Mag-log inLi Zi, tuan muda yang dibuang oleh klannya sendiri. Anak laki-laki berusia 18 tahun, di anggap sampah tak berguna hanya karena tak bisa membangkitkan roh bela diri. Semua orang memandangnya remeh, aib bagi klan Li. Namun, segalanya berubah ketika hal tak terduga terjadi. Saat itu hujan lebat turun, Li Zi berteduh di bawah pohon mati. Langit bergetar di atasnya, di selingi kilat putih pucat yang berkelebat. Dan siapa sangka guntur turun dari langit menghantam pohon mati itu bersamaan dengan sosok Li Zi di bawahnya. Tiga kali sambaran, dan sudah dipastika Li Zi akan mati. Namun apa yang terjadi malah sebaliknya. Li Zi sempat kehilangan kesadaran, tapi sesuatu mulai bangkit dalam dirinya. Sesuatu yang luar biasa dari warisan leluhur bela diri—sebuah sistem!
view moreLi Zi mundur setapak, mencoba kabur tanpa memprovokasi. Namun, beruang itu peka terhadap gerakan mangsanya. Tak mungkin ia membiarkan Li Zi lolos begitu saja. Makhluk raksasa itu meraung ganas, memperlihatkan deretan taring menguning. Kedua cakar depannya menghentak tanah keras, mengirimkan debu beterbangan tinggi seperti kabut.Li Zi menyadari peluang untuk kabur sangat tipis sekali. Ia terasa seperti terperangkap di antara tebing curam tanpa celah keluar. "Sial! Siapa pun yang menarikku tadi, dia harus bertanggung jawab. Karena ulahnya, aku terjebak di sini!" geramnya dalam hati, adrenalin memompa darahnya lebih kencang.Dengan cepat, Li Zi memutar tubuh dan melesat sekuat tenaga. Ia menghindari konfrontasi langsung, memanfaatkan kelincahan tubuhnya. Tapi beruang gunung itu ternyata cukup gesit melebihi ukurannya. Setiap langkahnya mengguncang bumi, menutup jarak dengan kecepatan menakutkan.Cakar tajamnya terayun ke depan, memantulkan cahaya bulan pucat. Sabetan itu mengenai batan
Setelah keadaan mereda, para murid dari kelompok Chen Long langsung berkumpul dan mengepung murid lain yang baru saja keluar dari hutan bersamaan dengan binatang buas itu. Anak muda tersebut nyaris dikeroyok habis-habisan, tapi Chen Long dengan sigap mengambil alih situasi. Ia menyuruh semua anggota kelompoknya untuk tenang dan mundur.Di sisi lain, Li Zi berdiri agak jauh dari kerumunan. Matanya menangkap siluet hitam samar di balik pohon besar di pinggir hutan perkemahan. "Siapa itu?" gumamnya pelan. Namun, ia memilih untuk tidak menyelidiki lebih lanjut dan berpura-pura mengabaikannya demi menghindari masalah baru.Di depan matanya, panel sistem mengambang tenang. Setelah berhasil mengalahkan seekor serigala abu-abu, ia memperoleh imbalan 100 poin dari sistem. Tak lama kemudian, pemberitahuan baru muncul dengan kilauan samar.[Tugas biasa telah diperbarui.]Li Zi langsung menyentuh panel antarmuka itu dan membuka menu tugas tanpa ragu.[Tugas: Temukan Reruntuhan Kerajaan Langit Ku
Ketika malam semakin larut, gemuruh mendadak datang dari arah utara perkemahan. Beberapa murid yang berjaga di sekitar hutan langsung berkumpul."Ada yang datang!?" seru seorang murid.Tak lama Li Zi dan Chen Long beserta yang lainnya tiba. Lalu tak berselang lama seorang murid berlari tertatih-tatih ke arah mereka, ia keluar dari hutan dengan wajah panik."Siapa bocah ini? Kenapa dia lari ke sini membawa binatang buas bersamanya." seru Gu Heng kesal.Dan benar saja, setelah murid itu mendekati perkemahan, tampak segerombolan serigala abu-abu seukuran sapi betina muncul. Jumlahnya mencapai selusin serigala.Chen Long segera memerintahkan setiap murid untuk waspada. "Dia kemungkinan berasal dari anggota kelompok lain. Semuanya, bentuk formasi penyergapan!"Segera lusinna murid dalam kelompok berpencar, membentuk formasi pertahanan di segala arah. Geraman kasar serigala abu-abu menggema. Mereka semua adalah binatang buas tingkat Fana yang setara dengan kultivator pada puncak ranah Pen
Kelompok Chen Long akhirnya tiba di sebuah tanah lapang yang cukup luas di wilayah lapisan luar Alam Reruntuhan Langit. Hamparan tanah berwarna kelabu kehijauan membentang sejauh mata memandang, dikelilingi hutan lebat dengan pepohonan tinggi. Udara di tempat itu terasa berat, seolah mengandung tekanan halus yang terus menekan tubuh para murid tanpa henti.Begitu memastikan area tersebut relatif aman, Chen Long segera memberi instruksi singkat.“Dirikan kemah. Kita bermalam di sini.”Para murid segera bergerak. Ada yang mengumpulkan ranting, ada yang menyiapkan api unggun, sementara sebagian lainnya memasang tenda pelindung dari kain tebal khusus. Meskipun ini adalah pertama kalinya banyak dari mereka menginjakkan kaki di Alam Reruntuhan Langit, gerakan mereka cukup terlatih.Li Zi ikut membantu tanpa banyak bicara. Tatapannya beberapa kali menyapu sekitar, mengamati setiap detail. Alam ini terasa berbeda dari wilayah hutan di luar sana. Seolah tempat ini telah lama ditinggalkan oleh
Huang Xue menyilangkan tangan di dada. “Pelajaran hari ini adalah tentang bagaimana memurnikan energi spiritual agar menjadi Qi sejati. Sebuah dasar yang harus dikuasai, bahkan oleh murid terbodoh sekalipun.”Huang Xue mendengus keras. “Sekarang, jawab pertanyaanku, Li Zi. Bagaimana energi spiritua
Udara pagi di Akademi Shutian masih dipenuhi embun yang menggantung di dedaunan. Cahaya mentari yang menembus pepohonan berjatuhan seperti serpihan emas, menari di atas jalan batu menuju bangunan utama.Li zi merapikan jubah abu-abunya yang sedikit berdebu. Meski terlihat lusuh dibanding para murid
Semua mata langsung menoleh. Seorang pria paruh baya dengan janggut tipis dan sorot mata tajam berjalan menuruni tangga perlahan. Jubah hitam dengan bordir perak berdesir mengikuti langkahnya. Ia membawa tongkat kayu tua. “Tetua Chen!” seru beberapa murid serempak.
Li Zi menatap Feng Cao dengan pandangan datar, tapi di dalam hatinya, rasa muak sudah mencapai puncak. Pemuda itu terlalu berani, bahkan bodoh karena melanggar aturan akademi tanpa berpikir panjang. “Orang sepertimu…” gumam Li Zi lirih, “tak tahu kapan harus berhenti.” Feng Cao menyeringai angkuh
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Rebyu