dengan cepat. Ia tidak ingin kehadirannya menjadi pusat perhatian semua orang dan membuat suasana ramai.

Ia sempat berpapasan dengan salah satu teman sekelasnya yang hanya ia sapa secara singkat tanpa menghentikan langkah.

Nayara berhasil keluar dari rumah dan suasana mewah itu. Ia segera memesan gocar untuk kembali ke kosannya. Yang penting, ia sudah datang meski hanya setor muka seperti yang salah satu teman sekelasnya katakan di group.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
55 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status