LOGINหากคุณขอพรจากซานต้าได้หนึ่งข้อ…คุณจะขออะไร? ก็คงจะขอให้ได้ใช้ชีวิตอย่างสงบสุขกับคนที่รัก และได้รับความรักและการยอมรับจากผู้คนรอบข้างละมั้ง
View MorePart 1
Kehadiran sosok pria berparas tampan, Malik Alfatih, di dalam hidup Madina telah berhasil menyembuhkan goresan luka di dalam hati wanita beranak dua itu. Wanita berwajah oval nan teduh dan bermata bulat tersebut sudah bisa merasakan kembali kedamaian dan rasa bahagia di dalam hidupnya.Madina sangat bersyukur kepada Allah karena dipertemukan dengan sosok suami yang baik seperti Malik. Madina berharap, pernikahannya yang kedua ini bisa kekal hingga ke jannah-Nya, meski dia masih sedikit menyimpan trauma di dalam dada. Ya, trauma tentang kegagalan rumah tangganya bersama Farzan, pria di masa lalunya."Mas, apa enggak bisa ditunda dulu perginya?" tanya Madina seraya menampilkan raut sendu di wajah ayunya. Dia tampak merajuk manja pada suaminya."Enggak bisa, Sayang. Mas cuma seminggu, kok, di sana. Jangan cemberut gitu, dong! Mas jadi semakin bertambah gemas melihat kamu merajuk seperti ini, Dina," jawab Malik sangat lembut. Dia duduk samping Madina, lalu langsung menarik tubuh sang istri ke dalam pelukannya."Aku bakalan kesepian dan mungkin akan sangat merindukanmu, Mas," ucap Madina sendu. Kedua mata indah miliknya sudah basah. Entah kenapa, kali ini hati wanita itu sedikit merasa tidak tenang untuk berpisah dengan suaminya tercinta walau hanya sementara."Hei, kamu enggak boleh menangis dan terus sedih seperti ini, Sayang. Kasian calon anak kita yang ada di dalam kandunganmu. Mas pergi seminar ke Kalimantan cuma seminggu, kok, Sayang. Nanti, kalau seminarnya sudah selesai, Mas janji akan segera pulang ke rumah.” Malik mengusap lembut wajah mendung Madina.“Mas juga enggak bisa berjauhan lama-lama dengan kamu dan juga anak-anak kita, Sayang. Jadi, untuk kali ini, Mas kembali memohon pengertian dari kamu, Dina. Bisa? Mas sangat mencintaimu, Madina," tutur Malik penuh cinta pada sang istri.Madina akhirnya luluh oleh semua bujuk rayu suaminya. Kemudian, Malik mengecup lembut kening sang istri, membawa tubuh sang kekasih hati tidur dalam dekapannya."Tidurlah, Sayang. Mas enggak mau kalau kamu sampai stres. Kasian calon anak kita di dalam sini," titah Malik setelah memberi kecupan mesra di bibir ranum wanita yang sangat dia cintai.Madina mengangguk, menuruti titah dari sang suami tercinta. Perempuan itu sangat suka jika tidur di dalam dekapan hangat suaminya. Selain terasa nyaman dan damai, rasanya juga sangat bahagia bisa mendengar dan menikmati alunan irama detak jantung Malik."Selamat tidur, Sayang. I love you ," bisik Malik lembut di telinga sang istri.****Sudah dua hari Malik pergi ke Kalimantan. Selama dua hari, nomor ponsel suaminya sangat sulit dihubungi. Tidak tahu, kah, pria itu kalau Madina sangat mengkhawatirkan keadaannya yang jauh di seberang sana."Kenapa nomor ponsel abimu enggak bisa Umi hubungi, ya, Nak? Umi sangat mengkhawatirkan abi kamu, Nak," ucap Madina cemas seraya menghela napas. Tangannya terus mengelus lembut perutnya yang makin membuncit."Kamu ke mana, Mas? Kenapa nomor ponsel kamu susah sekali dihubungi dari semalam?" tanyanya pada diri sendiri. Dengan memendam perasaan gelisah di dalam dada, dia terus memikirkan pria yang sangat dicintainya.Lima menit kemudian, terdengar suara notifikasi pesan masuk di ponsel Madina yang berada di atas nakas. Kemudian, wanita tersebut langsung mengambil ponsel pintarnya, lalu membaca pesan tersebut. Hati Madina terasa sangat perih, bagai di tusuk sebilah pisau yang sangat tajam. Wanita yang tengah hamil itu tidak percaya kala melihat pesan gambar yang dia terima.'Mas Malik? Enggak mungkin dia tega menyakitiku! Mas Malik sangat mencintaiku dan anak-anak kami. Ini enggak mungkin!' batin Madina menolak mempercayai apa yang dia lihat. Setelahnya, Madina tampak terisak seorang diri di dalam kamar pribadinya. Madina terbayang-bayang semua kepingan puzzle akan kegagalan rumah tangganya yang terdahulu. Dia tidak ingin kisah masa lalunya terulang kembali."Mas, cepatlah pulang! Aku sudah tidak sanggup menahan rindu di dalam dada ini. Rasanya sangat berat jauh darimu, Mas. Dina menunggu kepulanganmu, Mas ...."****Di kota lain. Malik baru saja selesai dari acara seminarnya. Dokter rupawan itu kembali ke hotel, tempatnya beristirahat selama seminggu mengikuti seminar di salah satu rumah sakit terbesar di Samarinda. Kebetulan lokasinya tepat di tengah-tengah kota tersebut.Langkah Malik terhenti saat melihat sosok wanita yang sangat dia kenal. Wanita itu tampak berjalan tertatih-tatih, tepat di hadapannya. Tampaknya wanita cantik itu tengah menahan rasa sakit. Dia hampir saja jatuh. Namun, belum sempat tubuh semampainya itu ambruk ke lantai, Malik sudah terlebih dahulu menahannya dengan cepat."Jihan! kamu kenapa?" tanya Malik terdengar cemas. Dokter ahli bedah itu tampak panik melihat wajah pucat wanita yang sudah dalam pelukannya."Kepalaku rasanya sangat sakit sekali, Mas. Rasanya seperti ditusuk-tusuk oleh benda tajam," sahut wanita berhidung mancung itu lemah."Ya, sudah. Ayok, saya antar kamu beristirahat ke dalam kamarmu." Setelah mengucap kata itu, Malik mengangkat tubuh Jihan ke dalam gendongannya.Sedangkan Jihan langsung melingkarkan kedua tangannya di leher pria yang masih sangat dia cintai.Tiba di dalam kamar hotel, tempat dokter wanita itu menginap, Malik membaringkan tubuh lemah Jihan dengan hati-hati ke atas ranjang."Apa kamu butuh sesuatu?" tanya Malik lembut pada wanita yang masih merintih kesakitan."Tolong ambilkan obatku di atas nakas, dekat televisi, Mas," pinta Jihan pada Malik."Sebentar, saya ambilkan dulu," ucap Malik iba pada wanita yang pernah menjadi masa lalunya.Usai membantu Jihan meminum obatnya, Malik menyelimuti tubuh sintal Jihan. Wanita tersebut tampak menggigil kedinginan di tengah-tengah rintihannya."Istirahatlah! Saya pamit ke kamar saya dulu. Kalau nanti kamu butuh apa-apa, tinggal ketuk saja pintu kamar saya," ucap Malik pelan dan terdengar ada sedikit kecemasan di dalamnya. Kebetulan letak kamar pria tinggi itu bersebelahan dengan kamar Jihan."Mas, please jangan pergi. Tolong temani aku di sini untuk malam ini. Aku sangat membutuhkanmu, Mas," pinta Jihan lemah."Saya enggak bisa, Jihan! Kita berdua tidak memiliki ikatan apa-apa!" jawab Malik agak sedikit tegas. Namun, di sudut hatinya, dia menyimpan perasaan tidak tega kalau harus meninggalkan wanita bermata indah itu kesakitan seorang diri."Please, Mas! Aku mohon,” pinta Jihan lagi pada pria yang masih berdiri di dekat ranjangnya. Kedua mata indah milik Jihan sudah basah, hatinya masih mendamba untuk bisa kembali dekat dengan cinta masa lalunya."Baiklah ...."Akhirnya Malik luluh. Dia tidak tega melihat luka di sepasang mata Jihan.♡♡♡♡TBC“อ๊าอ๊า” เอวสอบเร่งจังหวะทำเอาคุณเขาครางแทบไม่เป็นภาษาก่อนจะเปลี่ยนท่าให้หน้าอกราบไปกับโต๊ะท่านี้ทำเอาอันดารันแทบยืนไม่ไหวจุดกระสันถูกกระแทกซ้ำแล้วซ้ำเล่าจนเขาเสียวไปหมดไม่พอขาขาวข้างนึงยังถูกยกพาดต้นแขน “อ๊า” ท่านี้แทงถูกจุดกระสันอย่างจังจนเขาเสร็จออกมาพื้นเปรอะเปื้อนไปด้วยน้ำสีขาวขุ่นเมื่อเห็นว่าอีกฝ่ายเสร็จสมชายหนุ่มจึงแช่ค้างไว้อย่างนั้นเพราะกลัวว่าจะเสร็จตามอีกฝ่ายไปเอวสอบซอยถี่ยิบอีกครั้งก่อนจะอุ้มกระเตงเข้าไปยังห้องนอนร่างบางผวาก่อนจะตวัดขากอดรัดเอวสอบเอาไว้แน่นท่านี้ลึกกว่าเมื่อกี้เสียอีกแถมยังกระแทกกระทั้นเข้ามาคล้ายต้องการลงทัณฑ์ไอ้หมอนี่ไม่ใช่โจรธรรมดาแต่เป็นโจรปล้นสวาทที่คุณตำรวจสาวถูกหลอกล่อจนตกหลุมพรางต่างหากล่ะ!!! เจียอีหอบกระเส่ากอบกุมก้นขาวนั้นไว้แน่นควบคุมให้กระแทกลงมาเป็นจังหวะพร้อมกับเอวสอบที่สอดใส่ประสานงานกันอย่างดีเยี่ยมจนคุณเขาแหงนหน้าเชิดครวญครางแทบไม่เป็นภาษาคุณตำรวจสาวครวญครางอยู่นานจนแทบไม่มีเสียงนิ้วเท้าทั้งสิบจิกเกร็งเมื่อจุดกระสันถูกกระแทกย้ำๆอยู่อย่างนั้นเขาเริ่มดิ้นพล่านเพราะใกล้ถึงฝั่งฝันเจียอีกอดร่างบางเอาไว้แน่นก่อนจะสาวเท้าไปยังเตียงกว้างแบะขาให
ตอนนี้เจียอีกำลังถูกเชือกสีแดงมัดไปทั้งตัวแถมข้อมือยังถูกมัดไพล่หลังอีกด้วยเขานั่งมองภรรยาที่แต่งชุดเป็นตำรวจหญิงสวมถุงน่องตาข่ายสีดำกระโปรงสั้นจนปิดแก้มข้นขาวที่สวมจีสตริงเอาไว้ไม่มิด “คุณแน่ใจนะว่าไม่ได้เล่นนอกบท”“แน่ใจสิ”“ไหนคุณบอกว่าจะซ้อมบทละครไงแต่ผมว่ามันแปลกๆนะ”“แปลกตรงไหนนายเป็นโจรฉันเป็นตำรวจ”“ถ้าไม่ให้คุณเล่นคุณจะโกรธผมหรือเปล่า”“ถ้าไม่ให้ฉันเล่นนายจะเสียใจ”“?”คุณตำรวจสาวไม่พูดเปล่าพร้อมเลื่อนเก้าอี้เลื่อนเข้ามาตรงหน้าโจรที่กำลังถูกมัดมืออยู่บนพื้นก่อนจะทำทีเป็นอ้าขากว้างเผยให้เห็นส่วนลับวับๆแวบจีสตริงที่ปกปิดเพียงส่วนหน้าอันดารันทำทีเป็นถือแฟ้มเพื่อสอบปากคำก่อนจะรู้สึกลมหายใจอุ่นร้อนที่เป่ารดอยู่ตรงต้นขาด้านใน“จะสอบปากคำอะไรผมล่ะ…คุณตำรวจ” เจียอีเลียริมฝีปากพร้อมส่งสายตาท้าทาย “ต่อให้คุณฆ่าผมให้ตายผมก็ไม่บอกหรอก”“แน่ใจเหรอ…หืม”ชายหนุ่มลากลิ้นร้อนนั้นไปตามถุงน่องตาข่ายสีดำก่อนจะขมเม้มอย่างมันเขี้ยวซุกหน้าลงตรงแกนกายก่อนจะลากลิ้นเลียผ่านชั้นในสีขาวจนเปียกชุ่มคุณตำรวจสาวดึงทึ้งเส้นผมนั้นอย่างแรงจนโจรหน้าหล่อแหงนหน้าไปด้านหลัง“คิดจะติดสินบนกับเจ้าพนักงานหรือไง”“
ระหว่างนี้สามีอย่างเขาก็กลายเป็นสนามอารมณ์เทียนหอมที่คุณเขาชอบกลิ่นของมันหนักหนาบรรยายสรรพคุณไว้อย่างดีก่อนหน้าต้องเก็บไว้ในตู้อย่างมิดชิดกลิ่นน้ำหอมน้ำยาซักผ้าเหมือนว่าคุณเขาจะไวเรื่องกลิ่นเป็นพิเศษแถมตอนนอนยังต้องเอาหน้าซุกกับหน้าอกเขาด้วยงอตัวคล้ายกุ้งเหมือนว่ากำลังปกป้องอะไรสักอย่างแถมยังชอบเอาเสื้อผ้าของเขาไปกองสุมๆไว้ตามมุมของห้องนอนจะซักก็ไม่ยอมจนต้องสั่งมาใหม่ทุกสองสามวัน แม่บ้านแทบไม่กล้าเข้าใกล้ช่วงนี้จะหยิบจะจับอะไรคุณเขามองตาขวางเจียอีเห็นท่าว่าไม่ได้การพรุ่งนี้เลยจับคุณเขายัดใส่รถเดินทางไปโรงพยาบาลที่จองเอาไว้ก่อนหน้าจะได้รู้ดำรู้แดงกันไปเลยว่าคุณเขาเป็นอะไรกันแน่ผลการตรวจของอันดารันทำเอาเจียอีไม่เชื่อถึงกับถามย้ำๆคุณหมออยู่สองสามรอบ“ตั้งครรภ์ครับคุณอันดารันตั้งครรภ์ได้ 3 สัปดาห์แล้วครับส่วนนี่ภาพอัลตร้าซาวด์” คุณพ่อมือใหม่โห่ร้องไชโยทำเอาคุณแม่โอเมก้าหน้าตึงต้องดึงทึ้งเสื้อผ้าอีกฝ่ายที่กำลังกระโดดโลดเต้นต่อหน้าคุณหมอและพยาบาลให้นั่งลง “ผมจะได้เป็นพ่อคนแล้วผมจะได้เป็นพ่อคนแล้ว” แถมยังหอมแก้มภรรยาโดยไม่สนสายตาหมอพยาบาลในห้องตรวจอีกไม่พอยังกระซิบกระซาบถามอะไรกับคุณหมออ
สองสามีภรรยาจูบแลกลิ้นกันอย่างดูดดื่ม เอวสอบค่อย ๆ เสือกไสเข้าออกด้วยจังหวะที่เนิบช้า ก่อนจะซอยถี่ทำเอาคุณเขาไถลไปกับเตียงกว้าง “อื้อ อะ อะ” เสียงเนื้อกระทบเนื้อดังไปทั่วห้องนอนกว้าง ตับ ตับ “อ๊า” ก่อนจะจับร่างบางให้หันหลังเอาหมอนสอดไว้ที่ท้องน้อย ยกสะโพกขึ้นก่อนจะสอดใส่เข้าไปอีกครั้ง “อ๊า” แท่งร้อนเสือกไสเข้าไปจนมิด จนแก้มก้นขาวรู้สึกระคายเพราะขนหยาบ อันดารันจับหัวเตียงไว้แน่นเมื่อร่างกายโยกคลอนเพราะแรงกระแทกที่เร็วขึ้น แถมยังบี้กับจุดกระสันภายในทำเอาโอเมก้าหวีดเสียงร้องออกมาอย่างอดไม่ได้ แกนกลางกายกระตุกโดยไม่มีอะไรหลั่งออกมา เจียอีแช่ค้างเอาไว้เพราะช่องทางบีบรัดแน่นจนเขาแทบจะเสร็จสมตามคุณเขาไปชายหนุ่มมองไปยังต้นคอขาวผ่องหากเขาเป็นอัลฟ่าละก็คุณเขาก็ไม่ต้องทนกลิ่นอัลฟ่าคนอื่นแถมยังไม่ต้องมีปฏิกิริยาอะไรกับกลิ่นฟีโรโมนบ้าบอพวกนั้นเจียอีเอี้ยวตัวไปยังลิ้นชักข้างหัวเตียงเขาสวมที่ครอบฟันเป็นอุปกรณ์ที่สั่งทำพิเศษฟันปลอมนี้บรรจุไปด้วย DNA ของเขาที่ถูกตัดแต่งพันธุกรรมออกมาให้มีฤทธิ์เหมือนน้ำลายอัลฟ่าเขาค่อยๆพยุงร่างบางนั้นขึ้นมาจุมพิตที่ขมับก่อนจะเอ่ย “ให้ผมสลักพันธะที่หลังคอของคุณได้ไหม”
“แล้วคิดว่าฉันอยากจะอยู่เป็นภาระแกงั้นเหรอ” อันดารันกวาดสายตามองไปรอบๆห้องอย่างนึกรังเกียจห้องคนใช้ที่บ้านหนึ่งตระการยังดูดีกว่านี้ไม่รู้กี่เท่าพอคิดถึงบ้านก็อดคิดถึงแม่นมภัสสรไม่ได้ไม่รู้ที่บ้านจะวุ่นวายกันหรือเปล่าที่เขาหายตัวไปกะทันหันแบบนี้ว่าแล้วก็แบมือขอโทรศัพท์มือถือคนตรงหน้าที่กำลังนั่งพับผ
ตั้งแต่ก้าวเข้าห้องมาอันดารันก็ติเตียนทุกอย่างติจนเจียอีถอนหายใจไม่รู้กี่รอบหากสถานการณ์ปกติไม่มีโรคระบาดเขาก็คงจะทิ้งให้คนเจ็บไว้นอกห้องยอมเป็นคนใจดำให้สังคมประณามดีกว่าทนร่วมห้องกับคนอย่างสรพงษ์“นี่คุณสรพงษ์ห้องของผมก็ไม่ได้แย่ขนาดนั้นไหม 1 ห้องนอน 1 ห้องน้ำมีโซนห้องครัวมีระเบียงตากผ้าแถมยังกันแ
เจียอีกลับมาที่ห้องพักของตัวเอง เป็นคอนโดเก่ามีเพียงหนึ่งห้องนอนมันก็เพียงพอแล้วสำหรับหนุ่มโสด ดีที่เมื่อวานเป็นวันศุกร์เป็นวันสุดท้ายที่เขาจะได้ออกไปทำงานที่บริษัท เนื่องจากวิกฤตโรคติดต่อร้ายแรงที่กำลังแพร่ระบาด ทางฝ่ายกรมควบคุมโรคก็กำลังประสานงานไปยังสนามบินเพื่อคัดกรองผู้คนที่เดินทางมาจากต่างประ
เจียอีหัวเสียเดินไปพบหมอเจ้าของไข้อย่างไม่สบอารมณ์เจอคนไข้ที่ฟื้นขึ้นมาแทนที่จะขอโทษขอโพยหรือขอความเห็นใจไม่ให้เขาเอาเรื่องเอาราวแต่ที่ไหนได้ไม่ใช่แขนอย่างเดียวที่เดี้ยงต้องใส่เฝือกปากน่าจะได้เย็บด้วยผู้ชายอะไรหน้าตาพอใช้ได้แต่กิริยามารยาทขี้ติเตียนซะยิ่งกว่าผู้หญิงเสียอีกหนักสุดคงจะเป็นสมอง…เบต้าโ





