Tunanganku Menyesal Setengah Mati
Akhirnya, dia pun tak tahan lagi dan berteriak, "Tuan Alex, kesalahan terbesarmu adalah mengenal wanita itu! Hidup dan mati itu adil. Sekuat apapun latar belakang keluarga, satu peluru dariku cukup untuk membunuh pewarisnya!"
Begitu Stanley agak menjauh, pelatuk langsung ditarik.
"Dor!"
Suara tembakan terdengar.
Keempat orang di tempat itu seakan membeku, seolah ada yang menekan tombol jeda.
Mata Stanley perlahan membelalak. Alex terhuyung, tapi masih bisa berdiri tegak.
Sementara Tasya... tetap dalam posisi memegang pistol, lalu perlahan terjatuh ke lantai.