รักเราลูกสาวเป็นใจ

รักเราลูกสาวเป็นใจ

last updateHuling Na-update : 2025-10-28
Language: Thai
goodnovel18goodnovel
Hindi Sapat ang Ratings
74Mga Kabanata
1.5Kviews
Basahin
Idagdag sa library

Share:  

Iulat
Buod
katalogo
I-scan ang code para mabasa sa App

อริยาหรือน้องป๊อป คุณอาจฟังดูชื่อทำไมคุ้น ๆ จะไม่คุ้นได้อย่างไรในเมื่อแม่ฉันท้องในปีที่คุณป๊อบอรียาเป็นนางสาวไทย น้องป๊อป...ชื่อน่ารักดีนะคะ แต่แม่เรียก .....อี่หล้า เพื่อนเรียก......อี่ปอบ

view more

Kabanata 1

คำโปรย

Sudah pukul lima sore. Dengan gaun tidur yang tipis, Bella menunggu suaminya yang sudah dua bulan ini menjabat sebagai seorang CEO. Suami yang selalu tepat waktu tiba di rumah setelah selesai bekerja walau sesibuk apapun.

Ini adalah tahun ke empat mereka menjadi suami istri. Sejak duduk di bangku SMA pada tahun ketiga mereka berdua menjadi dua sejoli yang tidak terpisahkan. Pasangan yang begitu sempurna.

Steve William pemuda tampan, yang memiliki raut wajah yang tegas dan berkulit putih. Tubuh tinggi dan atletis. Pemuda yang memiliki berprestasi dalam mata pelajaran dan olahraga.

Bella Sophia gadis cantik dan imut. Serta memiliki tubuh yang seksi dan proposional. Kulit putih dan bersih bagai susu. Yang menjadikan Bella primadona di sekolah.

Mereka memutuskan menikah setelah lulus kuliah. Di mana masa pacaran mereka yang tidak sehat. Sejak SMA kelas tiga mereka melakukan hubungan selayaknya suami istri. Dan Steve lah yang mengambil kesucian Bella.

Bella yang sangat mencintai Steve pun sangat yakin dengan Steve yang selalu menjaga cintanya.

Dan setiap pertemuan mereka, atau di mana pun mereka memiliki kesempatan. Steve dan Bella akan saling melepaskan rindu dan hasrat mereka berdua. Tanpa bosan mereka terus saling memberikan kenikmatan tanpa jeda.

Biip Biip

Ceklek

Pintu rumah di buka oleh Steve. Dengan wajah kelelahan namun tidak lupa memberikan senyuman kepada istrinya.

"Sayang..." sapa Steve melihat Bella yang berlari kecil ke arahnya.

"Sayang, kamu kelihatan begitu lelah hari ini..." ucap Bella lembut sambil mengambil tas kantor dari tangan Steve.

Mereka berdua pun masuk bersama ke dalam rumah, rumah baru mereka yang baru saja mereka tempati satu minggu yang lalu.

Steve melonggarkan dasi yang bertengger di lehernya dan merebahkan dirinya di sofa.

"Sini aku bantuin sayang," ujar Bella dengan sengaja merapatkan dirinya ke Steve sambil membuka dasinya.

"Terima kasih sayang," ucap Steve yang tidak merespon akan sentuhan yang diberikan oleh Bella.

Dengan malas, Bella berdiri setelah melepaskan dasi dari kerah baju suaminya.

"Mau makan malam dulu ? Atau mau mandi ?" tanya Bella tepat di hadapan Steve yang sedang membuka kancing kemejanya.

Steve berdiri dan mengecup sesaat bibir Bella membuat Bella sangat bahagia.

"Apa malam ini aku yang harus memancing Steve pertama kali..?" pikir Bella.

Steve berjalan ke meja makan. Dan tersenyum merekah melihat begitu banyak masakan yang sudah di siapkan oleh Bella.

Steve menarik kursi meja makan dan duduk "Sepertinya, aku makan malam dulu. Tolong kamu siapkan air hangat untuk mandiku, sayang."

Bella tersenyum dan berjalan mendekat ke arah Steve, kemudian mengambil piring dan menyendokkan nasi secukupnya di piring Steve.

"Selamat makan sayang, aku siapkan air hangat kamu...!" seru Bella dengan senyuman manis dan menggodanya.

Dipikirannya sudah terlintas, malam ini akan menjadi malam hangat mereka lagi setelah satu tahun lebih mereka tidak melakukannya.

Dengan perasaan senang, Bella menyiapkan air hangat suam kuku di bathtub dan tidak lupa memberikan beberapa tetesan aroma therapi agar rasa penat dan lelah Steve ikut menguap.

Setelah selesai, Bella keluar kamar dan melihat Steve yang juga sudah menyelesaikan makan malamnya.

"Airnya sudah siap sayang," bisik Bella tepat di telinga suaminya.

"Terima kasih sayang," balas Steve dengan tersenyum.

Steve pun berdiri dari duduknya, kemudian membuka seluruh pakaiannya dan masuk ke dalam kamar mandi.

Bella mengambil pakaian kotor Steve dan memasukkannya di Laundry Bag. Setelah itu di bersihkannya meja makan dan mencuci piring bekas pakai Steve.

Karena mereka hanya hidup berdua, Steve dan Bella memutuskan tidak memakai Asistent Rumah Tangga.

Setelah selesai dengan pekerjaan rumahnya. Bella masuk ke kamar, kemudian Bella membuka lemarinya dan mencari gaun tidurnya yang paling menggoda dan seksi.

"Hmm, Perfect !" puas Bella melihat pantulan dirinya didalam cermin.

Tidak lupa Bella memakai lotion dan parfum di titik yang Steve sukai di tubuhnya.

Kurang lebih lima belas menit Bella menanti Steve dengan duduk di pinggir ranjang menghadap kamar mandi. Detak jantung Bella berdegup begitu kencang menanti dirinya yang harus bertindak agresif ke suaminya nanti.

Bella mengepalkan tangannya dan berbicara kepada dirinya sendiri, "Hari ini, harus terjadi!" untuk menguatkan tekadnya. Yang betapa rindunya akan sentuhan suaminya. Ia membaca segala macam artikel mengenai masalah ranjang sepasang suami istri.

Dan menurut artikel yang ia baca, pasangan suami istri memang kadang diserang rasa jenuh dalam hal tersebut. Oleh karena itu, salah satu dari pasangan harus bertindak lebih agresif atau melakukan diskusi dengan pasangan.

Ceklek

Steve keluar hanya dengan handuk yang menutupi tubuh bagian bawah dan menampilkan perut sixpacknya berjalan menuju ranjang.

Steve yang mendapati Bella duduk di tepi ranjang menaikkan alisnya dengan heran. "Kamu belum tidur ?"

Bella menjadi gugup dan mengepalkan tangan. Dengan wajah malu-malu, "Iya sayang," sahut Bella.

Sambil mengayunkan kakinya, Bella berkata dengan begitu pelan dan mesra "Hmm, sayang... bagaimana kalau hari ini kita..."

"Sudah sangat lama kita tidak melakukan itu..." sambung Bella dengan gusar.

Steve menatap Bella dengan perasaan bersalah "Maaf sayang, hari ini sangat melelahkan... Mari kita lakukan lain kali…hmm?!" sahut Steve dan memeluk bahu Bella.

"Lagi pula aku ada meeting penting besok pagi," sambung Steve.

"Padahal aku sudah memakai gaun seksi ini, tapi Steve masih tidak tergoda?" batin Bella penuh kekecewaan.

Dia mengikuti Steve yang berjalan menuju ranjang sambil berpikir "Tidak! Harus hari ini !"

Dengan gerakan cepat Bella berjongkok dan membuka handuk putih yang melingkar di pinggang Steve.

"Bella..!" kejut Steve melihat Bella menarik handuknya dan memasukkan miliknya ke dalam mulutnya.

"Kita harus melakukannya hari ini Steve! Ini semua juga demi rumah tangga kita. Aku ingin kita seperti dulu lagi, sayang." batin Bella yang sudah memegang kendali.

Steve yang awalnya tidak mau, akhirnya menikmati apa yang dilakukan Bella. Tanpa sadar Steve mendesah dan mendesis "Ahh,"

Bella dengan perlahan mengarahkan suaminya untuk duduk di tepi ranjang dan dirinya melanjutkan memanjakan milik suaminya di dalam mulutnya.

Dengan kedua lengannya Steve menahan bobot badannya di atas ranjang "Ugh Bella !" racau Steve sambil menutup mata.

Bella menutup matanya menikmati setiap moment yang sangat dia rindukan "Hmm, rasanya sudah sangat lama aku tidak menikmati milik Steve !" batin Bella dengan senang.

Tanpa jeda Bella mengulum dan menjilati milik Steve "Uhm rasa ini, aroma ini... Sangat aku rindukan..."

"Uh Bella, kalau kau terus begitu..A-ku...!" suara berat Steve mendominasi.

"Stop-pp Bella!" seru Steve dan menahan kepala Bella agar berhenti bermain dengan miliknya yang sudah tegap sempurna.

Dengan tatapan menggoda dan pose yang seksi "Bisakah kita melakukannya sekarang, sayang ?"

Steve melihat miliknya dan hasratnya pun sudah naik karena perlakuan Bella.

Pria itu berdiri dan mengangkat Bella, "Berbaring sayang!" suara berat Steve.

Raut wajah Steve yang mendominasi ingin bercinta sudah sangat lama tidak Bella lihat membuat dirinya begitu terangsang.

"Sudah sangat lama aku tidak melihat wajahmu yang sangat mendamba seperti ini Steve !" batin Bella bahagia.

Steve mengangkat kaki Bella dan melepaskan dalaman segitiga tipisnya yang berwarna pink.

"Kamu sudah sangat basah Bella !" bisik Steve.

Steve mulai mengarahkan miliknya di depan milik Bella. Dan siap untuk menancapkannya.

Tapi... Dengan tertunduk, Steve bergumam lirih, "Bella tunggu, kenapa jadi seperti ini ?"

Melihat miliknya yang tiba-tiba melemas tidak bertenaga.

Bella bangun dari tidurnya dan memeluk Steve, "Maaf sayang, aku tidak tahu kalau kamu sangat kelelahan seperti ini. Mari kita berhenti..." jawab Bella dengan lembut.

Dengan wajah tersenyum, Bella mengusap wajah Steve "Kamu bisa istirahat sayang, aku ingin minum coklat panas lalu menyusulmu beristirahat..."

Wanita cantik itu turun dari ranjang dan keluar dari kamar. Bella menutup pintu kamarnya dan berjalan menuju sofa ruang tamu. Dirinya terduduk lemas dan melihat miliknya yang sudah begitu basah.

"Hmmm..."

 

Palawakin
Susunod na Kabanata
I-download

Pinakabagong kabanata

Higit pang Kabanata
Walang Komento
74 Kabanata
คำโปรย
อริยาหรือน้องป๊อป คุณอาจฟังดูชื่อทำไมคุ้น ๆ จะไม่คุ้นได้อย่างไรในเมื่อแม่ฉันท้องในปีที่คุณป๊อบอรียาเป็นนางสาวไทยน้องป๊อป...ชื่อน่ารักดีนะคะแต่แม่เรียก .....อี่หล้าเพื่อนเรียก......อี่ปอบนั่นแหละค่ะ อริยา...อย่างน้อยตอนนี้ชื่อจริงฉันก็ใกล้เคียงกับดาราดังฉันก็ค่อนข้างดังนะคะ มีผู้ติดตามในเฟซบุ๊กหลายพันคนนามปากกา...อาริ....สร้างชื่อเสียงให้ฉันตั้งแต่วัยรุ่นนิยายรักวัยรุ่น...นิยายวัยใส..ของฉันเป็นที่นิยมอย่างมากแต่ตอนนี้มันไม่ใช่ยุค รุ่งเรืองของฉันอีกแล้ว เมื่อบรรณาธิการบอกว่า“ตอนนี้นิยายใส ๆ มันขายยาก พี่อยากให้เราลองเพิ่มบทเลิฟซีนเข้าไปบ้าง”“นิยายหนูก็มีจูบนะคะ”“จูบมันน้อยไป..อย่างน้อยก็ต้องมีลากผู้ชายขึ้นเตียงบ้าง”“ลากผู้ชายขึ้นเตียงเลยเหรอคะ มันแรงไปไหมคะ”“ไม่แรง ดูอย่างของหนูนาสิ มียิ่งกว่านั้นอีก ผู้ชายสองหญิงหนึ่งเลยนะ ขายดีมาก”“คนเดียวก็พอไหมคะ ใช้อะไรหลายคน”“เออ..เท่านี้แหละงานฉันยุ่ง ไปเขียนมาแล้วกัน สองเดือนให้ส่งต้นฉบับด้วย”..แล้วน้องอริยาของเราจะทำอย่างไร อ่านมาก็เยอะนะบทเลิฟซีน และก็ยังชอบอ่านด้วยแต่ปัญหาคือจะแค่ลอกเขามาเขียนมันก็หน้าด้านเกิน นักเขียนชื่อด
Magbasa pa
บทที่ 1
อริยาหรือน้องป๊อป เจ้าของนามปากกาอาริ ผู้โด่งดังด้วยนิยายวัยรุ่นตั้งแต่เมื่อเริ่มเป็นนักเขียนใหม่ ๆ ถ้านับย้อนเวลากลับไป น่าจะสิบปีได้แล้ว มันนานขนาดนั้นแล้วเหรอเนี่ย“เฮ้อ!”“เป็นอะไรอี่หล้าถอนหายใจ” เสียงถอนหายใจของเธอ ทำให้แม่ถึงกับต้องถาม ‘อี่หล้า’ ไม่ได้เป็นคำหยาบในภาษาเหนือ คำนี้ใช้เรียกลูกรักหรือลูกคนสุดท้อง ซึ่งอริยาก็ควบตำแหน่งนี้ เพราะเธอเป็นทั้งลูกคนสุดท้องและลูกรักของแม่“แม่ปะ[1]กับพ่อตอนไหนจ้าว”“พ่อมางานบุญบ้านเฮา งานปอยหลวง[2]” พ่อเธออยู่คนละหมู่บ้านกับแม่ เป็นเรื่องยากที่คนสมัยนั้นจะเจอกัน ส่วนมากก็เจอกันตามงานบุญ“เฮ้อ!” ถอนหายใจอีกรอบ สองเดือนจะไปแซ่บกับใครดี เธอควรจะมีแฟนนะ อย่างน้อยถ้าทำกับแฟนมันก็ไม่น่าเกลียด แต่ว่าเธอจะไปหาแฟนจากไหน ตอนนี้เธออยู่ในหมู่บ้านแม่คำสบเปิน หมู่บ้านเล็ก ๆ ของจังหวัดเชียงรายผู้ชายในหมู่บ้าน ที่โสดมีอยู่แค่สองประเภท หนึ่งคือคนแก่อายุเกินหกสิบปีเพราะเมียตาย สองคืออายุต่ำกว่าสิบสาม มีแค่นั้นส่วนคนในวัยเดียวกับเธอมีคู่ ก็เป็นตุ๊ดเท่านั้นที่ยังโสด“อี่ปอบอยู่ไหม” นั่นไงผู้ชายวัยไล่เลี่ยกับเธอ“อยู่จ้าว เจ้พุธคนงาม” ผู้ชายที่อายุไล่เลี่ยกับเ
Magbasa pa
บทที่ 2
“เออ ฮาก็ลืมไปว่ามันดูที่ระยะทางใกล้ ๆ เนอะ”“อือ”“น้องจะเอาผัว”“โค๊ะ[1] อีนิ มันไม่ได้หาง่าย ๆ ” เจ้พุธสาวประเภทสองที่สวยที่สุดในหมู่บ้าน อันนี้นางสถาปนาตัวเอง แต่ก็ไม่มีใครกล้าขัดใจเพราะกลัวโดนตบ“เฮา[2]ไปแอ่วผับไหมเผื่อเจอหนุ่ม ๆ ” เจ้พุธเสนอแนวทางได้เจอหนุ่ม ๆ“มีแต่ละอ่อน” เจ้อ้อมแย้ง“น้องไม่ชอบละอ่อน น้องทำไม่เป็นน้องอยากได้คนทำเป็น” อริยาบ่นเพราะเรื่องอย่างว่าเธอทำไม่เป็น จะให้มาสอนละอ่อน บอกเลยไม่ไหว“ไปซื้อเอาดีไหม ไปบาร์โฮสฯ” เจ้พุธยังเสนอไอเดียต่อ“ไม่เอาเดี๋ยวแม่ด่า” อริยารีบส่ายหัว ถึงแม่จะใจดีแต่เวลาดุ ดุมาก ตีเจ็บด้วย“มึงคงไม่ได้เอาหรอกผัว วัน ๆ เจอแต่คนในหมู่บ้าน คนโสดก็ไม่มี” เจ้อ้อมผู้มีผัวเป็นของตัวเอง บ่นให้น้องสาวคนสนิท“มี ๆ ” เจ้พุธรีบพูด“ใคร ๆ ใครโสด” อริยารีบถามเผื่อมีหนุ่มใหม่กลับมาจากกรุงเทพฯที่เธอไม่รู้จัก“พ่ออุ้ยแก้ว [3]เมียแกเพิ่งตาย”“เจ้พุธ น้องจะแช่ง ให้เจ้โสดเหมือนน้อง”“เอาเรื่องผัวอี่ปอบไว้ก่อน มาพับเหรียญโปรยทานกั๋นก่อน ยายคำจะเอาไปโปรยงานปอยหลวงวันพรุ่งนี้”ทั้งสามก็เปลี่ยนจากภารกิจหาผัวให้น้องป๊อปมาเป็นพับเหรียญโปรยทานแทน “ฮาว่าพามันไปลอ
Magbasa pa
บทที่ 3
อริยากำลังจะสาธุรอบที่สองอยู่ ๆ ก็มีเด็กจากไหนไม่รู้วิ่งมาชนเธอ แรงปะทะทำให้อริยาล้มหงายหลัง ผ้าถุงที่ใส่อยู่แทบจะเปิดอ้า ...Xเกือบแหกอย่างปากพูด“น้องดาว! เป็นอะไรไหมลูก” ชายหนุ่มหน้าตาดีวิ่งเข้ามาอุ้มเด็กหญิงวัยน่าจะห้าหกขวบได้“น้องดาวไม่เป็นไรค่ะ แต่พี่คนนี้Xแหก” ชายหนุ่มมองไปยังหญิงสาว ที่ตอนนี้นั่งก้นจ้ำเบ้าอยู่กับพื้น เห็นแล้วอดขำไม่ได้ แต่ก็ขำไม่ได้เพราะแค่นี้เธอคงอายมากแล้ว“อี่ปอบ! เป็นไงบ้าง” เจ้พุธกระวีกระวาดรีบมาดึงเธอลุกขึ้น เพราะท่านั่งของน้องสาว ดูไม่ได้เลยเห็นแล้วอุจาดตามาก “พี่ปอบ Xแหกค่ะ” เด็กหญิงวัยหกขวบพูดเสียงเจื้อยแจ้ว “น้องดาว ไม่เอาลูกไม่พูดแบบนั้น ผมต้องขอโทษแทนน้องดาวด้วยนะครับ” ชายหนุ่มรีบใช้มือใหญ่ๆๆ ปิดปากเด็กหญิง เพราะไม่อย่างนั้นคงพูดคำว่า Xแหกหลายต่อหลายครั้งหล่อ หล่อ หล่อมากแม่…“เออ ..เออ ไม่เป็นไรค่ะ” อริยาเก้ ๆ กัง ๆ ไม่รู้จะทำอะไรดี หล่อก็จริงแต่มีลูกแล้ว ชีวิตของอริยาทำไมต้องเป็นแบบนี้ทุกครั้งเจอแต่คนมีเจ้าของ “น้องดาวกลับกันเถอะครับ” “ค่ะ สวัสดีค่ะ พี่ปอบน้องดาวขอโทษนะคะที่ชนพี่ปอบ”อริยากำลังจะแก้ความเข้าใจผิดให้เด็กผู้หญิง เรื่องชื่
Magbasa pa
บทที่ 4
อริยาตื่นมาด้วยอาการปวดหัว เพราะอาการเมาค้างตั้งแต่เมื่อคืน ฟ้าข้างนอกสว่างแล้วแต่เธอไม่อยากตื่นเลย เมื่อคืนฝันดีมาก ฝันว่าได้เจอเขา คุณพ่อของน้องดาว “เฮ้อ เลิกคิดได้แล้วอริยา เขามีคู่แล้ว” “อี่หล้า หล้าตื่นแล้วก่อ[1]ลูก” เสียงแม่ร้องตะโกนเรียกลูกสาวสุดที่รักเพียงคนเดียว “จ้าว...ตื่นแล้วแม่” “เดือนมาลูก ลงมาเร็ว” แม่ตะโกนบอก เพราะบ้านของเธอเป็นบ้านสองชั้น ชั้นบนเป็นไม้ ด้านล่างเป็นใต้ถุนโล่ง ครึ่งของชั้นล่างก่อผนังด้วยปูนซีเมนต์ เป็นพื้นที่สำหรับทำอาหาร และยังมีโซนทำครัวเล็ก ๆ ด้านข้างบ้านสำหรับใช้เตาถ่านและเตาฟืนแบบโบราณ “เดือน มาได้ยังไง” อริยาชะโงกหน้าออกมาทางหน้าต่างของห้องตัวเอง เพื่อทักทายเพื่อนรัก ที่ไม่ได้เจอกันมาหลายเดือน “ก็นั่งเครื่องแล้วขับรถมา” “กวนตีน”“อ้าวแกถามว่ามายังไง”“เออ ๆ เดี๋ยวอาบน้ำแป๊บ แกนั่งรอก่อนนะ” อริยารีบวิ่งเข้าห้องน้ำอาบน้ำล้างหน้า แล้วรีบลงมาหาเพื่อนรักที่แสนคิดถึง“เดือนคิดถึงมาก” อริยากอดเพื่อนสาว ไม่ได้เจอกันมานานหลายเดือนแต่ความสนิทสนมยังคงเหมือนเดิม ประดับเดือนเป
Magbasa pa
บทที่ 5
“เจ้อ้อมถาม แกว่าจะอยู่นานไหม”“อ๋อ ..สามสี่วันจ้าเจ้” ประดับเดือนหันไปตอบเจ้อ้อม “นี่เจ้..เจ้รู้จักไร่ชานภาภพไหม” “อ้าว อี่ปอบใครจะไม่รู้จัก ไร่ชาดังขนาดนั้น” เจ้พุธรีบตอบ “เนี่ยๆ..ลูกชายเจ้าของไร่ชาแฟนไอ้เดือนมัน” “หา...น้องเดือนคือวาสนาดีแท้ ได้แฟนทั้งหล่อ ทั้งรวย ทั้งดี” เจ้พุธรีบพูดขึ้นอย่างตื่นเต้น “นี่เจ้...เจ้ยังไม่เคยเห็นหน้าค่าตาแฟนมันเลย แล้วไปรู้ได้ไงว่าหล่อ ว่าดี” อริยาเบ้ปากถามเจ้พุธ ที่ดูจะอวยประดับเดือนจนออกนอกหน้า “อ้าว อี่ขี้อิจฉา แค่นี้ก็อิจฉาเพื่อน” เจ้อ้อมหันมาว่าอริยาเหมือนกัน “อ้าวเจ้อ้อม ก็ดูเจ้พุธยังบ่าเคยป่ะ[1]เขาแล้วบอกว่าเขาดีเขาหล่อ” “อี่ปอบมึงก็ฮู้ว่าอีเจ้พุธ ถ้าไผรวยมันก็ว่าเปิ้น[2]ดีหมดแหละ” “คนหน้าเงินชิ” อริยาหันไปว่าเจ้พุธ จากนั้นก็หันมาพูดกับประดับเดือนต่อ“เดือนแกจะไปกันหรือยัง เบื่อคนหน้าเงินแถวนี้” “จ้า...แม่นางเอก ขอให้เจอพระเอกคนดี แต่จนกัดก้อนเกลือกินด้วยกัน” เจ้พุธเบ้ปากอย่างหมั่นไส้ “อี่อ้วนมึงอย่าแช่งน้อง” เจ้
Magbasa pa
บทที่ 6
คนใจหลุดลอยไปบนท้องฟ้าแล้ว คงไม่ได้ยินว่าเวหาแนะนำชายหนุ่มตรงหน้าว่าเป็นใคร จนกระทั่งทั้งสามคนเดินเข้าไปในบ้านแล้ว แต่คนที่ยืนอึ้งอยู่เพราะชายหนุ่มในฝัน ก็ยังไม่ได้ขยับตามไป‘เขายิ้มให้เธอด้วย..แค่ยิ้มก็ใจละลายแล้วคนอะหยั่งหล่อแต้หล่อว่า...หล่อปะล้ำปะเหลือ[1]’ “ป๊อป ป๊อป..”“อะไร! เรียกอะไรนักหนาเดือน”“ฉันเรียกแกรอบที่ร้อยแล้ว”“เออ..มีอะไร” อริยาผู้กำลังฝันหวาน โดนเพื่อนเรียกขัดขวางความฝันที่คิดไปไกล...นี่มันพรหมลิขิตชัด ๆ ชัดกว่านี้ไม่มีอีกแล้ว บุญพาวาสนาส่ง“แกชอบพี่เมฆเหรอ” ประดับเดือนยิ้มกรุ้มกริ่ม มองอริยาที่ตอนนี้หน้ากำลังแดงเพราะความอาย “ใคร..ใครชอบยะ” อริยาเขินจนหน้าแดง ให้กับคำถามของเพื่อน ผู้ชายในฝันของเธอคือ...เมฆาหรือเมฆ พี่ชายของเวหาแฟนของประดับเดือน โลกกลมมากพรหมลิขิตชัด ๆ ชัดกว่านี้ไม่มีแล้ว “ชอบได้พี่เมฆเขาโสด” ประดับเดือนยิ้มหวานบอกเพื่อน“อะไรนะแล้วแม่น้องดาวล่ะ”“น้องดาว เป็นน้องสาวต่างแม่ของพี่เมฆกับฟ้า ก็เลยอายุห่างกันเยอะ”“เหรอ..” อริยาเผลอยิ้มอย่างมีความสุขเขาโสดใช่ไหม ไม่มีลูกไม่มีเมีย ถ้าไม่ได้ผู้คนนี้ อย่าเรียกกู ว่าน้องป๊อป เรียกกูว่าอี
Magbasa pa
บทที่ 7
“อ้าวหลับสะแล้ว” น้องดาวผู้เจอแอร์ในรถเป็นไม่ได้ ต้องหลับสู้แอร์ตลอด“ดูน้องดาวจะชอบพี่ป๊อปนะครับ” เวหามองผ่านกระจกมาคุยกับอริยา ซึ่งเขาก็สนิทสนมกับอริยาระดับหนึ่ง เพราะเวหากับประดับเดือนคบกันมาเกือบสามปีแล้ว“ฟ้าแล้วพ่อไปไหน” ประดับเดือนเอ่ยถามเวหา“พ่อไปปั่นจักรยานที่ลาว” “โห ไปปั่นจักรยานถึงลาวเลยเหรอ” ประดับเดือนตกใจ ว่าผู้ใหญ่อายุเกือบหกสิบอย่างพิภพ จะแข็งแรงถึงกับไปปั่นจักรยานที่ลาวเลยเหรอ“เดี๋ยวพ่อกลับมา ก่อนวันที่เราจะกลับกรุงเทพฯ” เวหากลับบ้านรอบนี้ เพราะต้องการพาประดับเดือน มาเปิดตัวกับพ่อของเขา เพื่อให้เธอมั่นใจ ว่าเขาจริงจังกับความสัมพันธ์นี้แค่ไหนอริยามองทั้งสองคนแล้ว ก็ดีใจกับเพื่อน ประดับเดือนโชคดีในเรื่องความรัก ผิดกับเธอที่ไม่เคยโชคดีเรื่องความรักสักครั้ง ทั้งที่เธอเลือกแล้วเลือกอีกสุดท้ายก็เจอแต่คนหลายใจคนมีเจ้าของ“นี่น้องใช่ไหมที่คุยกับผัวพี่”“พี่พิทหมายความว่ายังไงคะ”อริยาหันไปถามพิทยาชายหนุ่มรุ่นพี่ที่ฝึกงานนักศึกษาฝึกงานกับรุ่นพี่ในที่ทำงาน ก็เขาบอกว่าเขาไม่มีแฟนแล้ววันนี้ก็พาเธอมานั่งกินไอศกรีมแล้วอยู่ ๆ ผู้หญิงคนนี้ก็โผล่มา “จะหมายความว่าไง ก็หมายค
Magbasa pa
บทที่ 8
“บ้า ...ของฉันที่ไหน” อริยาปฏิเสธด้วยท่าทางเขินอาย“โอ๊ย..คนบางคนกำลังหน้าแดง” ประดับเดือนแซวเพื่อน ซึ่งตอนนี้กำลังหน้าแดงเพราะความอาย อริยายังขี้อายเหมือนสาววัยรุ่นทั้ง ๆ ที่ตัวเองอายุปาเข้าไปยี่สิบเจ็ดปีแล้ว“ไปกันเถอะสาว ๆ ” เวหาเดินมาเปิดประตู ส่วนแขนอีกข้างก็ยังอุ้มน้องดาวอยู่ในอ้อมแขน“ไปกันป๊อป แกมีอะไรอยากกินเป็นพิเศษไหม จะได้ซื้อไปย่างกินคืนนี้”“อะไรก็ได้ ฉันกินได้หมดทุกอย่างแกก็รู้” อริยาเป็นคนไม่เลือกกินเธอกินได้หมด หมู หมา กา ไก่ กบ เขียดหรือแม้แต่หนูนา หอยขม ตะขบ เธอก็กินได้“อึ่งอ่างกินไหม” ประดับเดือนยิ้มหวานให้เพื่อนอย่างผู้ชนะ“อันนั้นยกเว้น เก็บไว้ให้แกกินแล้วกัน” อึ่งอ่างเป็นอย่างเดียวที่เธอยังไม่กล้ากิน “เออ ๆ ไม่ซื้อไปหรอก ถึงจะอยากกิน แต่อึ่งอ่างคงไม่มีขายในห้างหรอกแก” ประดับเดือนยังแซวไม่เลิกอริยาส่ายหน้าให้กับความกวนของเพื่อน“ไป ๆ พูดมาก ผัวแกรอแล้ว” น้องดาวยืนจูงมือกับเวหา เมื่ออริยาเดินไปถึง เด็กหญิงก็เปลี่ยนมาจับมืออริยาแทนเวหา เวหาก็เปลี่ยนไปจับมือประดับเดือน“พ่อเมฆ!” เสียงของน้องดาวเรียกเมฆาด้วยความดีใจ เมื่อเห็นชายหนุ่มยืนรอคิวซื้อชาไข่มุก เด็กหญิงตั
Magbasa pa
บทที่ 9
“นั่งรอก่อนนะ เดี๋ยวผมไปติดต่อเจ้าหน้าที่ก่อน” เธอมองแผ่นหลังของเขา เมฆาเดินไปติดต่อเจ้าหน้าที่อย่างคล่องแคล่ว เพียงไม่นานเจ้าหน้าที่ก็เข็นรถของเธอไปยังห้องตรวจ“คุณอริยาเชิญค่ะ” เสียงพยาบาลเรียกเธอเข้าพบคุณหมอ“ญาติเข้าไปได้นะคะ” พยาบาลคนเดิมหันไปบอกคนที่นั่งข้างอริยาเหมือนจะสิงเธออยู่แล้ว เธอกำลังจะอ้าปากบอกพยาบาลว่าเขาไม่ใช่ญาติแต่คนที่เธอจะบอกว่าไม่ใช่ญาติ ก็ลุกขึ้นพยุงเธอเดินเข้าห้องตรวจอย่างไม่ถามความคิดเห็นจากเธอเลย“เชิญนั่งก่อนค่ะ” คุณหมอสาวมองมาทางทั้งสองคน หลังจากทั้งคู่นั่งลง“คุณอริยา นะคะ”“ค่ะ”“วันนี้อาการเป็นอย่างไรคะ”“คือ..มีเลือดกำเดาไหลค่ะ”“อ๋อ งั้นขอหมอดูหน่อยนะคะ” อริยาเงยหน้าให้หมอส่องไฟฉายดูในโพรงจมูก“เส้นเลือดในโพรงจมูกแตกน่ะค่ะ มีหลายสาเหตุด้วยกัน”“ผมอยากตรวจสุขภาพเธอโดยละเอียดนะครับ เราไม่รู้หรอกว่า อาการนี้มาจากอะไร ผมว่าตรวจละเอียดทั้งหมดก็ดี”“เออ ..เดี๋ยวคุณเมฆ” อริยาต้องรีบจับแขนเขาห้ามไว้ ถ้าเป็นเขาตรวจทุกอย่างก็คงโอเค แต่สำหรับเธอมันไม่ฟุ่มเฟือยไปเหรอตรวจทุกอย่างคงไม่ต่ำกว่าหมื่นแน่เขาหันมามองหน้าเธออย่างไม่เข้าใจ“เดี๋ยวฉันขอคุยกับคุณหมอ ตามลำพ
Magbasa pa
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status