Novels
Short Stories

Genres

Imajinasi×
All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

26
All
Mandiri
Pelakor
Munafik
Psikopat
Wanita Kuat
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Istri Muda
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Dokter
Bestie
Pengasuh
Pengganti
Bucin
Menantu
Guru
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Show more

Plot & Setting

27
Penyesalan×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Penyesalan Imajinasi Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Penyesalan Imajinasi short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Gunung dan Sungai Takkan Bertemu Lagi - Imajinasi novels & stories
Wangsa
Pada tahun kesepuluh pernikahan kami dengan sang pianis genius, aku terserang sebuah penyakit aneh. Sebulan yang lalu, demi menjaga adik iparnya yang sedang sakit, suamiku absen dari pesta ulang tahunku. Aku yang setiap hari menunggunya pulang, kali ini aku lupa menunggu dan tidur lebih awal. Setengah bulan yang lalu, suamiku membawa adik iparnya menghadiri sebuah pertunjukan penting. Aku yang biasanya pencemburu, kali ini tidak marah sedikit pun dan hanya pulang ke rumah dengan tenang. Tiga hari yang lalu, aku jatuh sakit dan demam tinggi. Suamiku bergegas pulang dari luar kota, tetapi ternyata hanya untuk merawat tangan adik ipar yang melepuh karena tersiram air panas. Setelah bertemu di rumah sakit, aku yang biasanya mudah cemburu, justru merasa tenang secara luar biasa. Aku melupakan janji kami untuk menua bersama, juga melupakan kata-katanya dulu yang bilang bahwa dia akan merasa sangat sedih meski kulitku hanya lecet sedikit. Hingga saat suamiku mengatakan ingin menjemput adik iparnya untuk tinggal di rumah dan merawatnya seumur hidup, ingatanku mulai memudar dan aku memanggil Sistem. "Aku mau pulang."
Saat Pilihanku Berubah - Imajinasi novels & stories
Jojo
Aku dan sahabat masa kecilku sama-sama mengalami kecelakaan. Saat tersadar kembali, dia yang sudah kucintai selama bertahun-tahun itu justru kehilangan ingatannya. Sementara aku tidak terluka sedikit pun, tetapi di dalam tubuhku … malah dimasuki jiwa nenekku yang sudah meninggal lama. “Dasar bocah sialan! Beraninya berpura-pura amnesia untuk menipu cucuku yang baik. Kalau saja aku masih berkeliaran di dunia orang hidup, pasti sudah kupatahkan kakinya!” Aku melotot kebingungan. Suara Nenek masih terus berteriak di dalam kepalaku. “Di kehidupan sebelumnya, cucu kesayanganku ini dibuat menderita oleh Lisa. Bertahun-tahun bersamanya hidup dalam kesialan hingga terkena serangan jantung dan hampir mati. Tetapi dia malah menemani Josh merayakan ulang tahunnya dengan bahagia. Menyebalkan!” “Sayangku, kali ini kakekmu akan mengurus pernikahanmu. Jangan sampai kamu memilih Lisa. Pilih Vina saja, anak itu sangat lumayan!” Detik berikutnya, kakek bersama beberapa tetua keluarga benar-benar masuk ke ruang rawat. Mereka meletakkan foto para pewaris dari empat keluarga besar di hadapanku dan memintaku memilih salah satunya sebagai calon istri. Tanpa ragu, aku memilih musuh bebuyutanku ... Vina. Aku adalah cucu kesayangan Nenek. Jika Nenek bilang bahwa Lisa tidak mencintaiku, maka aku tidak akan memilihnya lagi.
Ketika Aku Mengakhiri Semua, Mereka Pun Mulai Menghargaiku - Imajinasi novels & stories
Aurtal
Pagi ini, aku dan tuan muda kalangan elite ibu kota baru mendaftarkan pernikahan. Sore harinya, dia malah membawaku untuk bercerai. Aku memegang akta nikah dan akta cerai sambil terpaku di tempat. Di sekelilingku, terdengar tawa ejekan dari teman-temannya. "Roman, cuma karena satu kalimat dari Celia, kamu benar-benar bawa nona besar ini nikah lalu langsung cerai?" "Hahaha. Lihat tuh, muka si nona besar sampai pucat. Jangan-jangan mau nangis ya?" Roman malah merangkul adik angkat kami, Celia, dan berucap dengan nada lembut, "Sekarang dua akta sudah lengkap, kamu akhirnya mau senyum ke aku, 'kan?" Celia tertawa ringan. Wajah dinginnya pun merekah dengan senyuman. Aku ingin maju dan mempertanyakan semuanya, tetapi tiga kakakku menarikku kuat-kuat. Kakak pertama, seorang presdir, mengerutkan kening. "Celia cuma bisa tertawa kalau ada Roman. Anggap saja kamu kumpulin pahala." Kakak kedua, seorang aktor papan atas, mendorongku jatuh ke lantai. "Latar belakang Celia menyedihkan. Kamu 'kan punya kondisi bagus, jadi nggak bakal kekurangan pria." Kakak ketiga, profesor biologi, menatapku dengan dingin. "Roman memang sudah seharusnya menikahi Celia. Jangan lagi ganggu mereka." Mereka memaksaku masuk ke mobil, tidak mengizinkanku merusak kebahagiaan cinta pertama di hati mereka. Sistem yang sudah lama menghilang akhirnya muncul lagi. 'Host, misi penaklukkan terdeteksi telah selesai! Apakah ingin segera kembali ke dunia nyata?' Aku duduk di kursi belakang, menatap keluar jendela dengan murung, hampir tertawa. Drama penuh penderitaan yang kujalani demi misi ini akhirnya berakhir. Mulai sekarang, aku tidak akan ikut campur dalam kisah cinta dan benci mereka lagi!
Saat Aku Kembali ke Ibuku, Keempat Ayahku Dilanda Penyesalan - Imajinasi novels & stories
Bintang
Ibuku adalah seorang gadis penakluk. Setelah misinya berhasil, dia meninggalkan dunia ini dan mewariskan empat ayah untukku. Ayah pertama adalah seorang konglomerat yang kekayaannya tidak tertandingi. Ayah kedua adalah aktor ternama yang dikenal seluruh negeri. Ayah ketiga memiliki kemampuan medis yang luar biasa, sedangkan ayah keempat memegang jabatan tinggi dan kekuasaan besar. Setelah memanjakanku selama 16 tahun, putri dari cinta pertama mereka, Sophia, akhirnya kembali. Sejak hari itu, keempat ayahku hanya percaya padanya dan tidak lagi memercayaiku. Saat Sophia berkata bahwa aku memakinya lebih hina daripada anjing dan tidak pantas tinggal di rumah, mereka menyuruhku makan makanan anjing dan tidur di kandang. Ketika dia menuduhku menghasut teman-teman di sekolah untuk merundungnya, para ayah memaksaku keluar dari sekolah dan menyewa tiga preman kecil untuk memukuliku di rumah selama tiga bulan. Lalu, setelah Sophia sekali lagi menuduhku mendorongnya, mereka mengurungku di dalam kandang anjing tanpa makanan selama tiga hari tiga malam. Ketika hampir mati kelaparan, aku mendengar suara Ibu. “Friska, apakah kamu ingin kembali ke sisi Ibu?”
Dia Menolakku 99 Kali dan Kini Menyesal - Imajinasi novels & stories
Popi
Karena di dalam lift tidak ada sinyal, aku melewatkan satu panggilan dari Viny. Detik berikutnya, sebuah pesan pembatalan pertunangan darinya masuk. [Batalkan pertunangan kita, aku tidak ingin menikah denganmu lagi. Marvel sedang tidak enak badan. Aku pergi untuk merawatnya. Jangan datang mengganggu kami ….] Ini adalah kali ke-99 Viny meminta membatalkan pertunangan kami demi Marvel. Kali ini, karena sudah sangat terluka, aku tidak lagi buru-buru memohon agar dia berubah pikiran. Tepat pada saat itu, deretan komentar melayang tiba-tiba muncul di depan mataku. [Tokoh utama, kenapa kamu belum mengejar tokoh wanita? Dia mencintaimu! Hanya saja dia tidak pandai mengungkapkannya!] [Dia sama sekali tidak mencintai Marvel! Setiap kali dia mendekati Marvel dan meminta putus pertunangan denganmu, itu hanya untuk membuatmu cemburu!] [Jika benar-benar tidak ingin diganggu, kenapa dia memberitahumu di mana keberadaannya? Cepat pergi dan bujuk dia!] Jantungku berdegup kencang. Jadi ... ternyata selama ini Viny mencintaiku? Namun, aku tidak menginginkan lagi cinta yang tidak pernah bisa kurasakan seperti ini ....
Gerimis Terakhir di Jianika - Imajinasi novels & stories
C.H
Tepat pada tahun kesepuluh sejak aku terlempar ke dunia modern tanpa sengaja, sistem akhirnya menyadari keberadaanku sebagai sebuah anomali. Sistem bersiap mengirimku kembali ke dinasti asalku dan memberiku waktu tiga hari untuk berpamitan. Pada hari pertama, Viona Limawan memintaku merelakan pernikahan kami demi sahabat masa kecilnya. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku hanya tersenyum, melepas cincin pertunangan, lalu mengembalikannya kepadanya. Hari kedua, dia membawa sahabat masa kecilnya pulang dan berkata ingin memberinya tempat tinggal. Aku menerimanya dengan tenang dan memilih mengalah. Hari ketiga, dia ingin mengajak sahabat masa kecilnya berbulan madu ke Jianika, tempat yang selama ini paling ingin kukunjungi. Aku tetap membantunya mengatur semua persiapannya dengan sabar. Namun, saat kendaraan yang membawa mereka melaju menuju Jianika, aku justru berbalik dan melangkah menuju arah pulangku sendiri. Mimpi yang bertahan selama sepuluh tahun akhirnya benar-benar usai.
Ketika Cinta Tinggal Kenangan - Imajinasi novels & stories
Feli
Sehari sebelum ujian masuk perguruan tinggi, aku sengaja merekam sebuah video. Isinya adalah percakapan antara diriku sepuluh tahun lalu dengan diriku sepuluh tahun kemudian. Siapa sangka… Video itu benar-benar terhubung dengan diriku di masa depan. “Apa aku berhasil masuk program sarjana-magister terpadu di Universitas Kahyangan?” “Adam Lewis masih jadi sahabat terbaikku, ‘kan? Meski sifatnya menyebalkan, selain aku, memangnya ada orang lain yang mau memperlakukannya setulus ini?” “Kalau semuanya berjalan lancar, sekarang aku pasti sudah lulus S2.” “Aku juga pasti sudah menjalani kisah cinta dari bangku kuliah sampai ke pelaminan bersama Mika Damyong, ‘kan?” “Mungkin saja… kami bahkan sudah punya anak yang lucu.” “Aku sudah menyiapkan namanya sejak lama.” Aku membayangkan masa depan dengan penuh semangat. Namun, saat diriku sepuluh tahun kemudian mendengar nama Mika, emosiku langsung meledak. “Mika sengaja menyiapkan pena bertinta menghilang untukmu supaya Adam jadi juara umum tingkat kota!” “Kamu gagal masuk Universitas Kahyangan dan terpaksa mengulang ujian setahun kemudian!” “Di depanmu, Mika berpura-pura sedih.” “Dia bahkan setuju menjalani hubungan jarak jauh denganmu.” “Tapi begitu di kampus, dia justru terang-terangan berpacaran dengan Adam” “Mereka menjadi pasangan serasi yang membuat semua orang iri.” “Rafael Mananta…” “Kamu benar-benar bodoh!” “Kamu sudah diselingkuhi…” “Masih saja berterima kasih sama Adam karena sudah menjaga pacarmu!”
Selamat Tinggal, Mimpi Lama - Imajinasi novels & stories
Silas
Pada Hari Anak Internasional, aku tiba-tiba menerima telepon dari putriku di masa depan. Sambil tersenyum, aku bertanya, "Nak, apa Mama dan Papa masih saling mencintai dan hidup bahagia?" Dengan bangga, gadis kecil itu menjawab, "Tentu! Papa dan Mama saling sayang. Mereka nggak pernah bertengkar. Papa bilang, Mama itu orang yang paling Papa cintai seumur hidup!" Wajahku langsung memerah. Dalam hati aku mengomel, sejak kapan Joel pandai mengatakan hal semanis itu di depan anak? Tenggelam dalam rasa bahagia, aku kembali bertanya, "Kalau gitu, margamu ikut Mama, Winata, atau ikut Papa, Gutama?" Gadis kecil itu terdiam sejenak, seolah kebingungan. "Aku ikut Papa, Gutama. Tapi Mama marganya Santoso. Namanya Olivia." Seketika tubuhku membeku. Olivia ... itu nama sahabat masa kecilku. Kemarin, dia bahkan sampai masuk rumah sakit karena membelaku saat bertengkar dengan Joel.
Sepanjang Hidup Ini, Kuharap Kita Tak Bertemu Lagi - Imajinasi novels & stories
Ever
Selesai ujian masuk perguruan tinggi, aku tidak sengaja melihat sebuah unggahan. [Kalau bisa mengulang, jurusan apa yang akan kamu ganti kali ini?] Di kolom komentar, banyak sekali orang yang ingin berganti jurusan dan alasan penyesalan mereka juga bermacam-macam. Ada satu komentar yang terlihat begitu berbeda di antara sekian banyak jawaban. [Aku akan memilih jurusan Sastra dalam negeri.] [Dengan begitu, aku dan dia nggak perlu melewatkan empat tahun yang harusnya bisa kami lalui bersama tiap waktu, cuma karena mikirin si beban itu.] Aku pun tersenyum. Baru saja hendak menggeser layar, tiba-tiba aku melihat foto profil dan akun yang sama persis dengan Nadya Jiandra, teman masa kecilku. Saat aku mengekliknya, profil pribadinya juga sama persis, hanya saja usianya sepuluh tahun lebih tua. Hatiku langsung terasa hampa. Ternyata, inilah Nadya sepuluh tahun kemudian. Pantas saja, saat tahu kami diterima di jurusan yang sama, hanya aku satu-satunya yang bersorak gembira. Pantas saja, saat melihat teman masa kecilku, Aldo Prasetya, menerima surat penerimaan dari jurusan Sastra dalam negeri, Nadya terdiam begitu lama. Ternyata, akulah yang menjadi beban bagi Nadya, yang menyebabkan begitu banyak penyesalan dan kekecewaan di hatinya. Jika seperti itu …. Aku dengan tenang mengeklik tombol konfirmasi dan menerima surat penerimaan kuliah yang seluruhnya ditulis dalam bahasa asing itu. Jika seperti itu, biarkan aku mengakhiri kesalahan ini sepuluh tahun lebih awal.
Pembalasan Dendam Sang Penyelamat Dunia - Imajinasi novels & stories
Gumiho
Dalam sebuah misi pembasmian zombi, aku tak sengaja terinfeksi virus zombi saat berusaha melindungi tim. Namun, Kirana Nismara, pacarku yang juga menjabat sebagai kapten tim, berdalih ingin menghindari tuduhan pilih kasih, lalu memberikan satu-satunya obat penawar kepada seorang anggota tim yang kabur diam-diam lalu terinfeksi. Dengan mata memerah, dia meyakinkanku, "Arya, percayalah padaku. Selama tiga hari masa inkubasi virus ini, aku pasti akan mencarikan obat penawar lagi untukmu." Aku menahan rasa sakit yang terasa membakar di dalam tubuh dan mengangguk. Keesokan harinya, dia benar-benar membawa pulang satu dosis obat penawar. Namun, tepat satu detik sebelum obat itu disuntikkan ke pembuluh darahku, anggota tim yang tidak pernah sekalipun keluar dari markas, Juna Baskara, tiba-tiba mengerutkan kening. "Kirana, kepalaku sangat sakit … aku takut jangan-jangan sudah terinfeksi." Di hadapan semua orang, Kirana tanpa ragu memberikan obat penawar itu kepada Juna. "Juna adalah anggota tim kita, kalau terjadi sesuatu padanya, itu berarti aku sudah gagal menjalankan tugas sebagai Kapten." "Arya, kau adalah Wakil Kapten, terlebih lagi, kau adalah pacarku. Aku tidak boleh sampai pilih kasih." Aku melihat kilatan kemenangan yang sekilas muncul di sorot mata Juna serta ekspresi Kirana yang tidak memberi ruang untuk dibantah, aku pun tertawa sinis karena kesal. Tidak boleh pilih kasih? Baiklah. Dia akan segera mengerti tentang sesuatu. Bahwa tanpaku, tim ini sama sekali tidak mungkin bisa bertahan hingga sekarang. Karena aku adalah Evolusioner Sempurna, yang tingkat kemunculannya di dunia pasca-apokaliptik hanya nol koma satu persen.
Kenapa Panik Setelah Aku Meninggalkan Dunia - Imajinasi novels & stories
Ijo
Selama tiga tahun ini, Leon Sinclair berselingkuh dariku. Dia menyembunyikan perempuan itu dengan begitu rapi, tanpa menyisakan celah sedikit pun. Aku pernah menemukan kalung renda yang masih hangat di jok belakang mobilnya. Bahkan di belakang telinganya, lebih dari sekali aku menemukan bekas gigitan yang masih baru, menyisakan jejak kemesraan dengan perempuan lain. Setiap kali, aku mengamuk seperti orang gila, mengobrak-abrik rumah sampai berantakan, dan menuntut jawaban tentang siapa wanita itu, Leon hanya mengernyit lelah, menatapku seakan akulah yang bermasalah. "Giselle, sampai kapan kamu mau curigaan begini? Kamu bilang aku selingkuh, ya tunjukkan buktinya." Jadi, aku mengikutinya 24 jam penuh. Aku beri tahu semua keluarga, semua teman, untuk berjaga di depan hotel di bawah apartemen, siap menangkap basah. Namun, setiap kali pintu kamar itu didobrak, yang kulihat hanya Leon, duduk rapi di sofa dengan kemeja terkancing sempurna, menatapku dingin. "Mau geledah?" Setiap kali aku keluar dengan tangan kosong, ibuku menggenggam tanganku sambil menghela napas. "Giselle, dalam pernikahan itu yang paling penting kepercayaan. Kamu ribut terus kayak gini, muka Leon mau ditaruh di mana?" Bahkan sahabat terdekatku pun berusaha menasihatiku dengan hati-hati. "Mungkin ... kamu emang lagi terlalu stres, Giselle. Bisa jadi itu cuma pikiranmu sendiri."
Dulu Aku Memahami, Kini Aku Melepaskan - Imajinasi novels & stories
Sisi
Setiap kali ada acara kumpul keluarga, asisten wanita Steven kembali duduk di tempat yang seharusnya menjadi milikku. Aku bertanya pada Steven, “Dia duduk di tempat istri pemilik rumah, kamu tidak mau mengatakan apa-apa?” Steven menjawab dengan tidak sabar, “Kamu yang terlambat, jangan salahkan orang lain karena mengambil tempatmu. Kalau mau, duduk saja di kursi kosong sebelah sana. Kalau tidak mau, pergi!” Ketika aku hendak berbicara, suara hati Steven kembali terdengar. [Istriku, cepat marah ….] [Bilang kalau kamu membutuhkanku dan hanya mau duduk di sampingku ….] [Buktikan kalau kamu mencintaiku. Dengan begitu, aku baru bisa merasa tenang ….] Kali ini, aku tidak lagi menuruti isi hatinya. Aku hanya menunduk dan melepas cincin di jariku perlahan. “Jika di rumah ini bahkan tidak ada tempat untuk seorang istri, kurasa kalian juga sudah tidak membutuhkanku.” “Kita bercerai saja.”
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status