Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Mas Raja: "Alya Humaira, Aku rindu" Cairan bening langsung memenuhi kedua pelupuk mataku begitu membaca pesan itu, dan sedetik kemudian cairan bening itu mulai menganak sungai di kedua pipiku.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Tidak ada kebaya hijau Namun telinganya masih berdenging. “Aku… mimpi,” Aruna terengah. Tangannya gemetar saat mencengkeram seprai. Embun memeluk lengannya. “Mimpi buruk?” Aruna mengangguk perlahan. “Tentang… sinden.” Embun membeku. “Sinden?” bisiknya. Aruna menelan ludah. “Dia menangis. Lalu… berubah.”Embun memeluk Aruna lebih erat. “Aku juga… barusan dengar nyanyian.”
911 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

cetusku. Dia mendengus, "Kalau aku kerja sendiri, mading ini udah jadi minimalis. Putih polos, tulisannya satu baris aja." Aku tertawa kecil membayangkan betapa hambarnya acara kalau semua dikerjakan dengan 'gaya' Arga. Tak lama kemudian, beberapa adik kelas mulai mengerumuni mading, membaca pengumuman dengan antusias. Beberapa langsung mengambil formulir pendaftaran. Aku merasa lega, usaha kami tidak sia-sia.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kirana mendesak, nadanya sedikit berubah, ada ketertarikan yang tidak bisa ia sembunyikan. “Saya akan bacakan beberapa barisnya. Dengarkan baik-baik,” Raka mengambil jeda sesaat, menstabilkan napasnya. Ia lalu membacakan suluk pertama yang ia temukan, baris demi baris, dengan intonasi yang hati-hati, seolah-olah ia sendiri sedang membedah setiap kata.
830 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

Hening sesaat, lalu terdengar suara lirih, “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un…” Kalimat itu membuat Pak Anto terhuyung. “Mbak… Mbak Asih…” ia langsung berlutut, memeluk tubuh kakak iparnya yang masih dalam posisi sujud. Air matanya tumpah deras. “Ya Allah… Engkau panggil dia dalam keadaan sujud di depan rumah-Mu…” Istrinya ikut menangis keras, menutup wajahnya dengan kerudung. “Mbak Asih… sungguh Engkau pergi dengan cara yang mulia…”
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
Kubayar Lunas Tantangan Maduku

Kubayar Lunas Tantangan Maduku

Memegangi kepala anak itu, mengusapnya sambil membaca ayat suci Alquran di sana. _____________________ “Pak, tadi saya mengantar Ibu Lala ke apartemen!” Suara seorang satpam terdengar dan kontan membuat Sultan menoleh tanpa mengurangi kecepatan langkah. Sesuatu yang kemudian membuat petugas itu berusaha mengejar dan mensejajarinya. “Terimakasih,” sahut Sultan sambil memencet tombol lift terbuka, agar terbuka.
19.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
Hasrat sang Konsultan Idaman

Hasrat sang Konsultan Idaman

Bimo berhenti dan duduk di sebuah kursi tepi trotoar jalan, yang kebetulan tepat berada di seberang markas itu. 'Hmm. Sepertinya ilmu itu yang cocok untuk kuterapkan saat ini', bathin Bimo, seraya bersiap terapkan ajian sirep 'Jala Sukma' miliknya. Salah satu ilmu yang telah berhasil dipelajari Bimo dari kitab leluhurnya. Ajian sirep 'Jala Sukma' adalah sebuah ajian, yang mampu membuat orang-orang yang dituju terserang rasa kantuk luar biasa, lalu mereka akan terlelap tak sadarkan diri.
9.156.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Di dada boneka itu, tertancap sebuah duri panjang dari tulang ikan pari, dan di sekelilingnya tersebar bubuk merah halus. Arga mengambil boneka itu dengan hati-hati menggunakan ujung kerisnya. Bubuk merah itu berbau besi. Darah. Dan bukan sembarang darah; itu adalah darah segar yang baru saja diteteskan pagi ini. Di bawah boneka itu, terdapat secarik kain kafan tua dengan tulisan aksara Jawa Kuno yang digoreskan dengan arang: "Mimpi adalah pintu. Ketakutan adalah kunci. Kami menunggu di ambang batas."
10549 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
Kakak Kelas dari Mimpiku

Kakak Kelas dari Mimpiku

Tatapannya menyapu setiap sudut kanvas. Pohon berbunga itu. Jalan setapak batu. Air mancur di tengah taman. Bahkan kupu-kupu yang beterbangan, semua itu mirip dengan taman kerajaan yang sering dia mimpikan sejak kecil. “Sudah datang, San? Lagi lihat apa?” Suara Raka terdengar dari balik punggungnya. Sandy pun menoleh karena kaget. "Lagi lihat ini, Kak." Sandy menunjuk lukisan di depannya. "Siapa yang melukis?"
10425 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Pohon ajaib, tanah angker, lubang landak, gua orang, tanah miring dan sarang merak. "Pagupakaning warak sakalir. Nadyan arca myang segara asat . Temahan rahayu kabeh. Apan sarira ayu. Ingideran kang widadari. Rineksa malaekat. Lan sagung pra rasul Pinayungan ing Hyang Suksma. Ati Adam utekku baginda Esis. Pangucapku ya Musa."
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai 5 contoh bacaan mim sukun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status