HUFTT! Citra menghembuskan nafas kasar sebelum membuka pintu sebuah kamar hotel. Malam harinya, pukul 20.00 WIB, Citra sudah berada di depan pintu Kamar Penthouse Suite 901. Citra mendorong pelan setelah kartu akses dia tempelkan di sensor pintu, pintu pun perlahan terbuka. Dia melangkah masuk dengan tubuh lemas. Kamar mewah dengan dekorasi abu-abu sutra itu memicu kembali semua memori one night stand mereka. Devan sudah duduk di sana, melonggarkan dasinya, memegang segelas wiski dengan aura dominan yang pekat. Suasana sunyi, hanya ada mereka berdua. Dan mungkin ada ingatan mereka berdua tentang kejadian itu. Devan menaruh gelas wiskinya, menatap Citra dari ujung kepala hingga ujung kaki. "Kau berani memanggilku secara pribadi setelah tamparan keras kemarin. Jadi, apa yang ingin kau bicarakan di kamar ini, Citra? Ingin meminta maaf atas kelakuan kurang ajarmu?" Citra berdiri mematung di tengah ruangan, mencengkeram tasnya kuat-kuat hingga kukunya memutih. Dia men
最後更新 : 2026-07-22 閱讀更多