LOGINLi Zi, tuan muda yang dibuang oleh klannya sendiri. Anak laki-laki berusia 18 tahun, di anggap sampah tak berguna hanya karena tak bisa membangkitkan roh bela diri. Semua orang memandangnya remeh, aib bagi klan Li. Namun, segalanya berubah ketika hal tak terduga terjadi. Saat itu hujan lebat turun, Li Zi berteduh di bawah pohon mati. Langit bergetar di atasnya, di selingi kilat putih pucat yang berkelebat. Dan siapa sangka guntur turun dari langit menghantam pohon mati itu bersamaan dengan sosok Li Zi di bawahnya. Tiga kali sambaran, dan sudah dipastika Li Zi akan mati. Namun apa yang terjadi malah sebaliknya. Li Zi sempat kehilangan kesadaran, tapi sesuatu mulai bangkit dalam dirinya. Sesuatu yang luar biasa dari warisan leluhur bela diri—sebuah sistem!
View MoreLi Zi akhirnya membuka mata dan bergegas menjauh dari tengah danau begitu energi spiritual yang meresap dalam tubuhnya dimurnikan semua.Kekuatannya meningkat cukup pesat sehingga ia hampir menembus ambang batas puncak ranah Penguatan Tubuh. Hanya tinggal sedikit lagi untuk membuka pintu dan melangkah ke tahap selanjutnya.Namun bukan itu yang terpenting sekarang. Li Zi justru mendongak ke arah gumpalan asap setelah ia mendarat dengan posisi waspada."Kau mengawasiku cukup lama tapi masih belum bertindak. Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku?" tanya Li Zi.Sosok arwah itu tertawa getir."Oh? Aku kira kau tak menyadarinya. Kamu memang unik," balasnya."Aku menginginkan tubuhmu, kau harus menyerahkannya," ucapnya lagi seolah ia adalah penguasa yang tak boleh dibantah."Kau gila, arwah gentayangan sepertimu mencoba melahapku agar hidup lagi? Hidupmu dulu pasti sangat buruk sehingga jiwamu tak diterima surga maupun neraka."Walaupun Li Zi mewaspadai sosok arwah itu, namun ia tak merasa
Sosok arwah itu tak lebih kecil dari anak kecil berusia dua tahun. Namun arus energi spiritual dari dasar danau membuat gerakannya semakin lincah saat melesat menuju permukaan.Di atas sana Li Zi masih duduk terpejam, tak menyadari sesuatu yang berbahaya mendekat.Karenanya arwah tersebut memanfaatkan momen itu untuk langsung menyergap Li Zi dari belakang. Begitu dia meluncur menembus permukaan danau, ia langsung melesat ke arah punggung Li Zi yang terbuka.Namun ada hal yang tak arwah itu perhatikan dengan baik.Teknik rantai penaklukan yang menciptakan empat naga jiao dari energi ungu miliknya entah mengapa berhasil dimusnahkan oleh siluet energi roh bela diri milik Li Zi.Kera gunung itu meraung ganas, menaungi tubuh Li Zi saat ia menghancurkan naga jiao terakhir lalu melahapnya dengan rakus."Oh? Roh bela dirinya menatapku seolah-olah dia makhluk hidup... Menarik."Sosok arwah tersebut tak jadi menerjang masuk ke tubuh Li Zi dengan gegabah. Ia justru semakin tertarik dan penasaran
Li Zi merasakan sensasi hangat mengalir dari tengkuk, lalu menjalar naik hingga memenuhi kepalanya.Rangkaian pemahaman ilmu alkimia membanjiri benaknya, seolah-olah ia telah mempelajarinya selama ratusan tahun.Namun alih-alih sibuk merenungkan hal itu, Li Zi kembali mengalihkan perhatiannya pada Danau Spiritual di hadapannya.Energi yang terpancar dari sana masih sangat pekat, bahkan tak berkurang sedikit pun meski baru saja ia serap untuk menerobos batas kultivasinya.Sumber energi spiritual memang sangat sulit ditemukan. Bahkan di dunia luar, mengandalkan keberuntungan semata pun masih terasa mustahil.Namun kali ini, Li Zi cukup beruntung menemukan sesuatu yang begitu berharga di tempat ini."Potensi Danau Spiritual ini masih belum terukur. Kalau saja aku bisa memurnikan seluruh energinya, bukan tidak mungkin aku langsung menerobos ke ranah berikutnya."Tak ada keraguan sedikit pun di mata Li Zi. Hanya saja, ia tak tahu pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyerap energ
Malam gelap perlahan turun digantikan pagi dengan cahaya matahari yang cerah.Segala sesuatu di sekitar mulai terlihat jelas. Medan yang bobrok oleh pertarungan semalam. Tenda perkemahan yang didirikan, semuanya hancur.Di pinggiran tanah lapang area perkemahan, Li Zi duduk bersila di atas batu besar. Ia sudah berjuang keras semalaman, beruntung dirinya masih hidup.Energi spiritual berputar pada satu titik di atas perutnya. Li Zi menarik nafas dalam dan menyerap semua energi itu ke dalam tubuh.Kultivasinya sudah mencapai puncak tahap menengah, hanya sedikit lagi ia akan bisa mencapai lapisan akhir ranah Penguatan Tubuh."Karena sudah begini maka tak ada pilihan lain. Aku hanya bisa bergerak sendiri mulai sekarang. Ini juga lebih efisien daripada bergerak secara berkelompok. Walaupun bahaya kemungkinan besar meningkat." gumam Li Zi.Sesaat kemudian ia membuka antar muka sistem dan melihat barang apa yang bisa ia beli di toko sistem dengan jumlah poin sistem saat ini."Alam Reruntuhan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews