Setelah Bapak Tiada
"Ibu gelisah, nggak mau tidur. Barusan Bapak nyalakan murathal, Alhamdulillah sedikit tenang dan mau memejamkan mata. Bapak disuruh keluar, katanya mau sendirian dulu. Huh, insya Allah ujian ini segera berakhir ya, Rindu. Sabar, inilah sabar ... belajarnya seumur hidup, ujiannya dadakan dan sulit diselesaikan. Bissmilah, ikhlas lillahi ta'ala ... Allah sedang mengantarkan kami ke level yang lebih tinggi."
Takjub aku mendengar ucapan Pak Arzen. Barangkali itulah yang disebut dengan level keikhlasan paling tinggi. Memasrahkan segalanya kepada Allah. Selalu bersangka baik, tak terucap keluh meski penat sudah mengurung diri hampir setiap hari.
"Maaf, Pak Kepala ...."
"Loh, sekarang bukan kepala
Hot Chapters