Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

“Hadiah apa lagi nih, Sa?” Sahabatku, Safa Adinaya, berdiri di depanku dengan senyum khasnya yang terlalu lebar. Rambutnya dikuncir asal, tapi tetap aja kelihatan kayak bintang iklan vitamin rambut. “Bukan hadiah,” katanya sambil duduk di kursi sebelahku, membuka buku catatan yang jelas-jelas cuma kamuflase biar dia nggak diusir pustakawan. “Undangan.”
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Sahabat Kakak, Pacarku!

Sahabat Kakak, Pacarku!

Sahabatnya memang selalu dramatis kalau udah urusan cowok. 📞 Yuki: "Gue gak ragu. Serius. Temennya Kairo itu jauh lebih ganteng. Gue kayak nemu harta karun di depan pintu." 📞 Zara: "Awas lo jadi stalking akun medsosnya terus nyebut dia 'sayang' dalam hati." 📞 Yuki: "Tutup mulut lo, itu rahasia nasional!" Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari lantai bawah.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Menggoda Ayah Sahabatku

Menggoda Ayah Sahabatku

“Kamu sendiri jomblo. Nggak usah sok nasehatin!” Karina mendengus, tak mau kalah. “Setidaknya aku pernah pacaran. Nggak kayak kamu jomblo dari lahir.” Dua sahabat itu malah berdebat. Kayden di depan akhirnya menghela napas panjang. “Udah, udah. Bisa duduk diem, nggak? Kebiasaan kalian ini,” omelnya sambil fokus ke jalan.
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Terjerat Godaan Sahabatku

Terjerat Godaan Sahabatku

Ia menepuk tangan Eva pelan, lalu menambahkan, “Kamu nggak sendirian, oke? Kalau mereka mau perang gosip, aku siap jadi tentara garis depan untukmu.” Tawa Eva pecah tipis, untuk pertama kalinya hari itu. Meski hatinya masih berat, keberadaan Gina membuat beban itu sedikit terangkat. Ia tahu, selama ada sahabat yang tetap berdiri di sisinya, gosip murahan itu tak akan mampu meruntuhkan dirinya sepenuhnya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KETUA GENG MOTOR

SUAMIKU KETUA GENG MOTOR

Wajah Sagara begitu menyeramkan seperti malaikat pencabut nyawa. Sagara tidak datang sendiri melainkan bersama ketiga sahabatnya. Dia melirik Alin yang duduk di lantai dengan wajah yang tertutup rambut panjangnya. Dia mengepalkan tangannya kuat sampai kubu jarinya memutih. "Satya, bawa tuh cewek ke UKS!"
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Wanita Bercadar Yang Ku Nodai

Wanita Bercadar Yang Ku Nodai

Suara manajer itu mulai meninggi. "Saya hanya butuh keadilan, pak! Saya tidak peduli tentang yang lainnya! Saya hanya bertanya! Kenapa hanya saya yang seperti di anak tirikan disini!" Belia benar-benar tidak terima dengan keputusan sepihak yang tidak adil. "Kamu mau tahu kenapa?" Berjalan mendekati wanita itu. "Itu karena kamu memakai cadar! Aku tidak suka seorang karyawan yang jelek seperti kamu! Dan pasti kamu memakai cadar, itu karena wajah kamu yang jelek kan?"
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Sentuhan Adik Sahabatku

Sentuhan Adik Sahabatku

Happy working. Ia menatap kartu itu lagi, mencari-cari nama atau inisial, tapi tak ada satu pun yang ditemukan. “Hanya itu, Jen?” Helena mendekat, ikut membaca. “Iya, Mbak. Cuma ucapan,” jawab Jennar pelan. Helena tertawa kecil. “Cieee… Jennar punya secret admirer, nih.” “Ya ampun, Mbak,” Jennar mengusap wajahnya sendiri. “Udah kayak anak ABG.”
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 760 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Gadis Bercadar Incaran Sang Casanova

Gadis Bercadar Incaran Sang Casanova

Juan bertanya sekali lagi, ingin memastikan jawaban dari gadis bercadar itu. "Iya. Aku harus segera pulang. Kalau enggak, mungkin abi dan umi akan lebih marah besar kepadaku," keluhnya masih tetap menundukkan wajah, dan tanpa terasa bulir bening jatuh begitu saja membasahi cadarnya.
93.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Della's Story

Della's Story

"Enggak apa-apa, sih. Cuma pengen tanya aja." "Kalian mau bercadar? Tadi aku dengar kalian sedang ngomongin tentang bercadar," ucap seseorang yang daritadi mendengarkan omongan mereka. "Kamu dari tadi nguping, ya?" "Enggak, gak sengaja aja tadi aku dengernya." "Memangnya ada apa tanya begitu?" "Cuma mau bilang. Dulu aku pernah dengar kalau bercadar itu budaya arab, jadi agak aneh kalau dipakai di daerah sini," ucap teman mereka yang bernama Dista.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Kupinang Sahabatku Menjadi Maduku

Kupinang Sahabatku Menjadi Maduku

KUPINANG SAHABATKU MENJADI MADUKU * "Saya terima nikah dan kawinnya Amira Azzahra binti almarhum Sumana dengan mas kawin tersebut, tunai ...." Lantang suara lelaki yang duduk di sebelahku mengucapkan ijab qabul dalam sekali tarikan napas. Meskipun sebelumnya sempat gagal, dan tadi adalah yang ketiga kalinya, lelaki itu mengulanginya. Akhirnya dia berhasil mengucapkan janji suci itu.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai 4 sahabat bercadar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status