Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Penyesalan×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

16
All
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Penyesalan Short Stories & Novels

Discover a collection of enchanting Penyesalan short stories that explore the depths of passion. Perfect for readers seeking one-hour short stories to inspire and ignite their imagination about Penyesalan.
Cintaku Habis di Resepsi ke-13 - undefined novels & stories
Anonima
Tujuh tahun menikah, kekasihku yang merupakan seorang CEO, sudah melarikan diri dari pernikahan kami sebanyak 13 kali. Yang pertama, sewaktu asistennya mengalami luka lecet di kaki. Aku menunggu sendirian di lokasi pernikahan sepanjang malam. Yang kedua kalinya, saat mendengar asistennya sakit, dia meninggalkan cincin kawinnya dan pergi dengan terburu-buru. Setelah itu, setiap kali hari pernikahan kami tiba, asistennya akan selalu mengalami berbagai macam kecelakaan. Setelah dia meninggalkan pernikahan untuk yang ke-13 kalinya, aku memutuskan untuk meninggalkannya. Namun, saat aku menjatuhkan diri ke pelukan pria lain, dia malah ingin merebutku kembali seperti orang gila.
Dia Pergi Sehari Sebelum Aku Jadi Istrinya - undefined novels & stories
Shirley
Tunanganku nggak datang ke makan malam gladi resik pernikahan kita di kediaman Keluarga Kusuma. Menjelang tengah malam, sebuah pesan dari Martin Kusuma masuk. Kirana hamil. Itu bukan anakku. Tapi aku harus nikahin dia. Anak itu butuh marga Kusuma agar bisa diakui secara sah. Pernikahan kita bakal ditunda sampai tiga tahun ke depan. Kita harus jaga jarak sampai saat itu. Kamu yang harus hadapi para tetua keluarga. Apa pun yang kamu lakukan, lindungi Kirana dari mereka. Kasih tahu ke semua orang kalau kamu yang batalkan pernikahan ini. Aku menatap layar dan mengetik balik hanya satu kata. [Oke]. Aku sudah muak dengannya. Sejak awal, aku memang nggak pernah ingin nikah dengan dia.
Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru - undefined novels & stories
Ani
Saat usia kehamilan Rania Kavi menginjak empat bulan, suaminya, Aris Wijaya, tiba-tiba membawa sekretaris mudanya pulang ke rumah. "Rania, keluarganya Ghea lagi ada masalah. Aku nggak tenang kalau dia sendirian di rumah, jadi biar dia menginap di sini dulu beberapa hari. Kamu 'kan lagi hamil empat bulan, dia juga sudah tujuh bulan. Kalian bisa saling nemenin." Gadis itu tampak baru berusia awal dua puluhan, wajahnya sangat cantik dengan sepasang mata jernih yang menatap Rania dengan perasaan sungkan. Rania setuju. Selama dua bulan berikutnya, Rania memperlakukannya dengan sangat baik hingga gadis itu merasa sangat terharu. "Kak Rania, kamu baik sekali. Krim wajah sebagus ini pun kamu berikan padaku." "Tentu saja, kita 'kan sudah seperti saudara. Kalau punya barang bagus, ya harus dibagi, 'kan?" Akan tetapi, Rania tidak pernah menyangka bahwa maksud berbagi bagi Ghea Pandya ternyata mencakup suaminya sendiri, Aris. Rania menyaksikan adegan memuakkan itu di area parkir rumahnya sendiri. Kaca mobil itu setengah terbuka. Seorang wanita tampak duduk di pangkuan Aris dengan gerakan yang begitu liar. Melihat ekspresi penuh gairah di wajah suaminya, Rania mematung di tempat. Dia nyaris tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat. Aris selingkuh?
Terlahir Kembali, Memitih Tak Mencintainya - undefined novels & stories
Yiyi
Setelah cinta pertama Alain meninggal, dia membenciku selama lima tahun penuh. Aku berusaha menyenangkannya di segala hal, tetapi dia berkata, "Kalau kamu benar-benar ingin membuatku sedikit lebih bahagia, pergilah mati dan temani Janet." Hatiku terasa perih. Awalnya kupikir dia akan terus membenciku seperti itu selamanya. Namun tak kusangka, saat kami diserang dalam sebuah percobaan pembunuhan, Alain tanpa ragu melindungiku dan menahan peluru untukku. Sebelum meninggal, dia terbaring di pelukanku dan menggunakan sisa tenaganya untuk berkata, "Annisa, kalau ada kehidupan berikutnya, aku berharap nggak akan pernah ketemu kamu lagi." Di pemakamannya, ayah Alain dipenuhi penyesalan. "Alain, Ayah salah. Dulu Ayah nggak seharusnya maksa kamu menikahi Annisa. Kalau waktu itu Ayah mendengarkanmu dan membiarkanmu menikahi Janet, apakah semuanya nggak akan berakhir begini?" Ibu Alain menatapku sambil berlinang air mata. "Semua ini salahmu! Setiap kali Alain berada dalam bahaya, itu selalu karena kamu. Selain membawa bencana untuknya, apa lagi yang bisa kamu berikan?" Aku menunduk dan tetap diam. Bukan hanya mereka yang menyesal Alain menikah denganku, bahkan aku sendiri juga menyesal telah menikah dengannya. Pada malam bulan purnama, aku melompat dari gereja dan kembali ke lima tahun yang lalu. Kali ini, aku tidak akan lagi mencintai Alain.
Sistem Yang Memberiku Keadilan - undefined novels & stories
Aria Salvatore
Ketika aku kembali ke Keluarga Virera sebagai anak perempuan mereka yang telah lama hilang, aku malah mengenakan pakaian bekas adik angkatku, dan sopir keluarga hanya datang untuk menjemputnya. Namun, mereka justru merasa bersalah terhadap anak perempuan yang telah mereka besarkan selama ketidakhadiranku. Jadi, ketika pemerintah meluncurkan Sistem Perlakuan Adil, mereka mendaftarkan seluruh keluarga sebelum aku sempat menyadarinya. Ayahku menghela napas lega. "Sistem ini akan menegakkan keadilan yang tidak bisa diganggu gugat, dan Bianca tidak akan pernah menderita lagi." Ibu menggenggam tanganku, suaranya tidak memberi ruang untuk bantahan. "Kau kembali ke rumah ini dan mencuri semua yang sudah menjadi miliknya. Itu tidak adil buat Bianca." Kakakku bahkan tidak berusaha menyembunyikan rasa jijiknya. "Aku hanya mengakui satu adik. Kau sudah mendapatkan lebih dari yang pantas kau terima. Jangan coba-coba berulah." Aku menyantap makanan sisa, sementara dia memiliki koki pribadi. Aku berkeringat tinggal di dalam gudang, sementara dia tidur di kamar yang dirancang khusus. Aku hampir tertawa. Ketika Sistem tersebut mulai beroperasi, justru merekalah yang hancur berantakan.
Telepon Gadis Misterius Sebelum Siaran Usai - undefined novels & stories
Devano
Aku sudah menjadi penyiar radio larut malam selama sepuluh tahun. Telepon terakhir sebelum program itu dihentikan adalah dengan seorang mahasiswi. "Halo, Bu Eirene, aku merasa sangat tersiksa. Aku jatuh cinta pada dosen universitasku sendiri. Meskipun dia sudah nikah, dia memperlakukanku dengan sangat spesial." "Waktu aku sakit, dia masak untukku. Waktu aku sedih, dia temani aku ngobrol sampai larut malam, ngajak aku jalan-jalan untuk tenangin pikiran ...." Setelah mendengarkannya dengan sabar, aku perlahan membuka mulut untuk menenangkan, "Memiliki perasaan kagum pada lawan jenis yang luar biasa itu sangat normal, tapi yang paling penting sekarang adalah menyelesaikan kuliahmu." "Sebenarnya, waktu SMA aku juga pernah diam-diam menyukai guru magang. Sampai akhirnya bertemu suamiku, barulah aku tahu seperti apa cinta yang dewasa itu. Semoga di masa depan kamu juga bisa bertemu orang yang benar-benar tepat untukmu." Gadis itu tertawa pelan dengan nada yang sulit dimengerti. "Aku iri sekali padamu, istri dosenku."
Hati yang Berubah, Cinta yang Mati - undefined novels & stories
Fist
Presdir yang biasanya dingin dan terhormat itu menyeretku masuk ke kamar setelah mabuk. Setelah semalaman yang kacau, dia bertanya padaku, "Mau nikah sama aku?" Entah kenapa, aku malah mengangguk. Aku kira ini adalah awal dari cinta, tapi ternyata setelah tiga tahun menjalani pernikahan rahasia dengannya, aku tetap tidak pernah mendapatkan status yang jelas. Sampai pada hari ulang tahun pernikahan kami, cinta pertamanya pulang ke negara ini. Dia meninggalkanku sendirian di restoran sampai tutup demi pergi ke bar menjemput wanita itu, sementara aku pulang dengan diguyur hujan deras. Saat aku hampir pingsan karena radang lambung akut, dia malah meninggalkanku begitu saja demi satu panggilan telepon dari cinta pertamanya itu. Di kantor, ketika wanita itu bertanya siapa aku, dia menjawab dengan nada dingin, "Cuma sekretaris." Memanfaatkan kesempatan saat dia pergi dinas bersama cinta pertamanya, aku meninggalkan surat perjanjian cerai, membereskan rumah, juga membereskan perasaanku sendiri, lalu menghilang dari dunianya.
Misi Menaklukkan Pria Demi Keselamatanku Dan Anakku - undefined novels & stories
Merryana
"Aku ... nggak bisa ngasih dokumen itu ke kamu, tapi yang lain semuanya bisa kuberikan." Aku menatap kartu keluarga di telapak tanganku dengan tatapan kosong. Butuh waktu lama sebelum akhirnya aku berhasil mengucapkan satu kalimat, "Kenapa dulu kamu nggak bilang?" Heston mengangkat bahu dan memperlihatkan senyum yang tidak terlalu merasa bersalah. "Aku kira, yang lebih kamu pedulikan adalah diriku." Setelah terdiam sesaat, aku bertanya dengan bibir gemetar, "Kalau aku tetap menginginkan akta nikah itu?" Dia mungkin tidak pernah menyangka, tanpa surat itu .... Yang akan dihadapinya adalah dua nyawa dalam satu mayat.
Kembaran Terlupakan: Satu Dicintai, Satu Diabaikan - undefined novels & stories
Cocojam
Di Keluarga Paladin, setiap anak lahir dengan sebuah cip. Cip itu menyatu dengan bio-arloji di pergelangan tangan mereka, layarnya terus menghitung mundur setiap detik dari sisa hidup yang mereka miliki. Semua orang bisa melihat angka di arloji saudara kembarku terus berkurang. Begitu juga di arlojiku. Mereka semua tahu dia akan meninggal tepat di hari ulang tahun kami yang ke-18. Karena itu, Vivian menjadi putri yang tidak tersentuh di dunia kami yang kejam. Semua gaun bertabur berlian menjadi miliknya. Semua perhiasan paling langka juga menjadi miliknya. Bahkan sisa rasa kemanusiaan ayahku yang terakhir juga hanya diberikan untuknya. Sedikit kehangatan yang hanya terlihat saat pistol ayahku sudah disarungkan kembali. Dulu, aku merasa kasihan padanya. Waktunya terus berkurang. Namun, ya Tuhan ... aku juga iri padanya. Dia punya semua yang tidak pernah kumiliki, kasih sayang orang tua kami. Lalu, pada malam pesta ulang tahun kami yang ke-18 .... Orang tuaku khawatir aku akan membuat keributan. Mereka takut aku akan menyinggung bos mafia dari keluarga sekutu kami. Jadi, mereka mengunciku di ruang bawah tanah. Lembap. Dingin. Sementara demam parah membakar seluruh tubuhku. Aku terus menggedor-gedor pintu kayu ek yang berat itu sampai suaraku serak. "Mama, tolong! Keluarkan aku! Tubuhku panas sekali. Kepalaku sakit banget ...." Dari luar, suara ibuku terdengar dingin dan tak tergoyahkan. "Cukup, Lilian! Hari ini ulang tahun adikmu yang ke-18. Hari terakhirnya hidup! Berhenti cari perhatian! Apa kamu nggak bisa menahan diri demi kehormatan keluarga kita?" "Tapi aku benar-benar sakit ...." Suara langkah kakinya makin lama makin menjauh, sampai akhirnya lenyap. Lalu, kegelapan menelanku sepenuhnya. Di pergelangan tanganku, bio-arloji itu terus berkedip dan menunjukkan peringatan darurat. [ PERINGATAN KRITIS: Tanda vital tidak cocok. Data cip yang terhubung tidak kompatibel. Harap verifikasi pengguna. ]
Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu - undefined novels & stories
Anonima
Demi menyelamatkan anak haramnya yang menderita gagal ginjal, Erik Gunawan tega membohongi istrinya sendiri dan mengirim putri mereka yang baru berusia lima tahun ke meja operasi untuk mendonorkan ginjalnya. Begitu mendengar kabar tersebut, Vanya Sadewa langsung mengendarai mobilnya bak kesetanan menuju rumah sakit. Saat dia tiba, lampu ruang operasi sudah menyala merah. Mata Vanya merah, diselimuti amarah dan keputusasaan, saat dia menggedor pintu ruang operasi dengan histeris. "Hentikan! Aku ibunya, aku nggak mengizinkan putriku mendonorkan ginjalnya!" Erik langsung maju dan mendekapnya erat-erat, menyembunyikan rasa bersalah yang teramat sangat dalam suaranya. "Vanya, maafkan aku. Kalau terus dibiarkan, nyawa Noah nggak akan tertolong. Cuma Zia yang bisa mendonorkan ginjal untuk menyelamatkannya." Vanya menatap pria yang telah dia cintai selama bertahun-tahun itu dengan tatapan tidak percaya. Wajah yang dulunya sangat Vanya rindukan, kini terasa begitu asing.
Cinta Tak Sehebat Robot - undefined novels & stories
Nasgor
Di hari jadi pernikahan kami, suamiku yang tidak pernah menyentuh dapur, tiba-tiba menyiapkan satu meja penuh hidangan. Setiap kali aku mencicipi satu suapan, Evan Sibana selalu bertanya dengan detail dan mencatatnya dengan serius. Di tengah-tengah itu, dia masuk ke kamar untuk menerima telepon. Itu nada dering khusus untuk asistennya, Kamila Lumban. Aku pun asal mengambil buku catatan yang dia tinggalkan di meja. Namun, aku mendapati halaman-halamannya dipenuhi catatan rapat yang sama sekali tidak ada hubungannya denganku. [Buncisnya agak mentah, Kamila harusnya nggak suka.] [Jamurnya agak keasinan, saat masak untuk Kamila nanti, ingat untuk mengurangi garam.] [Daging kambingnya terlalu perengus, saat masak untuk Kamila nanti, ganti dengan daging sapi saja.] Suamiku kembali dan hendak mengambil bukunya, tetapi dia langsung melihat apa yang sedang kulakukan. "Jenny Igmava, kamu benar-benar nggak punya sopan santun. Memangnya aku mengizinkanmu menyentuh barangku?" Baru saja aku hendak membuka mulut, kepalaku mendadak sakit luar biasa. Bayangan suamiku di hadapanku mulai berbayang. "Evan, aku merasa nggak enak badan, sepertinya karena buncis tadi belum matang ...." "Kalau begitu, aku harus cepat-cepat mencatatnya. Jadi saat masak untuk Kamila nanti, aku harus menumisnya lebih lama." Evan sama sekali tidak memedulikanku. Sambil terus menulis di bukunya, dia bergegas berjalan ke arah pintu. "Aku pergi keluar sebentar. Daya tahan tubuhmu, 'kan, bagus. Kalau merasa nggak enak badan, minum obat saja yang banyak." Sebelum pingsan, aku menelepon suamiku sekali lagi. Namun, dari seberang telepon hanya terdengar suaranya yang tidak sabaran. "Masalah sepele begini saja diributkan? Apa kamu mau mati? Kalau sudah mati, baru telepon aku lagi!" Evan, aku tidak akan pernah mencarimu lagi!
Ketika Hujan Tak Lagi Reda - undefined novels & stories
Tedy
Baru setelah membaca catatan harian di akun anonim milik Juan Biantara tentang pertemuan kembali setelah sekian lama, Olivia Nismara akhirnya sadar bahwa selama tiga tahun pernikahan mereka, pria itu ternyata selalu mencintai adiknya. Di hari ketika dokter memvonis usianya tidak akan bertahan lebih dari sebulan, Juan justru sedang menghadiri acara makan hotpot bersama sang cinta sejati, yang juga adik Olivia. Dia membalikkan ponsel dan membiarkan panggilan dari Olivia terabaikan di atas meja dengan santai. Juan berkata, "Melda jarang pulang. Bulan ini aku mau lebih banyak menemaninya." Saat Olivia menjalani kemoterapi hingga muntah dan pingsan, Juan menulis di buku hariannya, [Aku mengajaknya berjalan di sepanjang jalan rindang di almamater kami. Rasanya seperti kembali ke masa lalu.] Ketika rasa sakit membuat Olivia sampai memuntahkan darah di hadapannya, pria itu malah pergi tergesa-gesa. "Anjing peliharaan Melda sakit. Aku harus membawanya ke dokter." Malam pergantian tahun, Olivia meninggal sendirian di kamar rumah sakit. Sementara Juan sedang bersulang bersama keluarganya di bawah gemerlap kembang api. Saat membuka mata lagi, Olivia mendapati dirinya kembali ke titik balik takdirnya. Juan menerobos hujan dengan mata memerah, berusaha meraih dirinya. "Olivia, di kehidupan ini aku nggak bakal mengecewakanmu lagi!" Namun, Olivia hanya berbalik dengan tenang. "Tuan Juan, permisi. Kehidupanmu itu, aku nggak berniat ikut menjalaninya lagi."
Gadis Muda Pengatar Makanan, Selingkuhan Suami CEO-ku - undefined novels & stories
Amira
"Bu Naira, tas Birkin pink yang terakhir Ibu lihat sudah datang! Itu warna khusus yang dipesankan oleh suami Ibu, sekarang bisa diambil kapan saja ya!" Suara sales dari Hermes terdengar antusias sekaligus mendesak. Aku duduk di sofa sambil menggenggam remot, ujung jariku terasa sedikit dingin. "Yang terakhir kulihat?" Padahal aku jelas-jelas menunjuk Birkin oranye merah menyala di etalase, lalu membicarakannya pada Davin selama setengah bulan. "Kamu yakin ... pink?" Suaraku sedikit tercekat. "Iya, Bu Naira." Nada bicara sang sales terdengar yakin. "Pak Davin sengaja menegaskan, harus warna sakura pink yang paling lembut." Telepon ditutup. Aku bangkit dan ingin menelepon Davin, menanyakan apakah dia salah ingat. Namun, kakiku malah menendang sebuah paket yang belum dibuka di bawah meja kerja. Di atas kotaknya tercetak logo yang sangat familiar. Itu adalah merek lingerie mewah yang sering dia belikan untukku. Entah kenapa, aku membungkuk dan mengambilnya. Saat pita dibuka, di dalamnya ada bra renda hitam dengan label yang bahkan belum dipotong. Tanpa sadar, aku membalik label ukurannya. 75B. Di detik itu juga, seluruh darah di tubuhku seperti membeku. Aku memakai 70C. Sudah sepuluh tahun.
Surat Perceraian Sebagai Hadiah Pernikahan - undefined novels & stories
Soda Pop
Di hari perayaan ulang tahun pernikahan ketiga mereka, hadiah yang disiapkan Debora untuk suaminya adalah selembar surat perjanjian cerai. Dia melirik kursi kosong di seberangnya, lalu menelepon pengacaranya. "Pak, surat perjanjian ceraiku sudah selesai dibuat?" Debora duduk sendirian di meja makan. Cahaya lilin yang berkelip di atas meja memantul di wajahnya, membuat ekspresinya sulit ditebak. "Sudah selesai, Bu. Saya sudah pesan kurir untuk antarkan." Suara pengacara terhenti sejenak, lalu dia bertanya ragu-ragu, "Hari ini ulang tahun pernikahan ketiga Anda dan Pak Bravy. Anda yakin ingin mengajukan perceraian di hari yang begitu bermakna?" Bermakna? Tatapan Debora tertuju pada hidangan yang sudah dingin sejak lama. Kilatan ejekan untuk diri sendiri melintas di matanya. Hari peringatan hanya berarti jika diingat oleh kedua pasangan. Jelas, dalam hubungan antara dirinya dan Bravy, hanya dia yang mengingatnya. Baru saja telepon ditutup, terdengar suara pintu dibuka dari arah depan. Bravy masuk dengan wajah lelah, tetapi kegembiraan dalam nada suaranya tak bisa disembunyikan. "Kasus perceraian Amanda akhirnya selesai. Dia akhirnya bisa benar-benar lepas dari pria yang suka KDRT itu." Setelah sebulan tak bertemu, kalimat pertama yang diucapkan Bravy padanya justru tentang cinta pertamanya yang akhirnya bercerai.
Sepuluh Tahun Terbuang Sia-sia, Cinta Telah Sirna - undefined novels & stories
Jiggly
Saat vila itu terbakar, sebenarnya Darvin hanya perlu membuka pintu untuk menyelamatkanku keluar. Namun, dia tetap memilih mengabaikanku yang terkurung di ruang bawah tanah dan bergegas menuju lantai dua. "Shareen penakut, aku harus selamatkan dia dulu!" Ini sudah ketiga kalinya dia meninggalkanku. Pertama, saat pernikahan kami. Satu panggilan telepon dari Shareen sudah cukup membuatnya meninggalkanku dan pergi. Kedua, saat aku mengalami kecelakaan mobil hingga keguguran. Dia menghilang seharian penuh untuk menemani Shareen yang sedang patah hati. Saat aku akhirnya berhasil diselamatkan, Darvin malah sedang memarahi petugas medis. "Apa kalian nggak mengerti bahasa manusia? Wajah Shareen lecet, cepat bawa dia ke rumah sakit dulu!" Melihat kemerahan di wajah wanita itu yang nyaris tak terlihat, aku melepas cincin yang telah berubah bentuk karena terbakar dengan tenang. Lalu, kulemparkan cincin itu ke tubuh Darvin.
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah - undefined novels & stories
Bagel
Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
Hadiah Mengejutkan Di Malam Tahuh Baru - undefined novels & stories
Iola
Saat lonceng pergantian tahun berbunyi, Valerie menerima hadiah pertama di tahun ini. Sebuah foto mesra suaminya bersama wanita lain. Sepuluh menit yang lalu pria itu masih menggendong putri mereka sambil bermain kembang api dan sepuluh menit kemudian dia sudah berguling di ranjang dengan orang lain. Hampir pada saat yang sama, tagar "Pewaris Grup Kinanjar bertemu diam-diam dengan artis pendatang baru di malam tahun baru" meledak dan menyapu seluruh internet. Di aula rumah utama Keluarga Kinanjar, semua tamu yang datang menghadiri pesta serempak memusatkan pandangan kepada Valerie, menunggu reaksinya. "Nyonya ...." Sang asisten berjalan cepat mendekat, terlihat sedikit gugup. "Untuk trending topic itu, apa perlu mengikuti cara lama, kita tambah dorongan supaya makin meledak?" Suara Valerie terdengar datar, "Nggak perlu. Hubungi divisi humas, redam beritanya." Asisten itu langsung terpaku.
Ketika Laranganku Menjadi Motivasi Untuk Menyakitiku - undefined novels & stories
Rainbow
Semua orang di Kota Opela tahu bahwa Maureen dan Raphael adalah pasangan yang selalu bertentangan seperti air dan api. Sebagai tunangan Raphael hanya dalam nama, Maureen menetapkan tiga larangan untuknya. Dilarang balapan liar, dilarang tidak pulang semalaman, dan dilarang menemui cinta pertamanya yang bernama Audrey. Namun, Raphael justru selalu melakukan kebalikan dari apa yang diminta. Entah itu mengebut mengelilingi seluruh jalan lingkar pegunungan di Kota Opela atau menghabiskan malam di kelab hingga mabuk dan tak sadarkan diri. Bahkan pada hari ulang tahun Maureen, dia sengaja membawa Audrey dan menciumnya di bawah langit yang dipenuhi kembang api, menghancurkan harga diri Maureen hingga berkeping-keping. Semua orang menunggu untuk menonton keributan. Mereka menebak, dengan sifat Maureen yang merupakan sosialita nomor satu di Kota Opela, begitu melihat foto ciuman yang tersebar di mana-mana itu, dia pasti akan datang dengan amarah meluap-luap dan menyeret pulang si berandal itu. Satu jam setelah foto-foto itu menjadi viral di internet, Maureen benar-benar datang. Namun, dia tidak mengamuk, juga tidak menyeret siapa pun pulang. Dia hanya berjalan dengan tenang ke hadapan Raphael, lalu mengulurkan tangan kepadanya. Suaranya begitu pelan, seolah-olah akan larut bersama udara. "Raphael, tujuh tahun yang lalu, aku kasih kamu sebuah jimat keselamatan. Sekarang, bisa kamu kembalikan kepadaku?" Ruangan VIP itu langsung sunyi hingga suara jarum jatuh pun bisa terdengar. Raphael juga tertegun. Tanpa sadar, dia menyentuh jimat keselamatan merah yang tergantung di lehernya. Tujuh tahun yang lalu, dia mengalami kecelakaan saat balapan liar dan harus menjalani perawatan darurat di ICU selama satu hari satu malam. Saat sadar, orang pertama yang dilihatnya adalah Maureen.
Dia Menyesal Setelah Kehilanganku - undefined novels & stories
Yela
Pada perjamuan keluarga, sebuah cincin lamaran tidak sengaja jatuh dari saku mantel Fendy. Bibi Vallore bercanda sambil menepuknya, “Dasar. Cepat nikahi Celine dan bawa dia pulang. Jangan sampai direbut orang lain!” “Lamar malam ini dan urus akta nikahnya besok!” Semua orang di meja tertawa riuh. Dengan wajah memerah, aku menunggu kalimat “menikahlah denganku” keluar dari mulutnya. Namun yang dia lakukan hanyalah mengambil cincin itu dari tanganku, lalu menyerahkan kepada asisten yang berada di samping. “Aku hanya membantu Vivi simpan sebentar.” Fendy mengusap rambutku seperti biasa, suaranya tetap lembut. “Anak baik, lain kali kita pilih cincin nikah yang benar-benar kamu sukai, ya.” Aku melihat kilatan kegembiraan yang tidak sempat disembunyikan di wajah sang asisten. Aku hanya tersenyum tipis. Fendy tidak tahu. Tidak akan ada “lain kali” bagi kami. Karena pernikahanku … akan berlangsung hari Minggu ini.
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih - undefined novels & stories
Hanu
"Amelia, apa kau yakin mau menempuh jalan ini?" ujarnya dengan suara serak. "Kakakmu dulu ...." "Aku yakin. Jalan yang dulu nggak sempat diselesaikan kakakku, sekarang bakal aku lanjutkan sampai akhir!"
PREV
12345
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status