Terjerat Takdir Tuan Saka
Tak ada tanda-tanda wanita itu menyadari apa yang istimewa hari ini.
Saka menghela napas pelan. "Hari ini... tanggal berapa, Clar?"
Clara melirik sekilas ke layar ponselnya, lalu menjawab datar. "Dua puluh delapan."
"Hmm." Saka kembali menatap dokumen, mencoba menyembunyikan nada kecewa dalam suaranya. "Tanggal segitu, biasanya ada yang spesial ga?"
Clara mengernyit, mencoba mengingat. "Hmm... apa ya? Kayaknya lagi ga ada tas atau perhiasan keluaran terbaru deh."