Candu Dekapan Kakak Ipar
Yang lain memilih mengurung diri di kamar, menolak duduk bersama seolah kesedihan membuat jarak di antara mereka semakin nyata.
“Bagaimana kronologinya, Mi?” tanya Kaisar akhirnya, memecah keheningan. Nada suaranya datar, tapi jelas tersimpan rasa penasaran yang sejak kemarin tertahan. “Kenapa April bisa meninggal?”
Sekar menghentikan gerakan makannya. Tenggorokannya bergerak pelan sebelum ia bicara.
“April tersedak susu,” jawabnya berat. “Kemarin itu dia minum pakai penyangga botol. Tidak ada yang mengawasi. Tidak ada yang sigap menolong.”