LOGINBagi Lily, merantau ke kota besar bukanlah pilihan mudah. Gadis sederhana itu rela meninggalkan rumah demi membantu perekonomian keluarganya. Dan kini, ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan tetap sebagai sekretaris di perusahaan PT.ELFANO. Namun, di hari pertamanya, sebuah insiden membuat segalanya kacau. Lily menolong seorang ibu yang dijambret—dan tanpa sengaja menuduh pria berjas hitam yang ternyata bukan pelakunya. Malu, gugup, dan berharap tak pernah bertemu lagi dengan pria itu… Lily justru dikejutkan saat menyadari kenyataan pahit: pria yang ia tuduh jambret adalah CEO PT.ELFANO, bos barunya sendiri. Sejak hari itu, pekerjaan Lily tak lagi sederhana. Ia harus berhadapan dengan CEO muda yang dingin, arogan, sekaligus menyimpan pesona berbahaya. Apakah Lily mampu bertahan di bawah tekanan dan membuktikan dirinya? Atau justru pertemuan tak sengaja itu akan mengubah hidupnya selamanya?
View MoreJam makan siang pun tiba. Fajar menutup file di mejanya, lalu berdiri sambil merapikan jasnya. Dengan langkah mantap ia berjalan menuju pintu, sebelum keluar ia menoleh pada Lily yang sedang serius mengetik di laptopnya. “Kalau ada yang mencari saya, beritahu saja bahwa saya sedang keluar untuk makan siang,” ucap Fajar datar. Lily mengangkat wajahnya sebentar, lalu mengangguk. “Baik, Pak.” Fajar memperhatikan sejenak. “Kamu tidak makan siang?” tanyanya dengan nada datar. Jari Lily berhenti sejenak di atas keyboard. “Nanti saya makan, Pak. Saya mau selesaikan ini dulu.” Fajar terdiam sepersekian detik, lalu dengan suara dingin ia berkata, “Jangan terlalu sibuk bekerja. Istirahatlah. Kalau kamu jatuh sakit, justru akan merepotkan saya.” Lily tertegun mendengarnya. Walaupun nadanya dingin, tapi jelas-jelas ada perhatian di balik perkataan itu. Ia hanya bisa mengangguk, menahan senyum agar tidak terlihat terlalu girang. “Baik, Pak,” balasnya singkat. Fajar tidak menambahkan
Keesokan paginya, suasana main hall kantor terasa berbeda dari biasanya. Semua karyawan sudah berkumpul, sebagian berbisik-bisik penasaran kenapa mereka dipanggil.Langkah Fajar terdengar tegas saat ia berjalan ke depan, mengenakan setelan jas rapi yang membuatnya tampak berwibawa. Di sampingnya, Lily berjalan dengan gugup tapi tetap menjaga senyum. Penampilannya kini benar-benar berbeda dari seorang cleaning service biasa—anggun dengan blazer sederhana yang dipadukan celana panjang hitam yang membuatnya tampak elegan sekaligus profesional.Fajar berdiri di tengah ruangan, menatap semua karyawan dengan ekspresi dingin khasnya. Suaranya mantap dan jelas.“Mulai hari ini, saya resmi melantik Lily sebagai sekretaris pribadi saya. Segala urusan yang berkaitan dengan saya akan langsung melalui dirinya.”Ruangan seketika hening. Banyak yang terkejut, bahkan ada yang saling pandang, tidak percaya.Gita yang biasanya bersama Lily di ruang cleaning service, menatapnya dengan mata berkaca-kaca.
Perdebatan di ruang makan semakin memanas. Fajar berdiri di hadapan Elyan, wajahnya memerah, nada suaranya tinggi.“Pah, aku tidak akan mengakhiri hubungan aku dengan Lily! Kami serius!” bentak Fajar, suaranya terdengar tegas.Elyan menatapnya dingin, tangannya mengepal di sisi tubuhnya. “Fajar, kamu harus mengerti! Papah sudah menjodohkanmu dengan orang yang lebih tepat! Jangan egois, hentikan hubunganmu dengan perempuan ini sekarang juga!”Fajar menggeleng keras. “Pah, tolong hargai keputusan aku dan juga perasaannya. Ini bukan soal ego, tapi cinta!”Pertengkaran itu semakin memanas. Suara mereka saling bertubrukan, hingga tiba-tiba Lily berdiri, langkahnya mantap, wajahnya serius, mata berkaca-kaca. Suaranya terdengar lantang di seluruh ruang makan.“Fajar telah meniduri saya, pak!”Seisi ruangan langsung hening. Wajah Fajar memucat, matanya melebar, tubuhnya kaku. Novi terduduk tegak, terkejut dan hampir tak percaya.“Jangan sembarangan, kamu!” seru Novi, nadanya penuh cemas.Lily
Elyan mendekat dan duduk di samping Novi. Ia menatap Lily dengan serius. "Tadi kau bilang lulusan kesekretariatan dan sastra Inggris, bukan?" tanyanya. Lily mengangguk mantap. "Iya, pak." Elyan menarik napas dalam-dalam. "Kalau begitu, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan untuk meyakinkan diri saya sendiri bahwa kamu benar-benar lulusan kesekretariatan." Fajar menatap Elyan, wajahnya menunjukkan kepanikan kecil. "Pah..." Elyan menengadah, menahan ucapan Fajar. "Diam. Papah tidak berbicara denganmu sekarang. Papah berbicara dengan wanita ini." Lily menelan ludah, tapi dalam hatinya berkata, "Ayo, Li, tunjukkan kalau kamu bisa. Untuk apa kuliah kalau tidak bisa jawab pertanyaan." Elyan mulai melontarkan pertanyaan satu per satu. Pertanyaan pertama, "Apa langkah utama dalam membuat notulen rapat yang resmi?" Lily menjawab cepat, "Mencatat semua poin pembahasan, keputusan yang diambil, serta penanggung jawab setiap tindak lanjut, kemudian menyusun dalam format yang jel
Di depan pintu ruangan Fajar, Lily menarik napas panjang dan menenangkan dirinya sejenak. Ia mengetuk pintu dengan hati-hati. Dari dalam, terdengar suara Fajar yang tenang namun tegas, “Masuk.”Lily membuka pintu dan masuk, segera mulai menyapu lantai dan membereskan meja dengan terburu-buru. Fajar
Sementara itu, di dalam toilet wanita, Lily bersandar pada dinding dingin keramik, kedua tangannya menutupi wajahnya yang masih merah padam. Nafasnya sedikit tersengal, bukan karena lelah, melainkan karena pikirannya terus berputar tak karuan.Ia sama sekali tak menyangka kejadian tadi bisa terjadi
Sementara itu, kembali ke ruangan Fajar. Suasana hening yang tegang tadi perlahan dipatahkan oleh suara riang seorang pria berpenampilan nyentrik. “Perkenalkan ya, nama i Ivan,” ucapnya dengan nada melengking penuh percaya diri. “I stylish terkenal di kota ini, dear. You nggak akan nyesel kalau i
Malam harinya, Fajar baru saja sampai di rumah. Elyan menatapnya serius, keduanya berdiri di ruang keluarga.“Fajar, papah dengar ada kejadian tak terduga di kantor hari ini,” kata Elyan dengan nada tegas.Fajar menghela napas malas. “Iya… seorang cleaning service dipatok ular di kantor. Tapi sudah
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.